Home / NASIONAL

Jumat, 11 September 2020 - 14:37 WIB

PSBB Total DKI Harus Dibuat Secara Terintegrasi dan Komprehensif

Ketua Umum PUSATNUSA Topad. Foto/Radhea Heqamudisa

Ketua Umum PUSATNUSA Topad. Foto/Radhea Heqamudisa

JAKARTA, BERITANUSA.id – Melonjaknya angka kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta menjadi perhatian banyak pihak. Tak hanya pemerintah, masyarakat pun berupaya bersama dalam mengurangi jumlah kasus tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan dan menjaga jarak (social distancing).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali pada Senin (14/9) mendatang. Ini sebagai upaya pemerintah dalam rem darurat terkait penanggulangan pandemi Covid-19 di Ibu Kota.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (PUSATNUSA) Topad menyebut langkah Anies menerapkan PSBB kembali sudah tepat. Namun, menurutnya, PSBB harus dibuat secara komprehensif dan terintegrasi.

“Untuk memberhentikan atau mengurangi Covid-19 di wilayah DKI bahwa harus dikurangi kontak fisik antar orang-orang. Sementara dilema juga, karena di satu sisi, sarana dan prasarananya ini belum terlalu mendukung,” kata Topad, di Jakarta, Kamis (10/9).

Topad menjelaskan, PSBB total yang akan diterapkan, kembali harus menutup pasar tradisional, mal hingga perkantoran. Padahal, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat harus belanja ke pasar.

Jika pasar ditutup, kata Topad, maka masyarakat akan kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya. Dampaknya pun jadi luas, salah satunya terhadap perekonomian masyarakat, terlebih lagi para pedagang tradisional.

“Berdasarkan publikasi DKI Jakarta pada 2020, jumlah pasar tradisional mencapai 151 pasar. Bayangkan kalau pasar itu ditutup sama sekali, berarti keramaian akan berkurang tapi di satu sisi harus dipikirkan juga bagaimana menggantikan fungsi pasar itu supaya masyarakat bisa memenuhi konsumsinya. Makanya permasalahan ini semua harus dibuat secara terintegarasi, tak boleh dibuat sepotong-potong,” jelasnya.

Untuk itu, pria yang akrab disapa Topad ini, telah merancang sebuah program yang bisa mengintegrasikan semua kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari. Program yang dapat mewadahi seluruh UMKM di nusantara ini dikenal sebagai PUSATNUSA.

PUSATNUSA ini melibatkan seluruh unsur bangsa dan meningkatkan peran serta seluruh masyarakat, entah sebagai pelaku UMKM, pekerja di UMKM, pendonor untuk UMKM, pendukung modal kerja UMKM, pihak yang mengkomsumsi produk hasil UMKM, pihak yang mendukung berhasilnya operasional UMKM yang terdiri dari para ahli dibidangnya masing-masing.

Selain itu, PUSATNUSA telah merancang dan mengembangkan sistem digital yang bertujuan untuk mewujudkan masyarakat sejahtera dan menghidupkan nilai-nilai luhur dan kearifan lokal yang dulu mampu menghantarkan bangsa ini disegani oleh bangsa lain.

“Ini sebenarnya salah satu solusi yang menurut saya bisa mengatasi semua, di sana tidak ada sepotong-potong. Di sana sudah secara komprehensif dan terintegrasi, jadi kalau mau seluruh pemerintah daerah maupun pusat memberhentikan Covid, saya jamin dengan menggunakan sistem yang dibangun oleh PUSATNUSA itu bisa mengatasi masalah bangsa ini, dalam hal penyebaran Covid yang meningkat,” ujar Topad.

Sebab, menurut dia, meskipun pemerintah melalui beberapa kementerian/lembaga negara terkait sudah membuat kebijakan dalam mengatasi Covid-19, namun belum terintegrasi secara baik. Bahkan, kata Topad, terbilang tumpang tindih.

“Hampir semua lembaga punya kebijakannya masing-masing. Kalau mau semua duduk bersama, pilih satu lembaga. Jika mau program PUSATNUSA ini bisa kita sumbangkan ke pemerintah dan juga kita siap mengimplementasikannya tentu dengan bermitra ke pemerintah serta seluruh unsur masyarakat,” tandasnya. (heq)

Share :

Baca Juga

Sejumlah puing dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Foto/Antara

NASIONAL

Ada Kemungkinan Pesawat SJ 182 Tak Meledak di Udara
Muhammadiyah. Foto/Istimewa

NASIONAL

Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri 1442 H Jatuh 13 Mei 2021
Ilustrasi -- Pelepasan pasien positif korona yang sudah sembuh di NTT. Foto/Antara

NASIONAL

96,3 Persen Warga DKI Sembuh dari Corona
Warga berolahraga di alun-alun Kota tangerang untuk mendapatkan imunitas tubuh di tengah pandemi Covid-19. Foto/Antara/Fauzan

NASIONAL

Update Corona 30 Desember: Tambah 8.002, Positif 735.124
Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang terlihat dari Tunggularum, Wonokerto, Turi, Sleman, Kamis (7/1). Foto/Antara/Andreas Fitri Atmoko

NASIONAL

Merapi Erupsi Lagi, Awan Panas Meluncur Sejauh 1,6 KM
Presiden Joko Widodo meninjau kesiapan dan fasilitas produksi milik BUMN produsen vaksin dan antisera Bio Farma dalam kunjungan kerja ke Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat pada Selasa (11/8). Foto: BPMI Setpres/Lukas

NASIONAL

Presiden Jokowi Optimistis Vaksin Covid-19 Segera Ditemukan
Kepulangan Imam Besar FPI Rizieq Shihab disambut massa pendukungnya. Foto/AFP

NASIONAL

Rencana FPI Ubah Nama Jadi Front Persaudaraan Islam
Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek di Jakarta. Foto/Istimewa

NASIONAL

8 Saksi Bakal Diperiksa Dugaan Korupsi BJPS Ketenagakerjaan