Home / EKONOMI

Jumat, 22 Januari 2021 - 15:08 WIB

PUPR Lelang Dini 4.694 Paket Proyek Infrastruktur

Ilustrasi--Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah lelang dini atas 4.694 paket proyek infrastruktur. Angka itu mewakili 86,5 persen dari total paket 5.426 senilai Rp58,1 triliun. Foto/Antara

Ilustrasi--Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah lelang dini atas 4.694 paket proyek infrastruktur. Angka itu mewakili 86,5 persen dari total paket 5.426 senilai Rp58,1 triliun. Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah lelang dini atas 4.694 paket proyek infrastruktur. Angka itu mewakili 86,5 persen dari total paket 5.426 senilai Rp58,1 triliun.

“Atas perintah presiden, Kementerian PUPR telah melakukan tender dini sejak Oktober,” ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR, Kamis (21/1).

Lelang dini tersebut memungkinkan pemenang lelang menandatangani kontrak paket proyek lebih awal di 2020 lalu. Namun, pelaksanaan proyek dimulai pada 2021.

Ia merincikan total tanda tangan kontrak di Desember 2020 sebanyak 209 paket proyek infrastruktur senilai Rp2,2 triliun. Lalu, pada Januari 2021 telah ditandatangani 1.731 paket senilai Rp18,1 triliun.

Sementara itu, Kementerian PUPR juga mencatat sejumlah paket proyek infrastruktur yang dijadwalkan akan ditandatangani setelah Januari 2021. Detailnya, sebanyak 1.133 paket pada Februari senilai Rp8,1 triliun dan 1.621 paket pada Maret senilai Rp17,2 triliun.

Sisanya, sebanyak 732 paket senilai Rp12,5 triliun akan ditandatangani setelah Maret 2021.

“Ini berdasarkan surat Bu Menteri Keuangan yang memperbolehkan tanda tangan kontrak dulu, namun efektif setelah Januari,” jelasnya

Dalam kesempatan itu, ia juga menjabarkan sejumlah infrastruktur yang akan dibangun oleh Kementerian PUPR tahun ini. Meliputi infrastruktur sumber daya air (SDA) yakni 48 unit bendungan, 42 unit embung, 25 ribu hektare (Ha) rehabilitasi jaringan irigasi, dan sebagainya.

Selain pembangunan bendungan, Kementerian PUPR juga akan membangun 410 kilometer (Km) jalan tol, 831 km jalan baru, 22.065 meter jembatan, dan 3.116 meter flyover dan underpass.

Dari sisi permukiman, Kementerian PUPR juga akan membangun 9.075 unit rumah susun (rusun), 2.631 unit rumah khusus, 114.900 rumah swadaya, dan 40 ribu unit Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) perumahan.

(cnn/eko)

Share :

Baca Juga

Basuki Tjahaja Purnama. Foto/MI

EKONOMI

Pesantren Diingatkan Soal Kemandirian Ekonomi
Vaksin covid-19 produksi Sinovac. Foto/AFP

EKONOMI

Bio Farma Produksi 4 Juta Dosis Vaksin Siap Pakai
Pedagang menata cabai rawit merah di Pasar. Foto/MI

EKONOMI

Harga Cabai Naik Karena Petani Enggan Menanam
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Ist)

EKONOMI

Menkeu Sampaikan Realisasi APBN 2020 Semester I ke DPR
Warga mengantre untuk menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Kantor Pos Warunggunung, Lebak, Banten, Minggu (17/5). Foto/Antara

EKONOMI

Lansia Dapat Bansos Tunai Rp200 Ribu Per Bulan
Seorang bayi menangis ketika disuntik dengan vaksin polio di salah satu Posyandu di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (2/2/2017). Foto/Antara

EKONOMI

Bio Farma Dapat Dana Segar dari Bill Gates untuk Kembangkan Vaksin Baru
Perajin tempe. Foto/Antara

EKONOMI

Belum Ada Indikasi Penimbunan Kedelai
Ilustrasi--Tol Trans Jawa. Foto/ANTARA

EKONOMI

Daftar Tarif Baru Tol Trans Jawa