Home / NASIONAL / UMKM

Kamis, 30 Juli 2020 - 16:07 WIB

Risau Kondisi Ekonomi Indonesia, Ketum PUSATNUSA Buat Surat Terbuka untuk Presiden Jokowi

Rapat PUSATNUSA. Foto: Radhea Heqamudisa/Beritanusa.id

Rapat PUSATNUSA. Foto: Radhea Heqamudisa/Beritanusa.id

JAKARTA, BERITANUSA.id – Wabah virus corona atau Covid-19 telah menyerang segala aspek kehidupan. Dunia pun saat ini tengah mengalami krisis kesehatan maupun ekonomi akibat pandemi, termasuk Indonesia.

Ya, di kala pemerintah sedang berupaya untuk mengoptimalkan kondisi perekonomian Indonesia, pandemi Covid-19 datang dengan segala dampak negatifnya. Dengan adanya pandemi, tak dipungkiri bahwa perekonomian Indonesia saat ini tengah berada dalam kondisi yang bisa dibilang “sangat tidak stabil”.

Pandemi Covid-19 sampai saat ini belum berakhir, justru yang terjadi angkanya meningkat. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per Rabu 29 Juli 2020, kasus positif naik hingga 102.051 orang.

Untuk memulihkan ekonomi nasional, pemerintah juga sudah menyiapkan beberapa program untuk pelaku Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM). Sama halnya dengan sebuah sistem baru untuk UMKM yang sudah dirancang dan dikonsep dengan matang serta memiliki visi, misi dan tujuan jelas oleh Parluhutan SE.Ak, M.AK, CA, CMA.

Pria yang akrab disapa Topad itu tengah membangun wadah perkumpulan antarpelaku UMKM berbasis online bernama Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (PUSATNUSA). Sistem ini mampu menghubungkan seluruh rakyat nusantara dan terintegrasi mulai dari pelaku UMKM, tenaga ahli, pencari kerja, penyedia modal kerja, pemerintah hingga konsumen yang dalam hal ini adalah rakyat sendiri.

Integrated UMKM dan Rakyat. Sistem Pasar Rakyat Digital. UMKM Truk Rakyat. UMKM Gerobak Rakyat. Dirancang dan dikembangkan oleh: Parluhutan S. SE.Ak, M.Ak, CA, CMA (Topad), Ketua Umum Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa)

Integrated UMKM dan Rakyat. Sistem Pasar Rakyat Digital. UMKM Truk Rakyat. UMKM Gerobak Rakyat. Dirancang dan dikembangkan oleh: Parluhutan S. SE.Ak, M.Ak, CA, CMA (Topad), Ketua Umum Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa)

Sistem ini dirasa tepat untuk membantu pemerintah demi memulihkan perekonomian nasional melalui para pelaku UMKM. Namun sayang, belum ada respon surat balasan dari Kementerian terkait dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Untuk memaparkan sistem PUSATNUSA, sang ketum memberanikan diri membuat surat terbuka dengan harapan surat tersebut sampai ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Berikut isi surat lengkapnya. (heq)

Kepada Yth,

Yang Mulia Presiden Republik Indonesia
Bapak Ir. H. Joko Widodo
Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara

Perihal: Permohonan Menghadap Bapak Presiden RI Untuk Memaparkan Sistem PUSATNUSA.

Didorong oleh ketulusan dan hati nurani yang paling dalam, saya Parluhutan, akrab dengan panggilan Topad memberanikan diri untuk menyurati Yang Mulia Bapak Presiden Republik Indonesia (RI), Bapak Ir. H. Joko Widodo, karena sebelumnya surat perihal yang sama sudah dilayangkan kepada Menteri UKM dan Menteri Pertanian, namun belum mendapat tanggapan.

