Home / UMKM

Senin, 14 September 2020 - 15:52 WIB

PUSATNUSA Proaktif Bantu Mitra UMKM Dapatkan BLT Rp2,4 Juta

PUSATNUSA membantu mitra UMKM dapatkan BLT Rp2,4 juta. Foto/Beritanusaid

PUSATNUSA membantu mitra UMKM dapatkan BLT Rp2,4 juta. Foto/Beritanusaid

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kurangnya sosialisasi dari pemerintah terkait bantuan langsung tunai (BLT) UMKM Rp2,4 juta berdampak pada minimnya pengetahuan sejumlah pelaku usaha mikro tentang mekanisme proses pendaftaran. Apalagi, proses pendaftaran bantuan tersebut telah ditutup pada 10 September 2020 lalu.

Hal itulah yang mendorong organisasi nirlaba Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (PUSATNUSA) membantu sejumlah mitra UMKM agar bisa mendapatkan BLT UMKM Rp2,4 juta. Sesuai dengan visi dan misinya, PUSATNUSA proaktif memfasilitasi para mitra UMKM dalam melengkapi berkas persyaratan bantuan tersebut.

“Progres sampai saat ini sudah pada tahap penyelesaian berkas persyaratan serta pendaftaran melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) Jakpreneur yang berada di masing-masing kantor kecamatan para pelaku UMKM,” kata Humas PUSATNUSA Wais Al Qorni, di Jakarta, Senin (14/9).

Wais menjelaskan, selama ini pihaknya telah melalui tahapan-tahapan agar mitra usaha mikro mendapatkan dana bantuan Rp2,4 juta. Saat ini, para mitra UMKM tersebut tinggal menunggu dana tersebut cair ke rekening mereka masing-masing

“Tahapan pertama yang perlu dilalui yaitu mendaftarkan diri ke kantor pajak (bagi yg belum memiliki NPWP), kedua membuat Nomor Induk Berusaha (NIB), ketiga membuat Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) melalui PTSP di masing-masing kelurahan. Dan terakhir, yaitu menyerahkan berkas tersebut ke PPKUKM di masing-masing kecamatan sesuai domisili,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum PUSATNUSA Topad mengungkapkan, agar BLT UMKM Rp2,4 juta dari pemerintah tepat sasaran. Sehingga mitra UMKM bisa memanfaatkan dana tersebut guna mempertahankan perekonomian keluarga agar tetap stabil di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Artinya apa yang realistis, dan bisa dilakukan oleh PUSATNUSA, contohnya BLT UMKM itu secara nasional diumukan tapi banyak yang tidak sampai ke yang benar-benar membutuhkan. Ada yang tahu tapi tidak tahu cara melengkapi dokumennya,” kata Topad.

“Saya yakin dengan program PUSATNUSA ini, beda dengan marketplace hanya bagian kecil dari program ini adalah profit oriented. Ini nirlaba yang pemiliknya itu adalah rakyat, dan yang buat adalah rakyat dan untuk rakyat sendiri,” tandasnya.

Salah satu mitra UMKM PUSATNUSA, Muhammad Roby (23), pemilik usaha “Bubur Ayam Sabar Menanti” di kelurahan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat mengucapkan rasa terima kasih karena telah dibantu untuk mendapatkan BLT Rp2,4 juta tersebut.

“Saya berterima kasih karena PUSATNUSA telah membantu kami dalam memfasilitasi proses pendaftaran BLT tersebut. Semoga dengan adanya program ini bisa menstabilkan perekonomian,” ucapnya. (heq)

Share :

Baca Juga

Pedagang melayani pembeli dalam pasar murah di Denpasar, Bali, Selasa (8/9). Foto/Antara

EKONOMI

Pelaku UMKM di Bali Peroleh Bantuan Senilai Rp316 M
Ilustrasi UMKM digital. Foto/Ist

UMKM

60 Persen Pelaku UMKM Belum Melek Digital
Ilustrasi UMKM. Foto/Ist

EKONOMI

Pemerintah Siapkan Banyak Stimulus untuk Pelaku UMKM
Mitra UMKM Pusatnusa. Foto/Beritanusa

UMKM

BLT UMKM Cair, Mitra Pusatnusa Manfaatkan untuk Tambah Modal Usaha
Ilustrasi--UMKM. Foto/Antara

UMKM

Syarat Dirikan PT Perorangan untuk Usaha Mikro Kecil
UMKM digital.

UMKM

Rencana Ratusan UMKM di Jakarta Dilatih Pemasaran Digital
Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menawarkan produk yang dijual saat pameran produk UMKM di Kuta, Bali, beberapa waktu lalu. Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

NUSANTARA

Pemkot Palangka Raya Fasilitasi Permintaan Belanja UMKM
Ilustrasi UMKM. Foto/Ist

NASIONAL

KPK: Penyaluran Banpres UMKM Harus Tepat Sasaran