Home / EKONOMI

Kamis, 7 Januari 2021 - 22:43 WIB

Penyaluran Subsidi 2020 Turun Jadi Rp196,2 T

Karyawan bank menghitung tumpukan uang Rupiah. Foto/MI/Ramdani

Karyawan bank menghitung tumpukan uang Rupiah. Foto/MI/Ramdani

JAKARTA, BERITANUSA.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan realisasi penyaluran subsidi pada 2020 sebesar Rp196,2 triliun. Angkanya turun dari posisi 2019 yang sebesar Rp201,8 triliun.

Sri Mulyani menyatakan penurunan salah satunya disumbang oleh subsidi BBM. Ia mengatakan subsidi bahan bakar minyak (BBM) pada tahun lalu hanya Rp14,9 triliun. Jumlah tersebut turun dari 2019 yang mencapai Rp30,1 triliun.

“Kalau dilihat karena ada penurunan mobilitas masyarakat, maka subsidi BBM bisa dikendalikan menurun dari jumlah yang disalurkan, yakni 14,5 juta kilo liter (KL),” kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers: Realisasi Pelaksanaan APBN TA 2020.

Selain BBM, penurunan juga disumbang subsidi elpiji yang juga turun dari Rp54,2 triliun pada 2019 menjadi Rp32,8 triliun pada 2020. Padahal pada sama volume permintaan elpiji naik menjadi 7,13 juta metrik ton.

“Peningkatan terjadi karena masyarakat berada di rumah dan kemudian memasak sehingga elpiji subsidi kuantitasnya meningkat meski dari rupiahnya turun karena harga minyak dan gas dunia turun,” terang Sri Mulyani.

Sementara, subsidi untuk listrik tercatat sebesar Rp61,1 triliun pada tahun lalu. Jumlahnya naik dari posisi 2019 yang cuma Rp52,7 triliun.

“Naik karena kami berikan subsidi ke golongan 450 VA berupa pembebasan listrik, 900 VA diskon dan industri bisnis yang 450 VA juga gratis,” ucap Sri Mulyani.

Untuk subsidi non energi juga terlihat naik dari Rp64,9 triliun menjadi Rp87,4 triliun. Beberapa subsidi non energi ini terdiri dari subsidi pupuk, bunga perumahan, bunga kredit usaha rakyat (KUR), dan bunga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Subsidi pupuk mencapai 8,5 juta ton, subsidi bunga perumahan disalurkan untuk 90,4 ribu unit rumah, subsidi bunga KUR dan bunga UMKM disalurkan kepada 19,1 juta debitur,” jelas Sri Mulyani.

(cnn/eko)

Share :

Baca Juga

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. Foto/Ist

EKONOMI

18 Provinsi Ikuti SE Penetapan Upah Minimum 2021
dok/Kementerian PUPR

EKONOMI

PUPR Manfaatkan Teknologi Berbasis UMKM
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Liputan 6

EKONOMI

Erick Thohir Bakal Bubarkan 14 BUMN
Ilustrasi peaku UMKM batik. Foto/MI

EKONOMI

Kemenkop: Penjualan UKM Merosot 23 Persen Selama Pandemi
Simulasi penyelenggaraan kegiatan pernikahan saat new normal pandemik covid-19 di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali, kemarin. Foto/Antara

EKONOMI

Calon Pengantin Akan Dapat BLT Rp3,5 Juta
Warga Desa Mondoretno, Kecamatan Bulu, Temanggung memanen sayuran organik di pekarangan rumah. Foto/MI

EKONOMI

Sektor Pertanian Lebih Kuat dari Industri Saat Pandemi
Pekerja mengangkut pupuk bersubsidi dari gudang untuk didistribusikan. Foto/Antara

EKONOMI

Harga Pupuk Subsidi Naik Karena Penurunan Anggaran
Otoritas Jasa Keuangan. Foto/Bisnis

EKONOMI

Pengawasan OJK Terhadap Industri Jasa Keuangan Masih Lemah