Home / EKONOMI / UMKM

Selasa, 8 September 2020 - 10:17 WIB

Rencana Perpanjangan BLT UMKM Rp2,4 Juta

JAKARTA, BERITANUSA.id – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menyatakan, Bantuan Presiden (Banpres) Produktif atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp2,4 juta yang diberikan ke pengusaha mikro, rencananya akan terus diperpanjang hingga tahun 2021.

“Banpres ini akan diberikan kepada 12 juta pelaku usaha mikro dan sampai pada akhir September 2020 kita menargetkan sudah mencapai 100 persen. Jika kemudian didapati perekonomian nasional pada kuartal I 2021 masih landai, maka bantuan ini kemungkinan besar akan diteruskan,” ujarnya dalam sambutannya melalui virtual pada pembukaan pelatihan bertema “KUKM Eksis dan Mampu Beradaptasi dalam Pandemi Covid-19 dan Era New Normal”, Senin (7/9).

Menurut dia, perekonomian yang terpukul pandemi bukan hanya dialami oleh Indonesia saja, tetapi juga menimpa hampir seluruh negara di dunia. Teten menyebutkan, ada 295 negara yang terdampak Covid-19 dan masing-masing negara memiliki kebijakan tersendiri untuk mempertahankan perekonomiannya.

Di Indonesia sebut dia, ada beberapa bantuan yang telah disiapkan oleh pemerintah, khususnya untuk para UMKM. Bantuan yang diberikan pemerintah kepada UMKM telah disesuaikan dengan kondisi yang dihadapi oleh UMKM sendiri.

“Bagi UMKM yang memang terdampak sangat ekstrem, maka diberikan bansos. Bagi UMKM yang mengalami kesulitan pembiayaan sementara kegiatan usahanya masih berjalan, diberikan retrukturisasi pinjaman subsidi bunga 6 bulan dan keringanan pajak, serta pinjaman dengan bunga 3 persen,” urai dia.

Lebih lanjut Teten mengatakan, dari sisi permintaan, pemerintah juga telah membuka kesempatan seluas-luasnya bagi UMKM untuk memasarkan produknya.

Dia mengatakan, dalam Anggaran Pemerintah Belanja Negara (APBN) 2020, ada alokasi dana sebanyak Rp307 triliun belanja untuk kementerian ataupun lembaga yang bisa dimanfaatkan oleh UMKM walaupun dalam pelaksananya masih di sekitar 8 persen.

“Karena itu kami juga bekerja sama dengan pihak LKPP untuk mempercepat penyerapannya,” ucapnya.

Selain itu kerja sama juga dilakukan dengan Kementerian BUMN. Dalam hal ini untuk pengadaan barang dan jasa, termasuk infrastruktur yang nilainya di bawah Rp19 miliar, dialokasikan untuk UMKM.

Saat ini kebijakan tersebut sudah diikuti 9 BUMN. Rencananya tahun depan akan diberlakukan pada seluruh BUMN. (*)

Sumber: Kompas

Share :

Baca Juga

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Foto/Kemenkop UKM

EKONOMI

Standardisasi Produk Tantangan UMKM Tembus Pasar Global
Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop UKM Hanung Harimba Rachman. Foto/Kemenkop UKM

EKONOMI

Tak Ada Potongan Dana Banpres UMKM Rp2,4 Juta
Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif. Foto/MI

EKONOMI

Kekhawatiran China Bisa Jadi Investor Terbesar di RI
Perusahaan marketplace Tokopedia. Foto/MI

EKONOMI

Daftar Online Shop dan Digital yang Kenakan Pajak 10 Persen
Kondisi warteg yang menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi. Foto/MI

UMKM

Pengusaha Warteg Siap Bersaing di Pasar e-Commerce
Warga memasukkan pulsa listrik PLN melalu meteran dengan token. Foto/Antara

NASIONAL

PLN Perpanjang Diskon Listrik untuk UMKM dan IKM
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. Foto/Ist

EKONOMI

Kemnaker Percepat Pengecekan Data Calon Penerima Subsidi Upah
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Foto/Antara

EKONOMI

Menkop UKM: UU Ciptaker Bakal Perkuat KUMKM dalam Rantai Pasok