Home / EKONOMI

Jumat, 5 Maret 2021 - 20:08 WIB

Program Kartu Prakerja Bakal Berlanjut hingga 2022

Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto/Antara

Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengatakan pemerintah akan melanjutkan Program Kartu Prakerja setidaknya hingga 2022, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menghadapi persaingan global pasca-pandemi covid-19.

“Insya Allah di 2022 pun program ini bisa kami anggarkan, karena tenaga kerja kita setiap tahun bertambah dan tuntutan pekerjaan pascapandemi itu menuntut SDM lebih baik lagi, lebih memiliki keterampilan,” kata Ma’ruf dalam sebuah dialog ekonomi secara daring yang dikutip dari Antara, Jumat (5/3).

Kartu Prakerja merupakan salah satu bentuk bantuan pemerintah kepada masyarakat agar dapat bertransformasi dengan berbagai perubahan di dunia pekerjaan, katanya.

“Karena mereka tidak mungkin atau belum tentu bisa melakukan transformasi sendiri, maka pemerintah membantu dengan melakukan terus program pelatihan, training melalui Kartu Prakerja ini,” tambah Ma’ruf.

Ma’ruf menjelaskan pemerintah terus memperbaiki sistem kerja Program Kartu Prakerja, yang sempat dihentikan atas rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Pada 2020, itu dianggarkan Rp20 triliun untuk 5,48 juta (orang). Kemudian pada 2021 semula dianggarkan cuma Rp10 triliun, tetapi kemudian ditingkatkan menjadi Rp20 triliun. Itu memang pernah dihentikan atas rekomendasi KPK, tetapi kemudian dilakukan perbaikan-perbaikan,” ujar Wapres Ma’ruf Amin.

Program Kartu Prakerja merupakan skema bantuan pelatihan yang disertai dengan pemberian insentif kepada masyarakat. Bantuan dan insentif tersebut diperuntukkan bagi warga berusia minimal 18 tahun yang berstatus sebagai pencari kerja, lulusan baru, korban pemutusan hubungan kerja, dan pelaku wirausaha.

Setiap peserta program akan mendapatkan bantuan senilai Rp3.550.000 dengan rincian untuk pelatihan sebesar Rp1.000.000, insentif pascapelatihan Rp600.000 per bulan selama empat bulan serta insentif survei Rp150.000.

Saat ini Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja akan membuka penerimaan peserta Gelombang 13 dengan kuota untuk 600 ribu orang. Pembukaan untuk Gelombang 13 tersebut dilakukan setelah hasil seleksi Gelombang 12 selesai diumumkan.

(cnn/eko)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi uang Rp100 ribu. Foto/Antara

EKONOMI

Kemenkeu Tarik Pajak 716 Ribu Pemberi Pinjol
Ilustrasi bantuan pemerintah. Foto/Ist

EKONOMI

Skema Pencairan BLT UMKM Rp2,4 Juta
Wisata di Mandalika. Foto/Antara

EKONOMI

Erick Thohir Ingin Jadikan Mandalika Pusat Pendidikan Hotel RI
Uang pecahan Rp5.000 tahun emisi 1975 tak akan berlaku lagi mulai akhir tahun 2020. Foto/Ist

EKONOMI

Segera Tukar, 6 Pecahan Uang Rupiah Tak Berlaku Lagi
Materai Rp6 ribu. Ist

EKONOMI

Penerimaan Negara Dari Bea Materai Rp10 Ribu Tak Signifikan
Ilustrasi uang Rupiah. Foto/Ist

EKONOMI

Kelancaran Sistem Pembayaran Tetap Terjaga
Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Foto/Antara Foto/Hafidz Mubarak A

EKONOMI

Rencana Mobil Listrik Jadi Mobil Dinas Pemerintah
Menteri Keuangan Sri Mulyani rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI sedang merumuskan revisi Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 1985 tentang Bea Materai, Kamis (8/4). Foto/Kemenkeu

EKONOMI

Harga 1,2 Juta Dosis Vaksin Capai Rp290 M