Home / NASIONAL

Rabu, 13 Januari 2021 - 11:34 WIB

Prioritas Vaksin Covid untuk Warga yang Belum Terpapar

Ilustrasi peneliti yang mencermati sampel tes covid-19. Foto/AFP

Ilustrasi peneliti yang mencermati sampel tes covid-19. Foto/AFP

JAKARTA, BERITANUSA.id – Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan orang yang sudah pernah positif terinfeksi virus corona (Covid-19) tidak mendapat vaksin tahap pertama.

“Untuk orang yang sudah terpapar Covid-19 sementara tidak divaksin dulu. Prioritas vaksin untuk sementara ini untuk orang-orang yang belum pernah terpapar,” kata Wiku dalam jumpa pers yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (12/1).

Pemerintah sebelumnya telah membuat daftar prioritas penerima vaksin. Kelompok prioritas pertama adalah tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan, TNI/Polri, aparat hukum, dan petugas pelayanan publik lain.

Terkait pemberian vaksin ini, pemerintah juga menargetkan setidaknya 70 persen penduduk Indonesia atau sekitar 182 juta jiwa yang akan diberi vaksin. Tujuannya, agar terbentuk kekebalan populasi atau herd immunity.

“Vaksinasi yang dilakukan di masa pandemi ini bertujuan untuk membentuk kekebalan kelompok. Kekebalan kelompok tersebut ini terbentuk berawal dari kekebalan individu yang divaksin,” ujar Wiku.

“Dalam masa pandemi, untuk membentuk kekebalan kelompok tidak harus memvaksinasi semua individu, karena tidak semua individu bisa divaksinasi seperti mereka yang memiliki masalah kesehatan,” kata dia menambahkan.

Wiku menjelaskan, Indonesia melakukan vaksinasi dengan memprioritaskan kelompok masyarakat tertentu yang memiliki risiko tertular Covid yang lebih tinggi daripada yang lainnya.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga telah menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) vaksin Sinovac. Izin dikeluarkan setelah hasil evaluasi BPOM menunjukan vaksin Sinovac memiliki efikasi sebesar 65,3 persen.

Menurut Wiku, angka efikasi 65,3 persen ini merupakan hasil uji klinis. Namun, efektivitas vaksin akan diketahui setelah dilakukan pemantauan efek perlindungannya di masyarakat yang divaksinasi dalam kurun waktu tertentu.

Herd immunity akan tercapai apabila penularannya menurun terus menerus sampai sangat minimal atau tidak ada sama sekali,” ujarnya.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Wilayah Blok Rokan Chevron. Foto/Ist

EKONOMI

SKK Migas dan Chevron Sepakati Perjanjian Produksi Minyak di Blok Rokan
Sistem ganjil genap Jakarta. Foto: Istimewa

NASIONAL

Sistem Ganjil Genap Jakarta Kembali Diterapkan
Moda transportasi di DKI Jakarta commuter line (KRL). Foto/Ist

NASIONAL

Penumpang KRL Meningkat 5 Persen Sejak Operasional Kembali Normal
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran. Foto/Istimewa

NASIONAL

Kapolda Metro Lantik 10 Kapolres dan Pejabat Utama
Ilustrasi--Rapat paripurna DPRD DKI Jakarta. Foto/Antara

NASIONAL

Dana Kunker Luar Negeri DPRD DKI Capai Rp27,2 M
Elemen buruh berunjuk rasa memperingati Hari Buruh Internasional di Jkaarta. Foto/Antara

NASIONAL

Tolak Gugat ke MK, KASBI Desak Jokowi Teken Perppu Ciptaker
Bendungan Napun Gete yang merupakan salah satu dari tujuh bendungan yang dibangun semasa pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah siap beroperasi. Foto/BPMI Setpres

NASIONAL

Resmikan Bendungan Napun Gete, Jokowi: Air Kunci Kemakmuran
Ilustrasi--Kolesterol jahat. Foto/Istimewa

NASIONAL

5 Cara Mudah Turunkan Kolesterol