Home / NASIONAL

Selasa, 22 Desember 2020 - 10:04 WIB

Sebut 6 Laskar FPI Tak Bersenjata, Munarman Dipolisikan

Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman. Foto/Ist

Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman dipolisikan oleh sekelompok orang yang menamakan diri sebagai Barisan Ksatria Nusantara. Munarman dilaporkan atas dugaan penghasutan dan berita bohong.

Munarman dilaporkan lantaran pernyataannya yang menyebut bahwa enam laskar FPI yang tewas dalam bentrokan dengan polisi tak membawa senjata api. Padahal itu belum terbukti secara hukum.

“Maka dari itu keterangan Munarman yang mengatakan bahwa yang meninggal tidak membawa senjata, yang meninggal tidak melawan aparat maka itu harus dibuktikan dengan hukum,” ujar Ketua Barisan Ksatria Nasional Zainal Arifin di Mapolda Metro Jaya, Senin (21/12).

Menurut Arifin, pernyataan dan narasi yang dibangun FPI tersebut tak berdasar. Ia menuturkan, seluruh masyarakat perlu untuk menghormati proses penegakan hukum yang sedang berjalan.

Sehingga, lanjut Arifin, pernyataan Munarman yang tidak bisa dibuktikan secara hukum itu sarat akan adu domba dan fitnah. Itu sebab, ia menuturkan bahwa langkah pelaporan tersebut sebagai cara untuk mengantisipasi pernyataan sesat lainnya.

“Dalam rangka untuk bagaimana kebohongan-kebohongan itu bisa dihentikan,” ucap dia.

“Seorang warga sipil tidak boleh menjustifikasi sebelum ada keputusan hukum. Apalagi tidak disertai barang bukti,” tambah Arifin.

Adapun Zainal sebagai pelapor dari kasus tersebut merupakan mantan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) era Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Laporan ini tertuang dalam LP/7557/XII/YAN 2.5/2020/SPKT PMJ.

Munarman dilaporkan dengan dugaan pelanggaran Pasal 28 Ayat 2 Jo, Pasal 45 Ayat 22 UU ITE, pasal 14 15 UU No 1 Tahun 1996 Peraturan Hukum Pidana. Pasal 160 KUHP.

“Kami mendukung TNI Polri untuk menegakkan hukum karena Indonesia adalah negara hukum. Oleh karena itu semua diberlakukan sama,” ucap dia.

Sebagai informasi, selama ini pihak FPI dalam beberapa kesempatan menyatakan bahwa laskar yang mengawal Rizieq Shihab tidak dibekali senjata sama sekali. Hal ini berbeda dengan keterangan yang disampaikan kepolisian.

Bantahan itu pertama kali dilontarkan Munarman saat menggelar konferensi pers di kantor Sekretariat DPP FPI di wilayah Petamburan, Jakarta Pusat, Senin (7/12) selang beberapa jam usai kejadian.

“Fitnah besar kalau laskar kita disebut membawa senjata api dan tembak-menembak. Fitnah itu,” ucap Munarman saat itu.

Munarman menuturkan bahwa Laskar tak pernah dibekali dengan senjata tajam karena mereka terbiasanya menggunakan tangan kosong untuk menyelesaikan masalah yang mengancam keselamatan.

Kala itu, Munarman menuding bahwa keterangan polisi terkait senjata yang dikuasai anggota FPI adalah upaya memutarbalikkan fakta.

Bentrok antara anggota polisi dan laskar FPI terjadi pada Senin (7/12) dini hari di jalan tol Jakarta-Cikampek. Seteru di tengah penguntitan polisi terhadap pentolan FPI Rizieq Shihab itu berujung pada tewasnya enam laskar. Usai insiden, masing-masing pihak menyampaikan klaim kronologi.

Runutan kejadian yang disampaikan polisi dan FPI saling berlawanan. Di tengah perang-narasi, Komnas HAM membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus tersebut dan mengungkap fakta kejadian. Sementara polisi di sisi lain telah melakukan reka kejadian di 4 lokasi dan merampungkan autopsi jenazah korban.

(heq/cnn/det)

Share :

Baca Juga

Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Pusat, membersihkan dan mengangkut sekitar 7,5 ton atau setara 47,43 meter kubik sampah setelah aksi demo penolakan omnibus law Undang-undang Cipta Kerja, Selasa (13/10). Foto/Ist

NASIONAL

Sudin LH Jakpus: 7,5 Ton Sampah Sisa Aksi Demo Tolak Omnibus Law
Ilustrasi kalender. Foto/Pixabay

NASIONAL

Cuti Bersama 2021 Dipangkas Jadi Hanya 2 Hari
Sejumlah tenaga kesehatan mengenakan alat pelindung diri lengkap untuk memasukan peti mati berisi jenazah. Foto/Antara

NASIONAL

Setahun Corona di RI: 1,3 Juta Positif, 36.325 Meninggal
Ilustrasi vaksin corona. Foto/AFP

NASIONAL

Update Corona 28 Januari: Tambah 13.695, Positif 1.037.993
Pemberian insentif kepada peserta pelatihan Kartu Prakerja tetap sama yakni Rp2.400.000 yang akan diberikan selama empat bulan. Foto/Antara

NASIONAL

Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 12 yang Bakal Dibuka
Ilustrasi hutan lindung. Foto/MI

NASIONAL

Peraturan Menteri LHK: Hutan Lindung Bisa Jadi Lumbung Pangan
Presiden Joko Widodo. Foto: Istimewa

NASIONAL

Jokowi Siapkan Pembiayaan Koperasi dan UMKM Rp1 T di Masa Pemulihan Ekonomi
Ibadah umrah dan haji. Foto/Saudi Express

NASIONAL

Protokol Kesehatan Jemaah Umrah Diharapkan Segera Terbit