Home / EKONOMI

Kamis, 25 Februari 2021 - 20:02 WIB

Perusahaan Baterai Mobil Listrik RI Mulai Produksi 2023

Pengunjung menyaksikan komponen baterai dari motor sistem penggerak tram listrik Gedung Riset Mobil Listrik ITS Surabaya, Jumat (8/3/2019). Foto/Antara

Pengunjung menyaksikan komponen baterai dari motor sistem penggerak tram listrik Gedung Riset Mobil Listrik ITS Surabaya, Jumat (8/3/2019). Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkap perusahaan baterai kendaraan listrik nasional akan mulai produksi pada 2023. Perusahaan baterai kendaraan listrik ini akan melibatkan PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero) dan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero).

“Kami buat konsorsium besar, PLN, Pertamina, Inalum untuk buat perusahaan baterai (kendaraan listrik) nasional di mana kami berpartner dengan CATL (Contemporary Amperex Technology) dan LG. Kami mulai produksi baterai untuk kalangan dalam dan luar negeri 2023,” katanya dalam acara CNBC Economic Outlook 2021, Kamis (25/2).

Erick mengatakan upaya ini merupakan realisasi dari salah satu arahan Presiden Joko Widodo yang meminta agar komoditas milik Indonesia yang saat ini sedang tinggi tidak diekspor secara mentah. Ia mengatakan Jokowi ingin Indonesia dapat keuntungan lebih.

Untuk itu, menurut Erick, pemerintah berusaha memaksimalkan hilirisasi komoditas dalam negeri sembari terus mendorong ekspor. Erick mengatakan negara tak ingin terus mengekspor nikel mentah-mentah seperti yang selama ini dilakukan.

“Balance ekspor dan hilirisasi dalam negeri. Agar ketika komoditas suatu saat tidak berpihak ke kita, kita bisa rasakan value added yang berdampak di Indonesia,” lanjut dia.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan optimis harga komoditas akan terus melejit dengan strategi seperti ini. Bukan hanya nikel, menurutnya pemerintah juga berencana menghentikan ekspor mentah bauksit.

“Untuk generasi ke depan, ini langkah strategis dan Presiden konsisten terhadap ini. Jadi jangan ekspor raw material. Bauksit juga kami tunggu momen yang pas untuk berhenti. Kami undang investor masuk,” tuturnya.

Luhut mengatakan langkah ini tidak dikerjakan selama puluhan tahun ke belakang karena tidak ada integrasi antar kementerian dan lembaga. Dia menilai upaya ini tak akan tuntas jika tidak digarap secara bersama-sama.

Sementara itu, Luhut juga sempat menyinggung rencana investasi Indonesia bersama perusahaan kendaraan listrik asal Amerika Serikat (AS) Tesla. Ia mengatakan salah satu industri yang sudah dibahas dalam rencana investasi adalah produksi baterai lithium.

“Kita selama ini segmented. Sekarang terintegrasi. Jadi nikel ada smelternya, turunannya. Copper ada smelter, turunannya. Salah satu turunan asam sulfat ini dibutuhkan lithium battery. Jadi nanti akan diproduksi asam sulfat 2023 dan lithium battery 2023,” kata Luhut.

(cnn/eko)

Share :

Baca Juga

Pemberian insentif kepada peserta pelatihan Kartu Prakerja tetap sama yakni Rp2.400.000 yang akan diberikan selama empat bulan. Foto/Antara

EKONOMI

Cara Cek Lolos Kartu Prakerja Gelombang 12
Kantor Bank Indonesia. Foto/Ist

EKONOMI

Penukaran Uang Rupiah yang Tak Laku Terakhir Hari Ini
PT Pertamina (Persero) memberikan potongan harga sebesar Rp300 per liter untuk bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dan Dexlite sepanjang Maret 2021. Foto/MI

EKONOMI

Pertamax dan Dexlite Diskon Rp300 Per Liter
Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menawarkan produk yang dijual saat pameran produk UMKM di Kuta, Bali, beberapa waktu lalu. Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

EKONOMI

LKPP Susun Aturan Pengadaan Produk Dalam Negeri dan UMKM
Analis PT Pefindo Martin Pandiangan menilai prospek industri nikel di Indonesia stabil dalam jangka pendek hingga menengah. Foto/AFP

EKONOMI

Industri Nikel RI Diprediksi Cerah Tahun Ini
Seorang warga menunjukan Kartu Keluarga Sejahtera, yang digunakan untuk menarik dana bantuan sosial PKH di Banyumas. Foto/Antara

EKONOMI

Lewat PKH, Anak Sekolah hingga Lansia Bisa Dapat BLT
BNI Syariah. Foto/Ist

EKONOMI

OJK Yakini Merger Bank Syariah Himbara Bisa Lahirkan Bank BUKU IV
Sosialisasi layanan OJK terhadap para pelaku bisnis 'financial technology' (fintech) di Jakarta. Foto/Antara

EKONOMI

OJK Restui Merger Tiga Bank BUMN Syariah