Home / NASIONAL

Senin, 5 Oktober 2020 - 08:51 WIB

Polda Metro Jaya Tak Berikan Izin Unjuk Rasa Buruh 6-8 Oktober

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Foto/Suara

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Foto/Suara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Polda Metro Jaya tak memberikan izin aksi unjuk rasa yang rencananya akan dilakukan oleh para buruh pada 6-8 Oktober 2020 nanti sebagai bentuk penolakan Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja. Pasalnya, ini dalam masa PSBB ketat DKI Jakarta.

“Polri tidak akan pernah mengeluarkan izin untuk demonstrasi. Ini masa PSBB, kasus Covid-19 di DKI Jakarta cukup tinggi. Jangan buat klaster baru,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam keterangan resminya, Senin (5/10).

Yusri menegaskan tidak akan mengeluarkan izin keramaian di wilayah hukum Polda Metro Jaya selama masa PSBB ketat. Ini, kata Yusri, demi memutus rantai penyebaran virus corona di ibu kota yang kian melonjak.

“Polda Metro dalam hal ini tidak akan pernah memberikan izin untuk wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk melakukan unjuk rasa atau tempat-tempat kegiatan keramaian yang ada,” tegasnya.

Sebelumnya, puluhan pimpinan kelompok buruh telah menyepakati akan melakukan aksi mogok nasional sebagai bentuk penolakan RUU Omnibus Law. Buruh akan mogok kerja dan berkumpul di suatu tempat.

“Dalam mogok nasional nanti, kami akan menghentikan proses produksi. Dimana para buruh akan keluar dari lokasi produksi dan berkumpul di lokasi yang ditentukan masing-masing serikat pekerja di tingkat perusahaan,” kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.

Ia mengatakan rapat itu dihadiri pimpinan KSPI, KSPSI AGN, serta perwakilan 32 federasi serikat pekerja lainnya. Mogok nasional ini disebut akan berjalan secara konstitusional, tertib dan damai selama tiga hari berturut-turut, yaitu dimulai 6-8 Oktober 2020.

Aksi mogok nasional ini akan diikuti sekitar 5 juta buruh di ribuan perusahaan, di 25 provinsi dan 300 kabupaten atau kota di Indonesia.

(heq/pmj)

Share :

Baca Juga

Deretan karangan bunga untuk TNI-Polri. Foto/PMJ

NASIONAL

Deretan Karangan Bunga TNI-Polri Tindak Tegas Ormas Radikal
Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro. Foto/Ist

NASIONAL

Fokuskan Pemulihan Ekonomi Indonesia melalui Riset dan Inovasi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) berbincang dengan warga ketika bersepeda di Jakarta, Jumat (20/9/2019). Foto/Antara

NASIONAL

Jalur Sepeda hingga Integrasi Moda Buat Anies Jadi ‘Hero’
Gedung DPR/MPR di Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Foto/MI

NASIONAL

Komisi I DPR Jajaki Kunker ke Qatar Meski Pandemi
Warga mencuci tangan sebelum masuk ke perkampungan yang melakukan karantina wilayah, di Cipulir, Jakarta Selatan. Foto/Antara

NASIONAL

Denda Pelanggar Prokes di DKI Capai Rp5,5 Miliar
Ilustrasi pengamanan TNI-Polri. Foto: Antara

NASIONAL

Serang TNI di Intan Jaya, Seorang Anggota KKB Tewas
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Foto/Antara

NASIONAL

Luhut Hibahkan Tanah 10 Hektare ke NU
Kabareskrim Polri Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo. Foto/Antara

NASIONAL

Polri Pastikan Kasus Pelanggaran Prokes Rizieq Segera Tuntas