Home / EKONOMI / NASIONAL

Selasa, 29 September 2020 - 09:10 WIB

SKK Migas dan Chevron Sepakati Perjanjian Produksi Minyak di Blok Rokan

Wilayah Blok Rokan Chevron. Foto/Ist

Wilayah Blok Rokan Chevron. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – SKK Migas bersama PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) dan operator Blok Rokan menandatangani perjanjian (Heads of Agreement/HoA) terkait produksi di masa transisi.

Perjanjian ini terkait akselerasi investasi dan pengeboran di Wilayah Kerja (WK) atau Blok Rokan, guna mendukung kegiatan produksi dan menjaga agar produksi tidak turun ketika akan dialihkan kepada Pertamina.

Perjanjian ini memungkinkan Chevron untuk melakukan kegiatan pengeboran di Blok Rokan sebelum berakhirnya masa kontrak pada Agustus 2021.

Menurut Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, dalam rangka mengoptimalkan tingkat produksi Blok Rokan selama masa peralihan, pemerintah perlu mengawal kelanjutan investasi sebelum kontrak kerja sama (KKS) Blok Rokan berakhir.

“Oleh sebab itu, dibutuhkan Heads of Agreement (HoA) dan amandemen KKS WK Rokan yang berisi ruang lingkup kegiatan pengeboran dan pengembalian biaya investasi di akhir masa KKS, serta biaya pencadangan Abandonment and Site Restoration yang belum diatur secara jelas dalam KKS generasi tersebut,” kata Dwi dalam keterangan resminya, Senin (28/9).

Perjanjian ini menurutnya bersifat win-win bagi kedua pihak karena dengan adanya kejelasan pengembalian investasi, maka harapannya produksi Blok Rokan tidak menurun.

Menurutnya, ini merupakan cara SKK Migas untuk memastikan tingkat produksi dapat terus terjaga pada saat transisi dan masa-masa berikutnya.

“Dalam jangka pendek, ini adalah salah satu langkah nyata menjaga produksi migas 2021 tidak turun,” tegasnya.

Sedangkan Presiden Direktur CPI Albert Simanjuntak mengatakan bagi CPI, Blok Rokan merupakan fondasi dari industri energi dan telah memberikan kontribusi yang signifikan untuk kemajuan negara selama beberapa dekade.

“Perjanjian ini merupakan hasil dari kemitraan yang kuat dan kolaboratif dengan Pemerintah Indonesia,” ujarnya.

Setelah perjanjian ini, PT CPI akan bekerjasama dengan SKK Migas untuk menyelesaikan detil implementasi dalam beberapa minggu mendatang, untuk menunjang dimulainya kegiatan pengeboran.

SKK Migas meminta Chevron Pacific Indonesia untuk tetap melakukan pemboran 11 sumur produksi pada kuartal keempat tahun ini, meski kontrak Chevron di Blok Rokan akan berakhir pada Agustus 2021.

Sedangkan Penasihat Ahli SKK Migas Satya Widya Yudha menuturkan, bahwa SKK Migas menargetkan produksi Blok Rokan bisa naik sekitar 5.000 barel minyak per hari dari saat ini rata-rata sekitar 170.000 barel per hari.

(skk/mgs)

Share :

Baca Juga

Foto: Polda Metro Jaya

NASIONAL

Polda Metro Jaya Uji Coba 45 Kamera Pengawas pada Operasi Patuh Jaya
Ilustrasi vaksin Covid. Foto/Ist

NASIONAL

Pemerintah Mulai Atur Distribusi Vaksin Usai Uji Klinis Tahap ketiga
KPK menilai kisruh bansos terjadi karena kurangnya koordinasi dan lalainya pemda. Foto/Antara

NASIONAL

KPK Periksa Vendor Penyalur Bansos Covid-19
Kantor KPK KPK di Gedung Merah Putih, KPK, Jakarta. Foto/MI

NASIONAL

KPK Sita Rp440 Juta Hasil Geledah Kasus Suap Banggai Laut

NASIONAL

PBNU: Pemerintah Harus Bantu UMKM Terdampak Covid-19
Gibran Rakabuming Raka (kiri) dan Bobby Nasution (kanan). Foto/Ist

NASIONAL

Gibran dan Bobby Dilantik Jadi Wali Kota Hari Ini
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono. Foto/Polri

NASIONAL

Polisi Tangkap DPO Terduga Teroris di Lampung
Warga menjalani swab test di GSI Laboratorium, Cilandak, Jakarta. Foto/Antara

NASIONAL

Update Corona 15 Februari: Tambah 6.462, Positif 1.223.930