Home / EKONOMI

Kamis, 28 Januari 2021 - 21:31 WIB

PUPR Gelontorkan Rp21 T Bantu Warga Miskin Miliki Rumah

ilustrasi -- Pekerja mengerjakan proyek pembangunan rumah bersubsidi. Foto/Antara

ilustrasi -- Pekerja mengerjakan proyek pembangunan rumah bersubsidi. Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelontorkan banyak anggaran bantuan pembiayaan perumahan bagi masyarakat miskin pada 2021 ini.

Pertama, sebesar Rp16,66 triliun untuk Fasilitas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Itu digelontorkan untuk pembiayaan 157.500 unit rumah.

Kedua, sebesar Rp630 miliar untuk subsidi bantuan uang muka pembelian rumah. Ketiga, sebesar Rp1,6 triliun untuk Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

Anggaran digelontorkan untuk bantuan pembiayaan 39.996 unit rumah. Sedangkan, anggaran keempat yang sebesar Rp2,8 triliun digelontorkan untuk program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Itu dialokasikan untuk 25.380 unit rumah. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan anggaran tersebut digelontorkan demi memenuhi kebutuhan hunian layak, terutama bagi masyarakat kurang mampu.

Itu digelontorkan dalam rangka mencapai target peningkatan akses rumah layak huni sebesar 56,75 persen menjadi 70 persen yang sudah ditetapkan pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

“Pemerintah berkomitmen untuk memberikan hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kami harapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman,” kata Basuki seperti dikutip dari website pu.go.id, Kamis (28/1).

Ia menambahkan untuk anggaran FLPP, yang digelontorkan pemerintah pada tahun ini merupakan yang tertinggi sejak program ini dimulai. Supaya itu bisa disalurkan dengan cepat dan tepat, pihaknya menggandeng 30 bank pelaksana.

Untuk memberikan perlindungan konsumen yang mendapatkan fasilitas itu, Kementerian PUPR terus meningkatkan pengawasan terhadap kualitas rumah melalui rapid assessment terhadap 1.003 unit rumah di 76 proyek perumahan yang tersebar di 11 provinsi

(cnn/eko)

Share :

Baca Juga

Warga mengantre untuk menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Kantor Pos Warunggunung, Lebak, Banten, Minggu (17/5). Foto/Antara

EKONOMI

Lansia Dapat Bansos Tunai Rp200 Ribu Per Bulan
Suasana pembangunan kompleks perumahan bersubsidi di Bogor, Jawa Barat, Senin (6/1). Foto/Antara

EKONOMI

PUPR Lanjutkan Program Sejuta Rumah Tahun Ini
Pekerja beraktivitas di kawasan kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Tuban, Jawa Timur. Foto: ANTARA FOTO/Moch Asim

EKONOMI

SKK Migas Targetkan Produksi 1 Juta Barel Minyak Per Hari
Ilustrasi uang Rpiah. Foto/Ist

EKONOMI

Pemerintah Ubah Rumus Perhitungan Upah Buruh
Seorang peserta sedang mengajukan penurunan kelas JKN di kantor BPJS Kesehatan. Foto/Antara/Fauzan

EKONOMI

Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai 1 Januari 2021
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto/Pikiran Rakyat

EKONOMI

Indonesia Diberi Pendanaan 103,8 Juta Dolar AS
Ilustrasi uang Rpiah. Foto/Ist

EKONOMI

Pemerintah Siap Cairkan BLT Gaji Guru Hororer Rp5,02 T
Ilustrasi subsidi gaji. Foto/Ist

EKONOMI

Cara Cek Bansos Tunai Rp300 Ribu dari Kemensos