Home / NASIONAL / NUSANTARA

Jumat, 8 Januari 2021 - 19:43 WIB

Separatis Papua Gelar Aksi Mogok Sipil Nasional 10 Januari

Ilustrasi; Bintang Kejora. Foto/Antara

Ilustrasi; Bintang Kejora. Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menyebut kelompok bersenjata dan separatis tengah merancang aksi besar-besaran pada 10-11 Januari mendatang. Menurut Paulus, kelompok separatis menyebut aksi itu sebagai ‘mogok sipil nasional’.

“Dari hasil pemantauan lewat sarana yang kami punya, memang benar mereka sedang merancang aksi pada 10 dan 11 Januari ini. KKB yang juga didukung kelompok separatis lain yang di kota dan sekitarnya akan melakukan aksi,” kata Paulus mengutip Antara, Jumat (8/1).

Sebelumnya, terjadi pembakaran pesawat MAF PK-MAX di Bandara Kampung Pagamba, Distrik Biandoga, Kabupaten Intan Jaya pada Rabu (6/1). Menurut Waterpauw, kejadian itu berkaitan dengan aksi 10-11 Januari mendatang.

Paulus mengatakan Polda Papua akan mengantisipasi aksi kelompok tersebut. Kepolisian bekerja sama dengan semua unsur kekuatan di Papua dengan menempatkan pasukan di lokasi-lokasi rawan.

“Antisipasi sudah kami lakukan untuk di beberapa titik, berutama di Tembagapura dan sekitarnya, dan di beberapa wilayah kita konsentrasikan kekuatan,” katanya.

Meski begitu, Paulus tetap meminta semua pihak untuk mengantisipasi gangguan keamanan di wilayah masing-masing. Terutama di daerah yang terisolasi atau sulit dijangkau pasukan TNI-Polri.

Paulus mengimbau agar berhati-hati jika melakukan perjalanan ke wilayah terisolasi. Perlu pula berkoordinasi dengan pihak keamanan agar mendapatkan gambaran kondisi keamanan.

“Para pihak yang akan menuju ke beberapa titik kampung atau dusun atau distrik yang belum terjangkau oleh kami tolong sinergi dengan kami,” kata Paulus.

Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah kelompok di Papua menggelar aksi demonstrasi. Mereka menolak otonomi khusus diperpanjang.

Menurut Paulus, aksi-aksi tersebut juga bisa berkembang menjadi lebih besar jika aparat tidak menghentikan. Bahkan, katanya, bisa pula mempelopori aksi mogok nasional.

“Makanya kemarin-kemarin itu ada kelompok kecil yang membawa aspirasi mau menolak Otsus itu kami redam atau padamkan di titik-titik awal sehingga mereka tidak jadi berkumpul menjadi satu yang bisa kemudian tercipta keinginan mereka untuk melakukan mogok sipil ini,” kata dia.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Vaksin Covid-19 produksi Bio Farma. Foto/Istimewa

NASIONAL

Vaksin Tak Jamin Atasi Varian Corona B117
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Foto/Antara

NASIONAL

Moeldoko Resmi Jadi Ketum Demokrat Versi KLB
Presiden Joko Widodo saat berpidato pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-11 ASEAN-Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara virtual melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Minggu (15/11). Foto/BPMI Setpres

NASIONAL

Jokowi Resmi Teken Perjanjian RCEP dalam KTT ASEAN
Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo. Foto/Ist

NASIONAL

Pembatasan Transportasi Publik Saat PSBB Tahap Kedua
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo. Foto/MI

NASIONAL

Listyo Sigit, Teguh Pegang Prinsip Sedari Remaja
Massa FPI berkumpul di markas mereka di Petamburan untuk menyambut kedatangan Rizieq Shihab. Foto/AFP

NASIONAL

Tiga Tersangka Kasus Kerumunan Petamburan Belum Ditahan
Ilustrasi--Pemprov DKI Jakarta belum memutuskan aturan baru pasca pembatalan peraturan Gubernur Nomor 195 Tahun 2014 tentang Pembatasan Sepeda Motor. Foto/MI

NASIONAL

PSBB Transisi Diperpanjang, Ganjil Genap Belum Berlaku
Penertiban tempat makan saat PSBB DKI. Foto/Antara

NASIONAL

Mal-Restoran Boleh Buka hingga Jam 20.00