Home / GLOBAL

Kamis, 25 Februari 2021 - 22:37 WIB

Terima 200 Ribu Vaksin, PM Thailand: Terima Kasih China

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha. Foto/AFP

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha. Foto/AFP

JAKARTA, BERITANUSA.id – Thailand menerima 200 ribu dosis vaksin corona yang dikembangkan Sinovac Biotech, CoronaVac. Pengiriman tahap pertama vaksin Covid-19 buatan perusahaan China itu akan digunakan untuk inokulasi beberapa hari mendatang.

Selain Sinovac, Thailand juga akan menggunakan AstraZeneca untuk vaksinasi.

Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha akan menjadi orang pertama disuntik vaksin yang akan dilakukan pada akhir pekan ini. Sebagian besar vaksin akan diprioritaskan bagi tenaga medis.

“Terima kasih kepada Republik Rakyat China yang telah mengirimkan vaksin bulan ini dan bulan-bulan berikutnya,” kata Prayuth di landasan pacu Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Rabu (24/2) seperti dikutip dari Reuters.

Ratusan ribu dosis vaksin itu dibawa dari China dengan menggunakan pesawat Thai Airways.

Menteri Kesehatan Anutin Charnvirakul sebelumnya mengatakan sebanyak 117 ribu dosis vaksin AstraZeneca akan tiba pada hari Rabu dan Prayuth akan menjadi salah satu penerima pertama.

Thailand menargetkan menyuntikkan 1,8 juta dosis CoronaVac pada bulan Maret dan April kepada petugas kesehatan dan kelompok berisiko.

Thailand sejauh ini memang tidak dihantam parah pandemi. Hingga saat ini negara itu mencatatkan sekitar 25 ribu kasus Covid..

Kedatangan vaksin ini terjadi di tengah kritik publik yang menyoroti lambatnya gerakan pemerintah dalam mengamankan vaksin.

Thailand berencana memulai imunisasi massal pada Juni mendatang. Pemerintah menargetkan menyuntikkan 10 juta dosis dalam sebulan.

Dalam vaksinasi massal itu, Thailand menggunakan 26 juta suntikan vaksin AstraZeneca yang diproduksi oleh perusahaan lokal Siam Bioscience. Mereka juga telah memproduksi 35 juta dosis cadangan.

Pemerintah berharap bisa memvaksinasi lebih dari setengah populasi orang dewasa tahun ini.

“Kami akan memperoleh lebih banyak saat kami memproduksinya sehingga cukup untuk menciptakan kekebalan kawanan di negara kami,” kata Prayuth.

(reu)

Share :

Baca Juga

Jepang memperbarui klaimnya atas pulau yang diperebutkan dengan Korea Selatan di Laut Jepang hingga membuat hubungan dua negara itu makin panas. Foto/AFP

GLOBAL

Hubungan Jepang & Korsel Memanas
Ilustrasi--Kedutaan besar Malaysia di Jakarta. Foto/Ist

GLOBAL

Kedubes Malaysia Buka Suara Soal Lagu Parodi Indonesia Raya
Ilustrasi ledakan.Foto/Ist

GLOBAL

Dua Ledakan Dahsyat di Filipina Tewaskan 11 Orang dan 40 Terluka

GLOBAL

Israel Ubah Masjid Bersejarah Jadi Bar
Pesawat jet tempur F-35. Foto/Ist

GLOBAL

AS: Indonesia Belum layak Miliki Jet Tempur F-35
Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) memutuskan menyematkan nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi nama sebuah jalan di Abu Dhabi. Foto/Ist

GLOBAL

Presiden Joko Widodo Jadi Nama Jalan di UEA
Ilustrasi Google. Foto/Unspalsh/Solen Feyissa

GLOBAL

Google Resmi Bentuk Serikat Pekerja
Ilustrasi-Demo di Amerika Serikat. Foto/Istimewa

GLOBAL

Jelang Pelantikan Biden, Massa Pro Trump Siap Berontak