Home / NASIONAL

Selasa, 12 Januari 2021 - 14:04 WIB

Temuan Identitas Palsu Penumpang Sriwijaya Air SJ 182

Tim SAR gabungan menemukan beberapa puing yang diduga berasal dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta. Foto/Pikiran Rakyat

Tim SAR gabungan menemukan beberapa puing yang diduga berasal dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta. Foto/Pikiran Rakyat

JAKARTA, BERITANUSA.id – Nama Sarah Beatrice Alomau, tercatat menjadi salah satu penumpang Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh pada Sabtu (9/1) lalu.

Namun, belakangan diketahui ternyata Sarah tidak berada dalam pesawat nahas tersebut. Identitas Sarah diduga digunakan penumpang pesawat atas nama Selfhi Ndaro.

Pengacara Sarah, Richard Riwoe menjelaskan, Sarah dan Selfhi memang berteman. Kontrakan keduanya pun berdekatan. Bahkan mereka bekerja di tempat yang sama, yakni di sebuah pergudangan yang berlokasi di sekitar bandara.

Richard menyebut keduanya juga sama-sama berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Sarah berasal dari Alor, sementara Selfhi dari Ende.

Tapi menurut Richard, Sarah tak mengetahui soal penggunaan kartu identitas itu. Kata Richard, kliennya hanya tahu bahwa Selfhi hari hendak terbang ke Pontianak.

“Nah karena mereka berteman dan juga Selfhi sering main ke tempat kontrakan Sarah ya karena kan tidak saling curiga bahwa ada penggunaan KTP, itu KTP milik Sarah, hanya Sarah tahu bahwa si Selfhi ini akan berangkat ke Pontianak,” tutur Richard dalam keterangannya, Selasa (12/1).

Diketahuinya ada nama Sarah dalam manifest Sriwijaya Air SJ 182 itu bermula saat Richard mendapatkan daftar nama penumpang dari sebuah grup WhatsApp.

Daftar itu kemudian dia bagikan ke grup WhatsApp keluarga besar NTT. Dalam grup tersebut, seorang anggota pun menyatakan ada nama anggota keluarganya di daftar tersebut, yakni Sarah

Richard lantas meminta pihak keluarga itu untuk mencoba menghubungi Sarah. Hasilnya, diketahui bahwa Sarah sedang berada di kos.

Singkat cerita, akhirnya Richard dan Sarah bersepakat untuk bertemu di Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu (9/1) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, mereka sekaligus hendak mengklarifikasi informasi ke pihak Sriwijaya Air.

“Kami lapor ke posko Sriwijaya pada malam itu tanggal 9 bahwa yang namanya Sarah orangnya ini, KTPnya ini aslinya, kok bisa masuk ke dalam situ [pesawat], kecuali kalau KTPnya dibawa untuk check in dan bawa terbang, lain cerita,” ujar Richard.

Sarah sendiri, menurut Richard, telah memastikan tidak pernah melakukan check in dan tidak pernah tahu bahwa KTP-nya akan digunakan orang lain untuk keperluan administrasi perjalanan penerbangan.

Share :

Baca Juga

Salah satu langkahnya adalah dengan mendorong penerapan teknologi industri 4.0 di sektor tersebut, mulai dari tahap desain produk hingga distribusi.

NASIONAL

Implementasi Teknologi 4.0 di Industri Mamin Dongkrak Produktivitas 15 Persen
Ahmad Riza Patria, Wakil Gubernur DKI Jakarta memberikan sambutan di ruangan Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (18/11/2020). Foto/Kompascom

NASIONAL

Tolak Vaksin di DKI Terancam Tak Dapat Bansos dan Denda Rp5 Juta
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Foto/Antara

NASIONAL

Wagub DKI Hadiri Panggilan Polisi Terkait Kerumunan Rizieq
Polisi tengah mengalihkan arus lalu lintas. Foto/Detik

NASIONAL

Demo Mahasiswa di Istana, Begini Pengalihan Arus Lalu Lintas
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengungkap masih ada 12 ribu sekolah yang tak memiliki akses internet di daerah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T). Foto/Ist

NASIONAL

Kemendikbud Ungkap 12 Ribu Sekolah Tak Punya Akses Internet
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono (Kanan). Foto/MI

NASIONAL

Soal Maklumat Kapolri, Kebebasan Pers Tetap Dijamin
Ilustrasi Garis Polisi. Foto/MI

NASIONAL

Anggota TNI Dikabarkan Jadi Korban Tewas di Kafe Cengkareng
Polda Banten menggelar rilis pengungkapan praktik aborsi ilegal di Pandeglang. Foto/Ist

NASIONAL

Polda Banten Ungkap Kasus Klinik Aborsi Ilegal