Home / NASIONAL

Rabu, 24 Februari 2021 - 15:35 WIB

Satgas Minta Pemda Rampungkan Dosis Pertama Vaksinasi Nakes

Ilustrasi - Seorang tenaga kesehatan. Foto/Antara

Ilustrasi - Seorang tenaga kesehatan. Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 meminta pemerintah daerah agar segera merampungkan pemberian suntikan dosis pertama vaksin virus corona untuk tenaga kesehatan (nakes) secepatnya.

Berdasarkan data per Selasa (23/2), sebanyak 198.859 nakes masih belum menerima suntikan vaksin Covid-19. Padahal pemerintah menargetkan sebanyak 1.468.764 nakes rampung mendapat vaksinasi akhir Februari mendatang alias empat hari lagi.

“Untuk pihak penyelenggara fasilitas kesehatan, mohon untuk dapat menjamin setiap tenaga kesehatannya telah tervaksinasi melalui pencatatan dan vaksinasi yang terjadwal,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers yang dikutip, Rabu (24/2).

Wiku mengatakan kendala yang menyebabkan vaksinasi itu terlambat adalah mekanisme pemberian vaksin, proses registrasi, hingga sosialisasi vaksinasi terhadap seluruh nakes di Indonesia.

Oleh sebab itu, Wiku meminta agar penyelenggara vaksinasi di setiap daerah segera mencari solusi atas hambatan-hambatan yang ada. Dengan demikian, target pemerintah dalam vaksinasi nakes bisa terealisasi sesuai jadwal.

“Mohon penyelenggara vaksinasi memperhatikan kendala petugas kesehatan dalam mengakses vaksin, seperti kesulitan akses jarak fasilitas pelayanan kesehatan dari domisili peserta vaksinasi, serta pemberitahuan jadwal vaksin,” jelas Wiku.

Sebelumnya, Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Siti Nadia Tarmizi mengaku hingga saat ini masih terdapat sejumlah daerah yang belum memulai pelaksanaan vaksinasi. Ada kendala akses wilayah hingga penyesuaian jadwal kepala daerah untuk seremoni penyuntikan pertama.

Nadia menyebut daerah yang belum melakoni vaksinasi suntikan dosis pertama berasal dari Papua, Papua Barat, dan Sumatera Utara. Sedangkan program vaksinasi pemerintah masih tetap digenjot hingga mencapai target 15 bulan rampung atau pada Maret 2022 mendatang.

Dalam hal ini, pemerintah telah menetapkan empat jenis alur waktu atau timeline untuk program vaksinasi gratis pemerintah yang ditargetkan mampu menyasar 181.554.465 orang guna mencapai target herd immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus.

Vaksinasi tahap pertama berlangsung selama Januari-Februari yang menyasar tenaga kesehatan. Kemudian vaksinasi tahap kedua dengan waktu pelaksanaan Februari-April 2021 menyasar petugas pelayanan publik dan lansia alias orang yang berusia lebih dari 60 tahun secara umum.

Tahap ketiga dengan waktu pelaksanaan April 2021-Maret 2022 menyasar masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi. Tahap keempat juga dengan waktu pelaksanaan April 2021-Maret 2022 menyasar masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya dengan pendekatan klaster sesuai dengan ketersediaan vaksin.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Petugas kesehatan mempersiapkan vaksin COVID-19 saat simulasi pelayanan vaksinasi di Puskesmas Kemaraya, Kendari, Sulawesi Tenggara. Foto/Antara

NASIONAL

Karyawan Bisa Dapat Vaksin Skema Mandiri Secara Gratis
Murid mengikuti simulasi pembelajarantatap muka di SDN Karang Raharja 02, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (15/12). Foto/Antara

NASIONAL

Sekolah Tatap Muka Harus Izin Orang Tua
Ustadz Maaher At-Thuwailibi. Foto/Ist

NASIONAL

Polisi Tetapkan Ustad Maaher Tersangka Kasus ITE
Kapolri Jenderal Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Foto/Istimewa

NASIONAL

TNI Terjunkan 91.817 Personel Kawal Vaksinasi Covid
Sejumlah buruh dari berbagai daerah melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Raya Rancaekek, Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Kamis 22 Oktober 2020. Selasa 27 Oktober 2020, buruh berencana demo kembali mengenai UMP 2021 Jawa Barat. Foto: Pikiran Rakyat/Armin Abdul Jabbar

NASIONAL

Sikapi Upah Minimum 2021, KSPI Berencana Demo di 24 Provinsi
Budi Gunadi Sadikin. Foto/BNPB

NASIONAL

Program Vaksinasi Drive-Thru Diluncurkan di Bali
WAKIL Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon. Foto/MI

NASIONAL

Ibunda Fadli Zon Tutup Usia
Barang bukti narkoba senilai Rp1-2 triliun diamankan BNN. Foto/dok BNN

NASIONAL

BNN-Bakamla Amankan Sabu 466 Kg dari 4 Kasus Besar