Home / EKONOMI / NASIONAL

Rabu, 14 Oktober 2020 - 10:16 WIB

Subsidi Gaji Telah Disalurkan kepada 11,9 Juta Pekerja

Pekerja di DKI Jakarta. Foto/Ayo Jakarta

Pekerja di DKI Jakarta. Foto/Ayo Jakarta

JAKARTA, BERITANUSA.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, bantuan pemerintah berupa subsidi gaji telah disalurkan kepada 11,9 juta pekerja per 12 Oktober 2020. Pencairan subsidi gaji itu setara 97,37 persen dari total penerima tahap I sampai tahap V.

“Hingga 12 Oktober 2020, subsidi gaji telah tersalurkan kepada 11,9 juta pekerja. Kami terus mendorong agar pihal perbankan dapat mempercepat proses penyalurannya,” kata Ida dalam keterangan resminya, Rabu (14/10).

Ida mengungkapkan, untuk tahap V, pihaknya telah menerima 578.230 data calon penerima dari BPJS Ketenagakerjaan per 29 September 2020. Namun per 30 September 2020 yang merupakan tenggat akhir pengumpulan data calon penerima subsidi gaji, pihaknya kembali menerima tambahan data sebanyak 40.358.

Dikarenakan jumlahnya yang tidak begitu signifikan, kata Ida, untuk memudahkan pelaporan ke publik, tambahan data tersebut merupakan bagian dari tahap V. Sehingga secara total pada tahap V terdapat 618.588 data calon penerima subsidi gaji.

“Bantuan pemerintah ini merupakan salah satu program pemulihan ekonomi nasional. Program ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” ujar dia.

Berdasarkan data Kemnaker per 12 Oktober 2020, subsidi gaji tahap I telah tersalurkan kepada 2.485.687 penerima (99,43 persen), tahap II sebanyak 2.981.533 penerima (99,38 persen), tahap III sebanyak 3.476.361 penerima (99,32 persen), tahap IV sebanyak 2.579.703 penerima (97,20 persen), dan tahap V sebanyak 427.016 penerima (69,03 persen).

Subsidi gaji disalurkan melalui 2 termin pembayaran. Setelah pembayaran termin I selesai disalurkan untuk 5 tahap, Kemnaker akan melakukan evaluasi sebelum pembayaran termin II mulai disalurkan.

“Kami targetkan termin II mulai disalurkan pada akhir Oktober 2020 atau paling lambat penyalurannya akan dimulai awal November nanti,” jelas Ida.

Ida menerangkan, dengan anggaran mencapai Rp37,7 triliun, program bantuan pemerintah berupa subsidi gaji ditargetkan bagi 15,7 juta pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan per 30 Juni 2020. Namun, hingga batas akhir penyerahan data penerima, data yang dikumpulkan dan diserahkan BPJS Ketenagakerjaan hanya mencapai 12.272.731 pekerja atau buruh.

“Sisa anggaran akan diserahkan kembali ke Bendahara Negara. Rencananya, akan disalurkan untuk subsidi gaji bagi guru honorer dan tenaga pendidik, baik di lingkup Kemendikbud maupun Kemenag,” tandasnya.

(heq/kem/nkr)

Share :

Baca Juga

Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Letjen Herman Asaribab. Foto/Ist

NASIONAL

Wakasad Herman Asaribab Wafat
Per April 2020 uang penisun bisa diambil di ATM, hal ini mencegah penyebaran covid-19. Foto/MI

EKONOMI

Layanan ATM di Bali Disetop Sementara Mulai 13 Maret
ASN Pemprov DKI Jakarta. Foto/MI

NASIONAL

Sisa Tiga Nama Calon Sekda DKI Pengganti Saefullah
Sejumlah Polisi memberhentikan pengendara motor saat Operasi Zebra Jaya 2019 di Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (28/10/2019). Foto: ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

NASIONAL

Operasi Zebra Dimulai, 5 Jenis Pelanggaran Ini Jadi Prioritas
Basarnas menemukan 29 korban jiwa yang tertimbun tanah longsor di Sumedang, Jawa Barat. Foto/Instagram @sar_nasional).

NASIONAL

29 Korban Tanah Longsor di Sumedang Ditemukan
Massa FPI berkumpul di markas mereka di Petamburan untuk menyambut kedatangan Rizieq Shihab. Foto/AFP

NASIONAL

Tiga Tersangka Kasus Kerumunan Petamburan Belum Ditahan
Ilustrasi token listrik gratis PLN. Foto/Ist

EKONOMI

Cara Dapat Token Listrik Februari 2021
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (20/7). Foto/AntaraMenko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (20/7). Foto/Antara

NASIONAL

179 Ribu Warga Telah Suntik Vaksin Covid