Home / NASIONAL

Jumat, 4 September 2020 - 16:32 WIB

Penerapan Kurikulum Baru di Tahun Ajaran 2021/2022

Ilustrasi siswa belajar di kelas dengan menerapkan protokol kesehatan yang anjurkan Kementerian Kesehatan Malaysia di Bandar Baru Bangi, Selangor, Malaysia pada 15 Juli 2020.  Foto/Anadolu Agency

Ilustrasi siswa belajar di kelas dengan menerapkan protokol kesehatan yang anjurkan Kementerian Kesehatan Malaysia di Bandar Baru Bangi, Selangor, Malaysia pada 15 Juli 2020. Foto/Anadolu Agency

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Maman Fathurrahman mengatakan kurikulum baru mulai diterapkan tahun ajaran 2021/2022 mendatang.

“Ada rencana [kurikulum baru] launching sekitar Maret 2021, dan mulai implementasi tahun ajaran baru 2021/2022,” ungkapnya dikutip CNN Indonesia, Jumat (4/9).

Kurikulum baru, katanya, bakal diterapkan secara bertahap di sekolah penggerak dan sekolah umum yang berminat menerapkan. Implementasinya juga dilakukan di beberapa jenjang terlebih dahulu, seperti siswa kelas 1, 4, 7 dan 10.

Sekolah penggerak adalah sekolah yang memiliki kepala sekolah lulusan program guru penggerak dan memiliki guru penggerak dengan jumlah banyak. Guru penggerak sendiri merupakan program pelatihan guru milik Kemendikbud yang bertujuan mencari guru yang memiliki potensi berinovasi.

Kurikulum 2013, kata Maman, bakal tetap diberlakukan sebagai pilihan jika sekolah belum berkenan merubah cara belajar-mengajar. Ia menjelaskan kedua kurikulum seyogyanya memiliki tujuan serta struktur yang sama.

Dia mengatakan yang berbeda dari kurikulum baru adalah penerapan konsep merdeka belajar di satuan pendidikan. Dalam hal ini, kurikulum baru akan menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan tiap sekolah dan siswa.

“Akan ada banyak pilihan atau kebebasan untuk implementasi. Dan satuan pendidikan dapat menggunakan yang disiapkan pemerintah atau mengembangkan sesuai karakteristik visi dan misi sekolah,” katanya.

Pada kurikulum baru, katanya, bakal tersedia beragam pilihan buku dan modul yang bakal menyesuaikan kemampuan masing-masing siswa di sekolah.

Sebelumnya Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan bakal menguji coba kurikulum baru tahun 2021. Kurikulum ini bakal menginstruksi guru mengajar sesuai kemampuan siswa.

“Tidak diseragamkan kompetensinya, tapi diberi kemerdekaan guru mengajar di level yang tepat untuk anaknya. Anak tidak belajar kalau terlalu gampang, anak tidak belajar kalau terlalu sulit,” katanya di Gedung DPR, Senayan, Kamis (3/9). (cnn/idn)

Sumber: CNN Indonesia

Share :

Baca Juga

Kantor KPK KPK di Gedung Merah Putih, KPK, Jakarta. Foto/MI

NASIONAL

KPK Juga Tetapkan 6 Tersangka Lain Selain Edhy Prabowo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ist

NASIONAL

Penjelasan Anies Baswedan Soal Pemberlakuan PSBB
PT Integrasi Transit Jakarta. Foto/DKI

NASIONAL

PT MRT Jakarta dan Transjakarta Bentuk Anak Perusahaan Baru
Presiden Joko Widodo. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

NASIONAL

Jokowi Urutan 12 Tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia 2020
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Foto/Antara/Nova Wahyudi

NASIONAL

Panglima TNI Mutasi 114 Perwira Tinggi
Ilustrasi swasembada pangan. Foto/Ist

NASIONAL

Wujudkan Swasembada Pangan dengan Ketersediaan Bibit Unggul

NASIONAL

Dampak Surat Partumpolon Gereja GPDI-SAMUEL, Hakim Putuskan Wali Nikah dan Pasangan Suami Istri di Penjara
Ilustrasi tol. Foto/MI/Ramdani

NASIONAL

23 CCTV Gangguan Teknis Saat Bentrok FPI-Polisi