Home / NASIONAL

Senin, 3 Agustus 2020 - 11:38 WIB

Polisi Diminta Tidak Tebang Pilih Tangani Kasus Intoleransi

Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsy. Foto: Istimewa

Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsy. Foto: Istimewa

JAKARTA, BERITANUSA.id – Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsy berharap polisi tidak tebang pilih dalam menangani kasus tindakan intoleransi, dan ujaran kebencian yang ada dalam masyarakat. Baik yang dilakukan dalam sebuah aksi unjuk rasa, maupun melalui media sosial.

“Aparat harus bertindak sigap dan tidak tebang pilih dalam menangani kasus. Aksi pembakaran foto Habib Rizieq baru-baru ini adalah tindakan yang tidak dapat ditolerir. Hal itu seharusnya tidak boleh dilakukan dalam sebuah aksi unjuk rasa. Tindakan tersebut termasuk perbuatan menyatakan permusuhan dan kebencian. Seharusnya aparat memproses mereka dengan pasal 156 KUHP,” ujar Aboe dalam siaran persnya baru-baru ini.

Seharusnya, lanjut Aboe, aparat bertindak sigap dengan kondisi saat ini, jangan sampai polisi terlihat cekatan ketika menerima laporan dari satu pihak. Namun jika ada laporan dari pihak lain terlihat kurang sigap atau slow respons. Sebut saja ketika kasus Ahmad Dani lalu, laporan soal tindakan ujaran kebencian bisa diproses dengan cepat. Sejatinya, hal yang sama juga bisa dilakukan aparat dalam kasus pembakaran foto Habib Rizieq ini.

“Harus diingat bahwa setiap tindakan yang diambil oleh aparat akan selalu menjadi sorotan publik. Tentu kita tidak ingin masyarakat melihat Polri seolah berat sebelah. Jika dulu saya khawatir jika aparat tidak bertindak sebagaimana mestinya, nanti ada yang mengambil langkah sendiri. Mereka bisa melakukan tindakan eigen rechting atau perbuatan main hakim sendiri. Tentunya ini tidak boleh terjadim,” tambah politisi Fraksi PKS ini.

Oleh karena itu ia meminta polisi segera melakukan tindakan. Terlebih lagi banyak rekaman yang sudah beredar. Sehingga cukup mudah mengidentifikasi siapa saja yang terlibat, dan siapa saja yang harus bertanggung jawab. (rls/dpr)

Share :

Baca Juga

Kejaksaan Agung. Foto/MI

NASIONAL

3 Jadi Tersangka Kasus Penggelapan Dana AJB Bumiputera Rp8 M
Wali Kota Bogor Bima Arya. Foto/MI

NASIONAL

Bima Arya Penuhi Panggilan Bareskrim Terkait Tes Swab Rizieq
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran. Foto/Istimewa

NASIONAL

Kapolda Metro Lantik 10 Kapolres dan Pejabat Utama
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran beserta dengan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman meninjau lokasi banjir Kabupaten Bekasi. Foto/Istimewa

NASIONAL

Kapolda dan Pangdam Jaya Tinjau Banjir di Kabupaten Bekasi
Tenaga kesehatan khusus menangani pasien covid-19. Foto/Antara

NASIONAL

Kemenkes Buat Aplikasi Cek Keterisian RS Covid
Ombudsman. Foto/MI

NASIONAL

Daftar 9 Anggota Ombudsman Periode 2021-2026
Presiden Joko Widodo telah disuntik vaksin Covid-19 untuk yang pertama kali di Indonesia bersama sejumlah pejabat tinggi negara, kepala lembaga, tokoh agama hingga tokoh masyakarat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/1). Foto/Setneg

NASIONAL

215 Negara Rebutan Vaksin, RI Dapat Komitmen 426 Juta Dosis
Ilustrasi virus corona atau Covid-19. Foto/Ist

NASIONAL

Update Kasus Corona 22 September: 252.923 Positif, 184.298 Sembuh