Home / EKONOMI

Rabu, 23 Desember 2020 - 16:06 WIB

Puncak Mudik Natal di Bandara Soetta Diprediksi 23 Desember

Antrian calon penumpang untuk pemeriksaan dokumen di Terminal 2, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (15/5/2020). Foto/MI

Antrian calon penumpang untuk pemeriksaan dokumen di Terminal 2, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (15/5/2020). Foto/MI

JAKARTA, BERITANUSA.id – PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II memperkirakan puncak arus mudik periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 di Bandara Soekarno-Hatta Soetta terjadi pada 23-24 Desember 2020.

VP Corporate Communication AP II Yado Yarismano memprediksi pada puncak arus mudik pertama yang berlangsung hari ini, jumlah penumpang pesawat mencapai sekitar 83.500 orang dengan 846 penerbangan.

Karenanya, ia mengimbau calon penumpang untuk memperhatikan dan mempersiapkan persyaratan penerbangan di tengah pandemi, demi mendukung kelancaran proses keberangkatan penerbangan.

“Kami mengimbau agar penumpang pesawat sudah menyiapkan dokumen-dokumen tersebut agar pemeriksaan berjalan lancar dan proses keberangkatan juga berjalan lancar,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (23/12).

Selain itu, seluruh calon penumpang pesawat diimbau agar menerapkan jaga jarak, menggunakan masker, dan sering mencuci tangan. AP II akan menempatkan sejumlah petugas untuk menjaga implementasi protokol kesehatan dan pemeriksaan persyaratan.

“Di terminal penumpang akan dilakukan validasi surat hasil tes covid-19, baik itu rapid test antigen atau PCR test, oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan. Selain tentunya dilakukan juga pemeriksaan kartu identitas diri dan tiket penerbangan oleh personel keamanan bandara,” imbuhnya.

Ia merincikan, surat hasil tes covid-19 yang berlaku ada 2. Ini sesuai dengan Surat Edaran Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor 22/2020 dan Surat Edaran Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 03/2020.

Pertama, surat keterangan hasil negatif rapid test antigen paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan untuk penerbangan dari dan ke atau antar bandar udara di Pulau Jawa.

Kedua, surat keterangan hasil negatif RT-PCR paling lama 7 x 24 jam sebelum keberangkatan untuk penerbangan menuju Denpasar, Bali.

“Bagi calon penumpang pesawat yang sudah memiliki surat keterangan hasil tes covid-19 dapat tiba di bandara 2 jam sebelum jadwal keberangkatan,” ucapnya.

AP II juga menyarankan calon penumpang yang melakukan tes covid-19 di Bandara Soetta memilih pre-order service (layanan) agar jadwal tes dapat lebih terencana. Mereka juga diminta hadir 4 jam sebelum keberangkatan.

“Bandara Soekarno-Hatta kini menyiapkan 8 lokasi Airport Health Center untuk titik pemeriksaan tes covid-19,” jelasnya.

Lokasi pemeriksaan covid-19 di Bandara Soetta meliputi, Airport Health Center di T1 (walk in service), Airport Health Center di T2 (stasiun skytrainwalk in service), Airport Health Center di T2 (Terminal 2D untuk layanan pre-order), dan Airport Health Center di T3 (SMMILE Center – walk in service).

Selanjutnya, Airport Health Center di T3 (area lounge umroh, untuk layanan pre-order), drive thru tes di lapangan parkir T3, drive thru tes di lapangan parkir T2, dan drive thru tes di lapangan parkir T1.

(cnn/eko)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi uang Rupiah. Foto/iStock

EKONOMI

Program BLT UMKM Bakal Diperpanjang hingga 2021
Ilustrasi bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pusat. (Foto: Ist)

EKONOMI

Mengulik Realisasi Bansos yang Diduga Dikorupsi Mensos
Otoritas Jasa Keuangan. Foto/Bisnis

EKONOMI

Pengawasan OJK Terhadap Industri Jasa Keuangan Masih Lemah
Warga mengantre untuk menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Kantor Pos Warunggunung, Lebak, Banten, Minggu (17/5). Foto/Antara

EKONOMI

Cara Cek Penerima Bansos Tunai 2021
Ilustrasi pertanian di daerah pegunungan. (Foto: IST)

EKONOMI

Pemerintah Daerah Diharapkan Lebih Kreatif Kelola Ekonomi di Masa Pandemi
Ilustrasi kartu ATM berbasis chips. Fptp/Istimewa

EKONOMI

Cara Ganti Kartu ATM Baru Berbasis Chip
Ilustrasi subsidi gaji. Foto/Ist

EKONOMI

Pemerintah Akan Tarik Lagi BLT UMKM Bila Tak Segera Diambil
Menkop UKM Teten Masduki. Foto/Kemenkop UKM

EKONOMI

BLT UMKM Rp2,4 Juta Sudah Tersalurkan 50 Persen