Home / NASIONAL

Senin, 3 Agustus 2020 - 12:01 WIB

Sistem Ganjil Genap Jakarta Kembali Diterapkan

Sistem ganjil genap Jakarta. Foto: Istimewa

Sistem ganjil genap Jakarta. Foto: Istimewa

JAKARTA, BERITANUSA.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali memberlakukan sistem pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan nomor polisi ganjil dan genap mulai hari ini, Senin (3/8). Dengan begitu, sesuai aturan, mobil dengan plat nomor akhir ganjil yang diizinkan melintas di kawasan tertentu di Jakarta.

Awalnya, sistem ganjil genap ditiadakan mulai Maret 2020 akibat pandemi Covid-19. Ketentuan sistem ganjil genap itu tercantum dalam Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap.

Sama seperti sebelumnya, aturan ganjil genap selama perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi berlaku pada Senin-Jumat dan tidak berlaku pada hari Sabtu, Minggu, serta hari libur nasional. Selain itu, aturan tersebut diterapkan pada jam tertentu, yakni 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.

Tahap sosialiasi tiga hari

Sementara itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, tak akan menilang pelanggar sistem ganjil genap pada tiga hari pertama. Ia menjelaskan, polisi hanya melakukan sosialisasi terkait diberlakukannya kembali sistem ganjil genap tersebut.

“Selama tiga hari ini, kami akan melaksanakan sosialisasi terlebih dahulu artinya Senin, Selasa, Rabu kita belum akan penindakan dengan tilang baik secara manual maupun secara ETLE,” kata Sambodo.

Sambodo menyampaikan, sanksi tilang pelanggaran ganjil genap baru akan diberlakukan pada Kamis (6/8) mendatang. Pengendara yang melanggar aturan ini akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dimana sanksi denda maksimal Rp500 ribu.

“Selama tiga hari kita akan menanamkan kembali pemahaman bahwa ganjil genap sudah berlaku dan nanti pada Kamis baru kita melaksanakan penindakan,” pungkasnya.

Adapun, sistem ganjil genap akan berlaku di 25 ruas jalan Ibu Kota, di antaranya Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Jenderal S Parman, Jalan Gatot Subroto, Jalan MT Haryono, Jalan HR Rasuna Said, Jalan DI Panjaitan, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Pintu Besar Selatan, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Majapahit, Jalan Sisingamangaraja dan Jalan Panglima Polim.

Selain itu ada pula Jalan Fatmawati, Jalan Suryopranoto, Jalan Balikpapan, Jalan Kyai Caringin, Jalan Tomang Raya, Jalan Pramuka, Jalan Salemba Raya, Jalan Kramat Raya, Jalan Stasiun Senen dan Jalan Gunung Sahari. (kom/pmj/heq)

Share :

Baca Juga

Erupsi Gunung Sinabung. Foto/Ist

NASIONAL

Keluarkan Awan Panas, Gunung Sinabung Berstatus Siaga
PT Integrasi Transit Jakarta. Foto/DKI

NASIONAL

PT MRT Jakarta dan Transjakarta Bentuk Anak Perusahaan Baru

NASIONAL

Kemendes-KPK Kerjasama Berantas Korupsi di Desa
Wisma Atlet Kemayoran. Foto/Berita Satu

NASIONAL

Pasien Mesum Sesama Jenis di Wisma Atlet Jadi Tersangka
Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo. Foto/MI

NASIONAL

Sah! Paripurna DPR Setujui Listyo Sigit Kapolri Baru
Lalu lintas jalan tol. Foto/Antara

NASIONAL

Antisipasi Penyebaran Covid di Rest Area saat Libur Panjang
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto/Antara

NASIONAL

Pencemaran Nama Baik UU ITE Bisa Ditangani Lewat Mediasi
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menemui Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Foto/Istimewa

NASIONAL

Kunjungi Panglima TNI, Kapolri: Silaturahmi Tingkatkan Sinergitas