Home / EKONOMI

Rabu, 25 November 2020 - 16:33 WIB

Pemulihan Ekonomi Jakarta Sasar Masyarakat Rentan hingga UMKM

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto/Ist

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan relaksasi kebijakan bagi para pengusaha besar, masyarakat rentan hingga pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Upaya ini dilakukan dalam memulihkan perekonomian Jakarta.

Anies mengatakan, pihaknya akan membuat program pengaman (bantuan sosial) berkelanjutan untuk masyarakat rentan dalam memenuhi kebutuhan pokok selama pandemi. Ia menyebut, program ini sudah dilakukan sejak April 2020 sebagai langkah preventif menciptakan stabilitas.

“Kalau stabilitas itu tidak gratis, stabilitas itu ada biayanya, tapi inilah biaya yang harus kita lakukan untuk memastikan bahwa Jakarta bertahan,” ucap Anies dalam diskusi webinar penanganan Covid-19 DKI Jakarta dikutip dari Antara, Rabu (25/11).

Terkait dengan UMKM, Anies mengklaim Pemprov DKI telah menerbitkan 105 ribu izin bagi pelaku UMKM di Jakarta selama empat bulan terakhir.

“Kami melakukan ‘jemput bola’, mendatangi usaha kecil mikro, memberikan izin kepada mereka. Dan dalam empat bulan menerbitkan 105.000 izin untuk masyarakat,” tutur Anies.

Penerbitan izin bagi UMKM tersebut dilakukan dengan tujuan agar masyarakat mudah mendapatkan akses ke perbankan. Selain itu, pelaku UMKM bisa memiliki keleluasaan untuk mendapatkan mitra yang diharapkan dapat mendorong mereka untuk bisa bergerak lebih baik lagi.

“Bahkan Pemprov DKI juga melibatkan UMKM dalam program penanggulangan Covid-19 seperti pembuatan masker di Jakarta. Kita produksi sebanyak 22 juta masker dan masker tersebut dibagikan secara gratis,” jelasnya.

Sementara untuk berbagai relaksasi bagi para pengusaha, Anies mengungkapkan bahwa Pemprov DKI juga berencana untuk merelaksasi pajak dan membahasnya dengan para pelaku usaha.

“Kemudian, ke depan ada relaksasi pajak yang kami lakukan, baik terkait dengan PBB maupun pembebasan-pembebasan atas sanksi-sanksi pajak yang selama ini ada. Ini masih kami bahas terus, terutama menuju akhir tahun,” ujar Anies.

Anies sebelumnya kembali memperpanjang masa PSBB transisi selama 14 hari, terhitung mulai 23 November hingga 6 Desember 2020. Hal itu berdasarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 1.100 Tahun 2020.

(ant/heq)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi pengaturan kursi di restoran cepat saji KFC. Foto/MI

EKONOMI

33 Gerai KFC di Bandara dan Stasiun Tutup
Presiden RI Joko Widodo. Foto/BPMI Setpres

EKONOMI

Jokowi Bagikan 584.407 Sertifikat Tanah Gratis di 26 Provinsi
Foto: Istimewa

EKONOMI

Perkuat Pertanian Sebagai Arah Baru Ekonomi Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto/MI

EKONOMI

Warga DKI Harus Gunakan Dana BST untuk Kebutuhan Pokok
PT Pertamina (Persero) memberikan potongan harga sebesar Rp300 per liter untuk bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dan Dexlite sepanjang Maret 2021. Foto/MI

EKONOMI

Pertamax dan Dexlite Diskon Rp300 Per Liter
Ilustrasi bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pusat. (Foto: Ist)

EKONOMI

Mengulik Realisasi Bansos yang Diduga Dikorupsi Mensos
Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif. Foto/MI

EKONOMI

Kekhawatiran China Bisa Jadi Investor Terbesar di RI
Ilustrasi--Pabrik menghasilkan mobil baru. Foto/Istimewa

EKONOMI

DP Nol Persen Mobil dan Sepeda Motor Per 1 Maret