Home / NASIONAL

Senin, 1 Februari 2021 - 14:35 WIB

Pemuda Aceh di Malaysia Diduga Bakar Bendera Merah Putih

Ilustrasi pembakaran. Foto/Pixabay

Ilustrasi pembakaran. Foto/Pixabay

JAKARTA, BERITANUSA.id – Polisi mengantongi identitas terduga pelaku pembakaran bendera Merah Putih yang merekam aksinya dan viral di media sosial dalam beberapa waktu terakhir.

“Hasil sementara bahwa pelaku orang Aceh, tapi berdomisili di Malaysia,” kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy, saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (31/1).

Dia mengungkapkan kasus tersebut saat ini masih dalam penyelidikan Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh. Pihaknya pun tengah berkoordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia (PDRM).

“Nama pelaku sudah dikantongi, namun profil lengkapnya masih ditelusuri termasuk lokasi pembakaran tersebut,” kata dia.

Sebelumnya, video aksi pembakaran bendera Merah Putih itu menjadi viral di media sosial. Semula api membakar sekitar bagian tongkat yang menjadi penyangga bendera itu.

Kemudian, terlihat pria berbaju abu-abu beraksi di dalam video itu dengan menyiramkan air ke arah bendera sehingga menyulut api di bawahnya. Api yang disulut dengan sengaja itu kemudian membesar dan membakar hangus bendera Merah Putih itu.

Namun demikian, tidak diketahui pasti lokasi pembuatan video tersebut. Hanya terlihat latar pepohonan yang tergambar jelas dalam video berdurasi beberapa detik itu.

Terkait pembakaran bendera tersebut, Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi mendesak Kepolisian dapat segera menangkap pelaku.

“Kepolisian harus segera melakukan langkah konkret dengan menangkap dan membuka motif pelaku dalam melakukan aksi pembakaran bendera merah putih” Kata Andi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (30/1).

Politikus Golkar itu menjelaskan bahwa bendera merah putih merupakan simbol negara yang harus dihormati oleh segenap komponen bangsa.

Menurutnya, apabila ada orang yang melakukan pembakaran terhadap bendera merah putih, maka aksi tersebut merupakan bentuk penghinaan terhadap simbol negara dan tidak dapat diterima apapun alasannya.

Andi mengingatkan kepada Kepolisian untuk tidak membiarkan pelaku bebas berkeliaran dan terus melakukan aksinya demi sebuah konten serta popularitas.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi vaksinasi Covid-19 tahap dua, 14 kelompok jadi sasaran, termasuk pedagang pasar. Foto/Antara

NASIONAL

DPRD Soroti Antrean Vaksinasi oleh Pemprov DKI di Tanah Abang
Ilustrasi penjara. Ist

NASIONAL

Polisi Ringkus Mucikari Artis ST dan MA
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M Tito Karnavian. Foto/Ist

NASIONAL

Pemerintah Buka Kerja Sama Pengadaan Barang dengan Ormas
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis. Foto/ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

NASIONAL

Selain Copot Kapolda Metro dan Jabar, Enam Kapolda Juga Dimutasi
Ilustrasi -- Bencana tanah longsor. Foto/Antara

NASIONAL

Dalam 10 Hari, Seluruh Korban Longsor Sumedang Ditemukan
LRT Jakarta. Foto/Ist

NASIONAL

Ini Jam Operasional LRT Jakarta Selama Masa PSBB
Transjakarta. ist

NASIONAL

Demo di Istana, Transjakarta Alihkan Rute Layanan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto/MI

NASIONAL

Perda Covid Anies: Tolak Tes PCR dan Vaksin Denda Rp5 Juta