Home / NASIONAL

Selasa, 26 Januari 2021 - 20:04 WIB

Proyek Pengadaan PCR, Oknum Dinkes Sultra Disuap Rp432 Juta

Dengan metode PCR swab, petugas mengambil sampel lendir dari dalam hidung seorang warga di Jepang, untuk mendeteksi virus korona. Foto/AFP

Dengan metode PCR swab, petugas mengambil sampel lendir dari dalam hidung seorang warga di Jepang, untuk mendeteksi virus korona. Foto/AFP

JAKARTA, BERITANUSA.id – Dua orang pihak swasta diduga menyuap oknum pejabat Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) senilai Rp431 juta untuk mendapatkan proyek pengadaan kelengkapan polymerase chain reaction (PCR) senilai total Rp3 miliar.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan tertulisnya menyebut kedua orang tersangka itu adalah Technical Sales PT Genecraft Labs Imel Anitya dan Direktur PT Genecraft Labs Teddy Gunawan Joedistira.

Berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara Nomor : Print-02 /P.3/Fd.1/01/2021 tanggal 20 Januari 2021, katanya, kedua orang tersebut “diduga sebagai pemberi suap kepada oknum pejabat Dinas Kesehatan Provinsi Sultra sebesar 13 persen atau Rp431.862.074”.

Pengadaan Alat Pemeriksaan Covid-19 (RT-PCR) itu sendiri mencapai Rp1.360.884.000 dan Pengadaan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) dan Reagen Pemeriksaan Covid 19 (RT-PCR) nilai kontrak Rp1.715.056.700 atau Rp1,7 miliar. Totalnya mencapai Rp3,075 miliar.

Atas perbuatannya itu, keduanya diduga melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a, b, Pasal 5 ayat (2), Pasal (11) jo Pasal 12 huruf a, b, e, g, UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 56 KUHP.

Leonard menyebut tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra), dibantu Tim Intelijen Kejaksaan Agung dan Tim Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat, kemudian mengamankan dua orang diduga sebagai pemberi suap itu, Senin (25/1).

“Keduanya diamankan di Jalan Meruya Ilir Raya Nomor 88, Meruya Utara, Kecamatan Kebun Jeruk, Jakarta Barat sekira pukul 13.00 WIB,” kata Leonard dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/1).

Kedua orang tersebut, lanjutnya, sedang diperiksa oleh Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat.

Rencananya, pada Selasa 26 Januari 2021, keduanya akan diterbangkan ke Kendari untuk diproses lebih lanjut.

Leonard sendiri tak mengungkap pejabat Sultra yang disuap oleh kedua tersangka tersebut.

Berdasarkan data yang diperoleh dari BPKAD Sultra, Dinas Kesehatan Sultra mendapatkan alokasi belanja program sebesar Rp56,5 miliar dan BTT sebesar Rp8,5 miliar.

Rumah Sakit Umum Provinsi mendapatkan belanja program Rp26 miliar dan BTT Rp500 juta. Rumah Sakit Jiwa mendapatkan belanja program Rp5,7 miliar tak dapat BTT.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi--Banjir di Manado. Foto/Antara

NASIONAL

Enam Orang Meninggal Akibat Banjir-Longsor di Manado
Ilustrasi UMKM. Foto/Detik

NASIONAL

Gratis Transaksi Non-Tunai UMKM Diperpanjang 31 Desember
Bom granat ditemukan di Duren Sawit. Foto/Istimewa

NASIONAL

Bom Granat Ditemukan di Duren Sawit
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menerima suntik vaksin Covid-19 di kediaman resmi Wapres, Jalan Diponegoro, Jakarta, 17 Februari 2021. Foto/dok Setwapres RI

NASIONAL

Wapres: Suntik Vaksin Saat Ramadhan, Tak Batalkan Puasa
Spanduk ajakan menikah muda aisha weddings. Foto/Facebook Aisha Weddings

NASIONAL

Aisha Weddings Anjurkan Layanan Nikah Muda hingga Poligami
Kabareskrim Polri Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo. Foto/Antara

NASIONAL

Polri Pastikan Kasus Pelanggaran Prokes Rizieq Segera Tuntas
Kawasan Puncak Bogor. Foto/Pikiran Rakyat

NASIONAL

Kawasan Puncak Bogor Akan Ditutup Jika Lebihi Kapasitas
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Foto/Antara/Nova Wahyudi

NASIONAL

Prajurit TNI Harus Mampu Adaptasi dengan Revolusi Industri 4.0