Home / EKONOMI

Selasa, 29 Desember 2020 - 17:43 WIB

Program Kartu Prakerja Lanjut pada 2021

Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin. Foto/MI

Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin. Foto/MI

JAKARTA, BERITANUSA.id – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin memastikan program Kartu Prakerja akan dilanjutkan pada 2021 mendatang. Alasannya, banyak pendaftar program tersebut yang tidak diterima karena kuota terbatas.

Tahun ini, pemerintah hanya membuka kuota Kartu Prakerja sebanyak 5,6 juta orang.

“Program ini berhasil mencapai target kepesertaan 100 persen, yaitu 5,6 juta. Namun, karena pekerja yang telah mendaftar program Kartu Prakerja ini mencapai cukup besar 43 juta orang, maka pemerintah Insya Allah memutuskan melanjutkan kegiatan ini pada 2021 mendatang, Insya Allah,” ujarnya dalam acara Silaturahmi Wakil Presiden RI dengan Komunitas Kartu Prakerja, Senin (28/12).

Ia menuturkan program ini menjadi solusi sektor ketenagakerjaan, utamanya di tengah pandemi. Sebab, banyak tenaga kerja yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) maupun dirumahkan.

Di sisi lain, keterampilan pekerja Indonesia banyak yang belum memiliki keterampilan (skill) yang dibutuhkan dunia kerja. Karenanya, pemerintah menyediakan pelatihan dalam Kartu Prakerja ini yang jumlahnya mencapai sekitar 1.600 jenis pelatihan.

“Harapannya di tengah pandemi para pekerja dapat meningkatkan keterampilan dan dapat membuka usaha baru. Selain itu, dalam Prakerja ada komponen insentif bertujuan menjaga daya beli pekerja yang menurun akibat pandemi,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pernah menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melanjutkan 2 program yang telah berlangsung saat ini. Meliputi, pemberian bantuan untuk usaha mikro senilai Rp2,4 juta per penerima dan program Kartu Prakerja.

Kedua program tersebut dilanjutkan dengan tujuan menjaga daya beli masyarakat di tengah rencana pemulihan ekonomi nasional (PEN) akibat pandemi virus corona

“Bantuan Presiden untuk UMKM akan dilanjutkan. Kemudian, kartu prakerja,” ujar Airlangga beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui, setiap peserta Kartu Prakerja mendapatkan total insentif sebesar Rp3,55 juta. Dana itu terdiri dari biaya pelatihan sebesar Rp1 juta, insentif pasca pelatihan Rp600 ribu per bulan selama empat bulan, dan insentif survei sebesar Rp50 ribu untuk tiga kali survei.

(cnn/eko)

Share :

Baca Juga

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto/Antara/Muhammad Adimaja

EKONOMI

Dana Pemulihan Ekonomi 2021 Ditambah Jadi Rp688 T
Presiden RI Joko Widodo. Foto/BPMI Setpres

EKONOMI

Jokowi Perintahkan Kadin Dampingi 2 Juta Petani Swadaya

EKONOMI

Berikan BLT UMKM Rp2,4 Juta, Presiden Jokowi: Manfaatkan Sebaik-baiknya
Logo Kementerian BUMN. Foto: Istimewa

EKONOMI

Pemerintah Bakal Bentuk Holding BUMN Jasa Sertifikasi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat Indonesia untuk membenci produk luar negeri. Foto/BPMI

EKONOMI

Pemerintah Kembali Beri UMKM Insentif dan Stimulus
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto/AntaraMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto/Antara

EKONOMI

Bansos Covid Diklaim Tekan Angka Kemiskinan
Wilayah Blok Rokan Chevron. Foto/Ist

EKONOMI

SKK Migas dan Chevron Sepakati Perjanjian Produksi Minyak di Blok Rokan
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Foto/MI

EKONOMI

Balai Uji Kendaraan Bermotor Bakal Dibangun di Bekasi