Home / EKONOMI

Selasa, 15 September 2020 - 17:06 WIB

Pemerintah Siapkan Pinjaman Rp10 T untuk Pemda

Menteri Keuangan Sri Mulyani rapat kerja dengan  Komisi XI DPR RI sedang merumuskan revisi Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 1985 tentang Bea Materai, Kamis (8/4). Foto/Kemenkeu

Menteri Keuangan Sri Mulyani rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI sedang merumuskan revisi Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 1985 tentang Bea Materai, Kamis (8/4). Foto/Kemenkeu

JAKARTA, BERITANUSA.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani berencana mengalokasikan dana sebesar Rp10 triliun sebagai pinjaman pemulihan ekonomi daerah pada 2021 nanti. Dana tersebut untuk membantu daerah terdampak covid-19 yang memiliki program atau kegiatan pemulihan ekonomi daerah.

“Untuk investasi pemerintah Rp10 triliun, dalam hal ini dalam rangka pinjaman PEN daerah,” ujarnya dalam rapat Komisi XI DPR, Selasa (15/9).

Sebelumnya, Sri Mulyani mengungkapkan sebanyak delapan pemerintah daerah (pemda) mengajukan pinjaman kepada pemerintah pusat. Total usulan pinjaman daerah senilai Rp12,24 triliun pada 2020.

“Usulan pinjaman kepada 8 daerah total Rp12 triliun untuk pemda,” katanya belum lama ini.

Tak hanya untuk tahun ini, delapan pemda tersebut juga mengajukan pinjaman untuk tahun depan senilai Rp16,07 triliun. Dengan demikian, total pinjaman yang diusulkan pemda sebesar Rp28,32 triliun dalam dua tahun.

Delapan daerah tersebut termasuk Pemerintah Provinsi Pemprov (Pemprov) DKI Jakarta dan Jawa Barat (Jabar) yang telah disetujui pada Senin (27/7) lalu.

Total pinjaman untuk DKI Jakarta sendiri sebesar Rp12,48 triliun pada 2020 dan 2021. Sementara, Jabar akan memperoleh pinjaman Rp4 triliun.

Selanjutnya, enam daerah lain yang mengikuti jejak DKI Jakarta dan Jabar meliputi, Provinsi Banten sebesar Rp4,12 triliun, Provinsi Gorontalo Rp1,54 triliun, Provinsi Sulawesi Selatan Rp2,95 triliun, dan Provinsi Sulawesi Utara Rp1,02 triliun.

Selain itu, usulan pinjaman dari Kabupaten Probolinggo senilai Rp138,58 miliar dan Kota Bogor Rp2,05 triliun. Seluruh usulan dana pinjaman itu akan digunakan pemda untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur. (kem/keu)

Share :

Baca Juga

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj. Foto/MI

EKONOMI

Ketum PBNU Said Aqil Siradj Jadi Komisaris Utama PT KAI
Ilustrasi uang Rpiah. Foto/Ist

EKONOMI

Kisah UMKM Raup Untung 7 Kali Lipat di Tengah Pandemi
Ekspresi keluarga korban saat berada di Posko Ciris Center Sriwijaya Air. Foto/Merdeka/Imam Buchori

EKONOMI

Deretan Santunan Korban Sriwijaya Air SJ 182
Ilustrasi daftar Kartu Prakerja. Foto/Ist

EKONOMI

Hari Ini, Batas Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12
Ekonomi Singapura masuk dalam resesi pada kuartal terakhir seiring dengan terpukulnya bisnis dan belanja ritel akibat perpanjangan karantina wilayah alias lockdown. (Foto: MSN)

EKONOMI

Akibat Pandemi Virus Corona, Singapura Masuk Resesi
Presiden RI Joko Widodo. Foto/BPMI Setpres

EKONOMI

UMKM Jangan Menyerah
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (20/7). Foto/AntaraMenko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (20/7). Foto/Antara

EKONOMI

Pemerintah Akan Beri Insentif untuk Sektor Pariwisata
Petugas melakukan pemeriksaan dokumen perjalanan penumpang pesawat yang tiba di Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Foto/Antara

EKONOMI

Bandara Sediakan Tes Swab dan Rapid Antigen, Ini Harganya