Mengingat covid-19 belum berakhir, dampak ekonomi, aktivitas kantor dan masyarakat yang belum berjalan normal, sedangkan kebijakan dan anggaran yang dikucurkan juga tidak sedikit, namun dampaknya belum optimal, kami menawarkan satu sistem yang diberi nama PASARNUSA yang dikelola oleh PUSATNUSA (rakyat), dengan turunannya UMKM rakyat, lumbung rakyat, grobak rakyat dan alat tukar rakyat. Sistem online terintegrasi dilengkapi dengan unsur nilai gotong royong, kearifan lokal dan nilai sosial budaya lainnya yang semua kegiatan dimaksud melibatkan rakyat itu sendiri.

Sistem PUSATNUSA mengadopsi semua sistem digital terkini dan cakupannya jauh lebih luas dari sistem marketplace yang sudah berjalan. PUSATNUSA adalah organisasi nirlaba, tidak seperti marketplace yang menjamur saat ini yang berorientasi profit dan umumnya milik investor asing.

Pengembangan dan implementasi sistem PUSATNUSA ini diharapkan dapat mewujudkan hal berikut ini, antara lain:

1. Interaksi masyarakat mulai dari pelaku umkm, lumbung rakyat, gerobak rakyat, penyandang modal kerja, pengurus terintegrasi dalam satu wadah mampu membangkitkan kebersamaan dan persaudaraan sesama rakyat.

2. Solusi membatasi keramaian di pasar (mengatasi masalah penyebaran Covid-19), karena kebutuhan belanja bahan pokok dapat dipenuhi melalui aplikasi PASARNUSA online dan delivery oleh gerobak rakyat online.

3. Melatih dan menghantarkan rakyat menuju rakyat yang cerdas dan mandiri, menciptakan sistem marketplace dengan prinsip oleh rakyat dari rakyat dan untuk rakyat.

4. Rakyat berdaulat dan tidak ketergantungan, rakyat rukun, damai dan sejahtera.

Demikian gambaran singkat sistem PUSATNUSA dan kami siap untuk memaparkannya lebih rinci di hadapan Bapak Presiden, kapan saja Bapak menyediakan waktu untuk kami.

Jakarta, 20 Juli 2020
Salam Hormat,

Parluhutan SE.Ak, M.AK, CA, CMA (Topad)
Ketua umum Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara. Pendiri Perkumpulan Indonesia Jaya, Pendiri Perkumpulan Aliansi Indonesia Jaya, Pendiri Beritanusa.id, Pendiri Perusahaan Gorga Group.

Share :

Baca Juga

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus. Foto/Antara

NASIONAL

Polisi Bisa Panggil Paksa Panitia Pernikahan Anak Rizieq
Bareskrim Polri mengungkap lima kasus penipuan bermodus business e-mail compromise (BEC). Foto/Detik

NASIONAL

Polri Ungkap Kasus Penipuan Bermodus Email Bisnis Rp276 M
Logo Facebook. Foto/Ist

EKONOMI

Facebook Perpanjang Bantuan UMKM Hingga 2 November
Petugas bawa serpihan pesawat Sriwijaya Air. Foto/Antara

NASIONAL

Publik Diminta Tak Berasumsi Penyebab SJ 182 Jatuh
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto/Antara

NASIONAL

Warga DKI Diminta Tetap di Rumah Saat Libur Akhir Tahun
Ilustrasi Covid-19. Foto/Ist

NASIONAL

Update Kasus Corona 23 September: 257.388 Positif, 187.958 Sembuh
Presiden Joko Widodo menghadiri rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-37 ASEAN secara virtual melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Kamis, 12 November 2020. Foto/BPMI/Setpres

NASIONAL

Jokowi Hadiri KTT ke-37 ASEAN, Bahas Pulihkan Ekonomi
PT Transjakarta melipatgandakan frekuensi pencucian armada bus dengan menggunakan desinfektan dan menyediakan cairan pembersih tangan. Foto/MI/Pius Erlangga

NASIONAL

Jam Operasional Transjakarta dan MRT Dibatasi hingga 20.00