Home / NASIONAL

Selasa, 19 Januari 2021 - 15:44 WIB

RS Polri Terima 310 Kantong Jenazah Korban SJ 182

Petugas DVI Polri membawa kantong jenazah yang diduga berisi potongan tubuh korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta- Pontianak. Foto/Antara

Petugas DVI Polri membawa kantong jenazah yang diduga berisi potongan tubuh korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta- Pontianak. Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – RS Polri Kramat Jati, Jakarta, telah menerima 310 kantong jenazah dan 250 kantong properti terkait pesawat SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, 9 Januari lalu.

“Jumlah kantong yang kami terima dari fase 1 di Tanjung Priok sebanyak 310 kantong, sehingga ada penambahan. Hari ini kami akan memeriksa post mortem dengan membuka empat meja pemeriksaan dengan tim yang lengkap,” kata Komandan DVI Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Kombes Hery Wijatmoko dalam konferensi pers virtual, Selasa (19/1).

Selain itu, Hery menyatakan RS Polri telah memeriksa ratusan sampel dari keluarga korban Sriwijaya untuk proses identifikasi.

“Kami lakukan pemeriksaan sekarang mencapai 438 sampel, 293 sampel postmortem dan 145 dari keluarga,” kata dia.

Hery menyatakan, untuk mengidentifikasi korban Sriwijaya, pihaknya bakal menitikberatkan dengan menggunakan DNA karena kendala pemeriksaan dari tubuh korban.

“Karena semakin lama semakin ada keterbatasan untuk pemeriksaan yang lain termasuk sidik jari,” kata dia.

Pesawat komersial Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang mengangkut 50 penumpang dan 12 kru dinyatakan jatuh setelah sebelumnya hilang kontak, pada Sabtu (9/1).

Hingga hari ini, Selasa (19/1), 34 korban SJ 182 telah diidentifikasi oleh Tim DVI. Dari jumlah itu, sebanyak 23 korban telah diserahkan kepada pihak keluarga.

Sementara PT Jasa Raharja telah menyalurkan santunan kepada 25 korban yang telah diidentifikasi dan diumumkan. Setiap korban meninggal dunia meneima santunan sebesar Rp50 juta sesuai Peraturan Menteri Keuangan No. 15 Tahun 2017.

Kepala Divisi Pelayanan Jasa Raharja Haryo Pamungkas mengatakan santunan tersebut langsung diberikan kepada ahli waris dari tiap korban kurang dari 24 jam setelah identifikasi diumumkan ke publik.

“Sedangkan 4 lagi masih dalam proses. Sebaran (seluruh korban) itu ada di 13 provinsi dan di 27 kabupaten/kota,” ungkapnya menambahkan.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Massa Front Pembela Islam (FPI) saat aksi di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu silam. Foto/Antara

NASIONAL

Setiap Kegiatan FPI Bakal Dibubarkan
Demo mahasiswa Papua di depan Kantor Kementrian Dalam Negeri di Jakarta, Selasa (14/7/2020). Foto/Jubi

NASIONAL

Mahasiswa Papua Demo Tolak Perpanjangan Otsus
Warga mengibarkan bendera GAM. Foto/Ist

NASIONAL

Milad GAM 4 Desember, Polda Aceh Tingkatkan Patroli
Penyidik KPK Novel Baswedan. Foto/Ist

NASIONAL

Novel Baswedan Positif Covid-19
Gaji uang Rupiah. Foto/Ist

NASIONAL

Program BLT Pekerja Berlanjut hingga 2021
Menteri Sosial (Mensos), Juliari P Batubara saat menyerahkan diri ke KPK. Foto/Tangkapan layar

NASIONAL

Masa Penahanan Eks Mensos Juliari Diperpanjang
Alat GeNose diterapkan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. Foto/Antara

NASIONAL

Penumpang KA Resmi Pakai Tes Covid GeNose Mulai Hari Ini
Bawang putih. Foto/Kompas

NASIONAL

Pemerintah Harus Wujudkan Swasemba Bawang Putih