Home / NASIONAL

Rabu, 23 September 2020 - 10:29 WIB

Presiden Jokowi Singgung PBB soal Permasalahan Global

Presiden RI Jokowi saat Sidang PBB. Foto/BPMI Setpres

Presiden RI Jokowi saat Sidang PBB. Foto/BPMI Setpres

JAKARTA, BERITANUSA.id – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyerukan PBB untuk berbenah diri menyelesaikan berbagai persoalan global saat ini. Salah satunya ialah terjadinya krisis yang melanda banyak negara akibat pandemi Covid-19.

“PBB harus lebih responsif dan efektif dalam menyelesaikan berbagai tantangan global. Dan kita semua memiliki tanggung jawab untuk terus memperkuat PBB agar PBB tetap relevan dan semakin kontributif sejalan dengan tantangan zaman,” kata Jokowi dalam pidato pada Sidang Majelis Umum ke-75 PBB secara virtual, Rabu (23/9).

Presiden Jokowi juga menyinggung di tengah krisis seperti sekarang ini, kepemimpinan global kolektif harus diperkuat. Menurut Jokowi, pemimpin negara jangan hanya memperjuangkan kepentingan nasionalnya saja, namun juga harus berkontribusi menjadi bagian dari solusi terhadap segala permasalahan global.

“Di sinilah dituntut peran PBB untuk memperkokoh collective global leadership. Dunia membutuhkan spirit kolaborasi dan kepemimpinan global yang lebih kuat untuk mewujudkan dunia yang lebih baik,” ujarnya.

Selain itu, Presiden Jokowi mendorong agar kerja sama dalam penanganan Covid-19 diperkuat, baik dari sisi kesehatan maupun dampak sosial ekonomi. Vaksin, kata Jokowi, akan menjadi game changer dalam perang melawan pandemi.

“Kita harus bekerja sama untuk memastikan bahwa semua negara mendapatkan akses setara terhadap vaksin yang aman dan dengan harga terjangkau. Untuk jangka yang lebih panjang, tata kelola ketahanan kesehatan dunia harus lebih diperkuat. Ketahanan kesehatan dunia yang berbasis pada ketahanan kesehatan nasional akan menjadi penentu masa depan dunia,” paparnya.

Dari sisi ekonomi, Jokowi memandang bahwa reaktivasi kegiatan ekonomi secara bertahap harus mulai dilakukan dengan melakukan koreksi terhadap kelemahan-kelemahan global supply chain yang ada saat ini. Aktivasi ekonomi harus memprioritaskan kesehatan warga dunia.

“Dunia yang sehat, dunia yang produktif harus menjadi prioritas kita. Semua itu dapat tercapai jika kita semua bekerja sama, bekerja sama, dan bekerja sama. Mari kita memperkuat komitmen dan konsisten menjalankan komitmen untuk selalu bekerja sama,” tandasnya.

(heq/bpm)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi -- Pelepasan pasien positif korona yang sudah sembuh di NTT. Foto/Antara

NASIONAL

96,3 Persen Warga DKI Sembuh dari Corona
Ilustrasi kota DKI Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional. Foto/Ist

NASIONAL

DKI Terima Realisasi Penerimaan Pajak Sebesar Rp21,05 T
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar kegiatan Trip of Wonders. Foto/Kemenparekraf

NASIONAL

Ajang Promosi Wisata Berbasis CHSE, Kemenparekraf Gelar Trip of Wonders
Kabareskrim Polri Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo. Foto/Antara

NASIONAL

Polri Pastikan Kasus Pelanggaran Prokes Rizieq Segera Tuntas
Siluet penumpang berjalan di koridor bandara. Foto/Antara

NASIONAL

Pemerintah Hapus Jatah Cuti Bersama Idul Fitri Akhir Tahun
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman. Foto/Tribunnews

NASIONAL

Istri Ketua MK Anwar Usman Meninggal Dunia
Sejumlah anggota tim penyidik Bareskrim Polri memperagakan adegan saat rekonstruksi kasus penembakan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) di Karawang, Jawa Barat, Senin (14/12/2020) dini hari. Foto/ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar

NASIONAL

Polri Beberkan Alasan Tembak Mati Anggota Laskar FPI
Presiden Joko Widodo meninjau kesiapan dan fasilitas produksi milik BUMN produsen vaksin dan antisera Bio Farma dalam kunjungan kerja ke Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat pada Selasa (11/8). Foto: BPMI Setpres/Lukas

NASIONAL

Presiden Jokowi Optimistis Vaksin Covid-19 Segera Ditemukan