Home / EKONOMI

Jumat, 8 Januari 2021 - 09:06 WIB

Pengguna WhatsApp Wajib Setor Data ke Facebook

Aplikasi WhatsApp. Foto/Ist

Aplikasi WhatsApp. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – WhatsApp mengultimatum kepada 2 miliar lebih penggunanya untuk membagikan data pribadi mereka ke Facebook paling lambat 8 Februari 2021. Bagi yang tidak menyetujui kebijakan privasi itu, para pengguna tidak akan dapat lagi menggunakan aplikasi WhatsApp.

Keharusan membagikan data pribadi itu tak lepas dari langkah Facebook mengakuisisi WhatsApp seharga 19 miliar dolar AS pada tahun 2014 silam. Tak lama setelah itu, para pengembang membangun enkripsi yang canggih ke dalam aplikasi perpesanan.

Berikutnya, pada tahun 2016, WhatsApp membebaskan para penggunanya untuk memilih menyerahkan data akun atau tidak ke Facebook. Tapi kini, kebijakan privasi tersebut diubah, dan mulai bulan depan, pengguna tak lagi bisa memilih soal penyerahan data itu.

Di bawah ketentuan baru, Facebook berhak untuk membagikan data yang dikumpulkan dengan anak perusahaannya. “Sebagai bagian dari keluarga perusahaan Facebook, WhatsApp menerima informasi dari, dan berbagi informasi dengan anak perusahaan ini,” kebijakan privasi baru itu menyatakan seperti dilansir Ars Technica.

“Kami dapat menggunakan informasi yang kami terima dari mereka, dan mereka dapat menggunakan informasi yang kami bagikan dengan mereka, untuk membantu mengoperasikan, menyediakan, meningkatkan, memahami, menyesuaikan, mendukung, dan memasarkan layanan kami dan penawaran mereka,” seperti dikutip dari pernyataan terkait kebijakan privasi terbaru tersebut.

Kebijakan terbaru itu nantinya memungkinkan seseorang yang menggunakan WhatsApp untuk berinteraksi dengan bisnis pihak ketiga, Facebook juga dapat berbagi informasi dengan entitas luar tersebut. Langkah itu dilakukan sebulan setelah Apple mulai meminta pembuat aplikasi iOS, termasuk WhatsApp, untuk merinci informasi yang dikumpulkan dari pengguna.

Ketika dikonfirmasi, seorang juru bicara WhatsApp menolak untuk berbicara tentang perubahan kebijakan privasi tersebut. Ia juga mengelak menjelaskan apakah mungkin bagi pengguna untuk menolak kebijakan itu.

Juru bicara itu hanya menyebutkan bahwa kebijakan tersebut adalah bagian dari langkah yang pernah disampaikan perusahaan sebelumnya. Hal ini dilakukan agar obrolan WhatsApp dapat disimpan dan dikelola dengan menggunakan infrastruktur Facebook.

(Tempo)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi--Uang Rp100 ribu. Foto/Istimewa

EKONOMI

Cara Cairkan BLT UMKM Rp2,4 Juta
Pedagang menata cabai rawit merah di Pasar. Foto/MI

EKONOMI

Pedagang Keluhkan Harga Cabai Rawit Merah Capai Rp100 Ribu
Ilustrasi materai. Foto/Antara

EKONOMI

Materai Rp10 Ribu Mulai Disalurkan Pekan Depan
Harga daging sapi di pasar tradisional Klaten, Jawa Tengah tembus Rp140.000 per kg pada H-2 Lebaran. Foto/Antara

EKONOMI

Pemerintah Jamin Harga Karkas Daging Sapi di Bawah Rp100 Ribu
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (20/7). Foto/AntaraMenko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (20/7). Foto/Antara

EKONOMI

Pemerintah Akan Beri Insentif untuk Sektor Pariwisata
Gedung perkantoran di DKI Jakarta. Foto/ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

EKONOMI

Pemerintah Targetkan Laju Ekonomi 0 Persen Usai Resesi
Kantor Bank Indonesia. Foto/Ist

EKONOMI

BI Harus Cari Terobosan Baru Agar Utang Tak Bebani APBN
Vaksin covid-19 produksi Sinovac. Foto/AFP

EKONOMI

Bio Farma Produksi 4 Juta Dosis Vaksin Siap Pakai