Home / UMKM

Jumat, 18 September 2020 - 21:18 WIB

PUSATNUSA Bantu 18 Mitra UMKM Dapatkan BLT Rp2,4 Juta

PUSATNUSA menyerahkan berkas mitra UMKM di Kecamatan Kramat Jati.

PUSATNUSA menyerahkan berkas mitra UMKM di Kecamatan Kramat Jati.

JAKARTA, BERITANUSA.id – Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (PUSATNUSA) terus proaktif membantu mitra usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM) di saat keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Terbaru, PUSATNUSA telah menyelesaikan berkas persyaratan para mitra UMKM guna mendapatkan dana BLT Rp2,4 juta.

“Segala administrasi seperti penyelesaian berkas persyaratan agar mitra UMKM kami mendapatkan dana BLT tersebut sudah selesai. Tinggal menunggu dana tersebut masuk ke rekening masing-masing para mitra UMKM,” kata Humas PUSATNUSA Wais Alqorni, Jumat (18/9).

Wais menjelaskan, PUSATNUSA terus berupaya membantu para mitra UMKM di tengah pandemi Covid-19. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong para pelaku UMKM agar bangkit dari keterpurukan ekonomi.

“Apapun yang menjadi kendala, kami akan bantu mitra-mitra kami. Karena itu merupakan komitmen PUSATNUSA untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Umum PUSATNUSA Topad bertekad menghidupkan ekonomi mikro dengan mendorong serta mendukung mitra UMKM dalam pengembangan usahanya. “Kami PUSATNUSA akan terus bergerak tanpa lelah dan tanpa pamrih,” tegasnya.

Sejauh ini, ada 18 mitra UMKM yang sudah dibantu oleh PUSATNUSA untuk memperoleh dana bantuan BLT UMKM Rp2,4 juta dari pemerintah.  Adapun 18 mitra UMKM PUSATNUSA di antaranya:

Kecamatan Kebon Jeruk – Jakarta Barat

  1. Dera Alfi Kazulfi: Non Kuliner (Kedai Minuman) “Warung Gedeg”
  2. Muhammad Roby: Kuliner (Bubur Ayam) “Bubur Ayam Sabar Menanti”
  3. Kasmirah: Kuliner (Warung Makan) “Warung Pecel Lele Mba Ira”
  4. Muhammad Zulfikar: Non Kuliner (Perdagangan Kaos) “Vhikar Screenprinting”
  5. M. Aldillah Umar: Non Kuliner (Kedai Minuman) “Arti Sahabat”
  6. M. Ainun Nasikin:  Non Kuliner (Perdagangan) “Ainun Gesper”
  7. Mulyanah: Non Kuliner (Perdagangan) “Warung Po Mumun”
  8. Imas Masitoh: Non Kuliner (Perdagangan) “Imas Jahit”
  9. M. Ridwansyah: Non Kuliner (Kedai Minuman) “Rid’s Coffee Break”
  10. Wiwin: Non Kuliner (Warung Kelontong) “Warung Wiwin”
  11. Sri Sulmah: Kuliner (Warung Makan) “Rasa Betawi Bang Habil”
  12. Wais Al Qorni: Non Kuliner (Perdagangan) “Hilus Clothing”
  13. Muslih: Non Kuliner (Perdagangan) “Muslih Taylor”
  14. Ida Farida: Kuliner (Perdagangan) “ida Kue”

Kecamatan Palmerah – Jakarta Barat

  1. Irfan Dedi: Non Kuliner (Perdagangan) “Sigrah.id”

Kecamatan Kramat Jati – Jakarta Timur

  1. Fika Lutfiani: Kuliner (Kedai Makanan) “Kedai Donyu”

Kecamatan Duren Sawit – Jakarta Timur

  1. Rifqi Prasetyo: Kuliner (Kedai Makanan) “Nasi Kebuli H. Yusuf”

Kecamatan Kebayoran Lama – Jakarta Selatan

  1. M. Hasanuddin: Non Kuliner (Kedai Minuman) “Warkop Bercakap”

(heq)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi UMKM binaan. Ist

UMKM

Pertamina Segera Kumpulkan UMKM Binaan di SMEXPO 2020
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Foto: Magelang Ekspres

NASIONAL

9,1 Juta Usaha Mikro Segera Dapat Modal Gratis Rp22 Triliun
Ilustrasi--UMKM. Foto/Antara

EKONOMI

Penyaluran BLT UMKM Via BRI Tutup Akhir Januari
Ilustrasi online. Foto/Ist

UMKM

UMKM Diminta Beralih Ke Pemasaran Online
Ilustrasi masker. Foto/Ist

NASIONAL

Kemenkop Akan Gandeng UKM untuk Produksi Masker dalam Jumlah Besar
Olahan unik tape pisang. Foto/Ist

KULINER

UMKM Lumajang Hadirkan Olahan Unik Tape Pisang
Ilustrasi peaku UMKM batik. Foto/MI

UMKM

Syarat UMKM Bebas Pajak Penghasilan di 2021
Ilustrasi uang Rupiah. Foto/Ist

UMKM

Pencairan BLT UMKM Diperpanjang hingga 18 Februari