Home / EKONOMI

Kamis, 10 September 2020 - 09:45 WIB

PSBB Total DKI, Ekonomi RI Bakal Minus Lebih Dalam Lagi

Ilustrasi tata ruang kota Jakarta. Foto/Ist

Ilustrasi tata ruang kota Jakarta. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Langkah pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memutuskan kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total akan berdampak signifikan terhadap perekonomian tanah air.

Menurut dia, PSBB total berarti semua kegiatan ekonomi dan juga sosial akan terhenti sebagaimana bulan April dan Mei lalu. Itu berarti bakal berdampak kepada sektor jasa di tataran pemerintah maupun masyarakat.

“Jadi pengaruh pendapatannya juga signifikan. Kantor nasional dan internasional kan juga di DKI. Ini kan juga ada pengaruh dari berbagai kendala perizinan, konfirmasi berbagai macam hal terkait birokrasi terlambat. Ini akan berdampak pada bisnis di luar DKI karena semua pusat keuangan dan pemerintahan kan ada di Jakarta dan juga mobilitas orang kan juga sangat besar dan keluar Jakarta,” kata ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance Enny Sri Hartati, Rabu (9/9).

Dia bahkan meyakini pertumbuhan ekonomi kuartal III-2020 akan kembali berada pada teritori negatif sebagaimana kuartal II-2020.

“Negatif pasti karena daya beli masyarakat masih turun drastis dan utilitas manufaktur juga masih turun. Perkiraannya pemerintah kan karena PMI (Purchasing Manager Index) membaik walaupun masih 46, juga penjualan kendaraan bermotor membaik. Dipikirnya kuartal III ada pembalikan, belum tentu begitu,” ujar Enny.

Enny menegaskan, persoalan saat ini bukan semata-mata masalah PSBB, melainkan perspektif investor. Di saat semua negara sudah membuka diri dan recovery aktivitas perekonomian seiring penurunan kasus konfirmasi Covid-19, sebaliknya dengan Indonesia.

Kalaupun Jakarta tidak menetapkan PSBB, lanjut Enny, berbagai negara yang melarang WNI masuk ke negara mereka. Hal itu membuat Indonesia semakin tidak ramah bagi investasi dan tidak menarik sebagai destinasi penanaman modal.

“Pilihan DKI Jakarta PSBB kembali atau tidak, sebenarnya bukan pilihan lagi, karena semakin banyak abai dan tidak mampu menyelesaikan pandemi,” kata Enny. (cnb)

Sumber: CNBC Indonesia

Share :

Baca Juga

Maskapai pesawat Garuda Indonesia. Foto/Media Indonesia

EKONOMI

Garuda Luncurkan Tiga Rute Baru Destinasi Wisata Unggulan
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meninjau hasil produksi Dekranasda Sultra. Foto/Kemenkop UKM

EKONOMI

Kerajinan UMKM Dekranasda Sultra Target Pasar Ekspor
Petugas mengoperasikan alat deteksi dini COVID-19 bernama GeNose C19 di Gedung Binagraha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (4/1). Foto/Antara

EKONOMI

Soal GeNose, Kemenhub Tunggu Izin Satgas Covid
Menko Perekonomian Airlangga Hartato. Ist

EKONOMI

Airlangga Sebut Pemulihan Ekonomi RI Sudah Terlihat Nyata
PT Bank BRI Syariah Tbk mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang impresif pada triwulan II 2020. Foto/Ist

EKONOMI

Bank Syariah Indonesia Komitmen Garap UMKM Rp54 T
Ilustrasi pengaturan kursi di restoran cepat saji KFC. Foto/MI

EKONOMI

33 Gerai KFC di Bandara dan Stasiun Tutup
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto/Ist

EKONOMI

Pemulihan Ekonomi Jakarta Sasar Masyarakat Rentan hingga UMKM
Pekerja memadati Stasiun Tanah Abang saat jam pulang kerja. Foto/MI

EKONOMI

Pengusaha Nilai Aturan Upah Baru Saat Pandemi Bisa Redam PHK