Home / NASIONAL

Rabu, 13 Januari 2021 - 11:04 WIB

Polri Pastikan Tak Ada Data Ganda Penumpang SJ 182

Ilustrasi rute pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Jakarta-Pontianak yang jatuh di atas Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Ilustrasi/Pixabay

Ilustrasi rute pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Jakarta-Pontianak yang jatuh di atas Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Ilustrasi/Pixabay

JAKARTA, BERITANUSA.id – Polri mendirikan posko Tim DVI, ante mortem, dan post mortem untuk mengidentifikasi jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di wilayah perairan Kepulauan Seribu.

Posko ini didirikan di RS Bhayangkara Tk I Raden Said Sukanto dan di Pontianak, Kalimantan Barat.

Sebelum menerima beberapa bukti dan data dari keluarga korban, Polri akan memverifikasi terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar tidak ada data ganda terkait korban pesawat SJ-182.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono menerangkan, sebelum pihaknya menerima sejumlah bukti dari keluarga korban untuk mencocokan dengan jasad maulun potongan tubuh korban, pihaknya akan verifikasi terlebih dahulu.

Hal ini agar tidak ada data ganda karena adanya posko ante mortem di Jakarta dan Pontianak.

“Data yang ada semua akan diverifikasi, sehingga diharapkan tidak ada data ganda. Sekali lagi, data akan diverifikasi sehingga dipastikan tidak ada yang ganda. Kegiatan tim DVI ini melibatkan pemangku kepentingan lain, ada Polri, TNI, Kemenkes, Kemendagri, dalam hal ini dinas catatan sipil,” ungkap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartanto dalam keterangannya.

Sejauh ini, kata dia, tim DVI masih bekerja dan belum mendapatkan kendala apapun. Rusdi berharap, selama proses penyelidikan terhdap jasad korban dan potongan tubuh penumpang ini tidak menemui kesulitan.

“Kegiatan tim DVI ini melibatkan pemangku kepentingan lain, ada Polri, TNI, Kemenkes, Kemendagri dalam hal ini dinas cacatan sipil. Untuk memastikan kegiatan DVI dapat dipertanggungjawabkan nanti akan kita update lagi,” tutup dia.

Sebelumnya, pesawat Sriwijaya SJ-182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (9/1) sore sekitar pukul 14.40 WIB.

Pasawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengangkut penumpang sebanyak 56 penumpang, terdiri dari 46 dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi.

Sampai saat ini Polisi baru menerima laporan dari 12 keluarga penumpang yang mencari para korban.

(heq/pol)

Share :

Baca Juga

Kapolri Idham Aziz. Foto/Antara

NASIONAL

Kompolnas Pegang Data Calon Kapolri Gantikan Idham Aziz
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. Foto/Ist

NASIONAL

Kapolda Singgung Ada Ormas yang Merobek Kebinekaan
Joko S Tjandra (oranye). Foto/MI

NASIONAL

Kasus Suap red Notice, Djoko Tjandra Dituntut 4 Tahun Penjara
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono (Kanan). Foto/MI

NASIONAL

Polri Terjunkan 191.584 Personel Amankan Libur Nataru
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melantik Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Audy Joinald. Foto/BPMI Setpres

NASIONAL

Jokowi Lantik Gubernur Sumbar, Kepri & Bengkulu Hari Ini
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Foto: Istimewa

NASIONAL

Banyak RS Belum Terbayarkan, Terawan Janji Begini
Perkantoran di DKI Jakarta. Foto/MI

NASIONAL

Daftar Daerah yang Dibatasi Selama PSBB Jawa-Bali
Vaksin Sputnik V produksi Gamaleya Research Institute of Epidemiology and Microbiology Rusia. Foto/AFP

NASIONAL

Kemenkes-BPOM Pantau Pengembangan Vaksin Nusantara