Home / NASIONAL

Jumat, 24 Juli 2020 - 13:46 WIB

Tiga Fase Program Pemulihan Koperasi dan UMKM di Tengah Pandemi

Ilustrasi koperasi.

Ilustrasi koperasi.

JAKARTA, BERITANUSA.id – Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah melakukan upaya-upaya cepat untuk membantu agar aktivitas koperasi dan UMKM dapat tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Teten Masduki, dalam laporannya kepada Presiden menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan tiga fase program pemulihan koperasi dan UMKM melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

“Pertama, fase program survival. Fase awal ini kami telah melakukan restrukturisasi pinjaman mitra LPDB dalam bentuk penundaan pembayaran angsuran dan jasa selama 12 bulan,” ujarnya di acara Penyaluran Dana Bergulir untuk Koperasi Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Kamis kemarin.

Pihaknya telah melakukan restrukturisasi kepada 40 mitra koperasi (100 persen) dengan fasilitas penundaan pokok, perpanjangan jangka waktu, hingga penambahan fasilitas pinjaman atau pembiayaan dengan total outstanding sebesar Rp135,7 miliar.

“LPDB tidak mengenakan bunga selama masa penundaan pembayaran sehingga secara langsung ini merupakan subsidi bunga dari LPDB sebesar 100 persen selama satu tahun,” imbuh Teten.

Fase kedua dari kebijakan ini ialah fase pemulihan ekonomi di mana pemerintah menyediakan alokasi pembiayaan tambahan sebesar Rp1 triliun yang khusus disalurkan kepada koperasi untuk menjangkau sekitar 4,8 juta UMKM anggotanya.

“Sampai saat ini kami telah melakukan penyaluran pinjaman atau pembiayaan baru dengan total pencairan sebesar Rp381,4 miliar,” ucapnya.

Adapun fase ketiga, penumbuhan ekonomi, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah juga menyiapkan sejumlah kebijakan untuk memudahkan akses pembiayaan koperasi dan UMKM dengan bunga ringan dan pendampingan.

“Ini juga bagian dari upaya kami untuk membangun kelembagaan yang lebih mudah di UMKM untuk memudahkan kami dalam pembinaan ke depan. Sebab, jumlah UMKM sangat besar, 64 juta dan terpencar, kalau kita tidak sederhanakan kelembagaannya maka akan berat di pembinaannya,” ungkapnya.

Dalam acara tersebut, turut dihadirkan sejumlah koperasi penerima program Pemulihan Ekonomi Nasional melalui LPDB sebanyak 6 koperasi penerima restrukturisasi berupa penundaan pokok dan bunga serta 14 koperasi penerima perluasan modal kerja. Sebagian besar penerima lainnya mengikuti jalannya acara dari Gedung Smesco melalui telekonferensi video. (hms/pri)

Share :

Baca Juga

Simulasi vaksin covid-19 kepada tenaga medis. Foto/MI

NASIONAL

Pemerintah Targetkan Vaksinasi Pedagang di 115 Pasar Jabodetabek
Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menjadi Kapolri usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara hari ini. Foto/Tangkapan Layar Youtube Setpres

NASIONAL

Idham Azis Resmi Serahkan Jabatan Kapolri ke Listyo Sigit
Ilustrasi ibadah haji. Foto: Istimewa

NASIONAL

Saudi Tahan Ribuan Jemaah Haji Ilegal, KJRI: Tidak Ada WNI
Vaksin Covid-19 produksi Bio Farma. Foto/Istimewa

NASIONAL

Vaksin Tak Jamin Atasi Varian Corona B117
Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit. Foto/DPR RI

NASIONAL

Kapolri Arahkan Polda Terapkan e-Tilang dalam 100 Hari
Bendung Katulampa. Foto/Antara/Jafkhairi

NASIONAL

Pintu Air Katulampa Bogor Naik ke Level Siaga 3
Presiden Joko Widodo menjadi salah satu pembicara dalam APEC CEO Dialogues 2020 secara virtual sebagaimana ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis, 19 November 2020. Foto/BPMI Setpres

NASIONAL

Presiden Jokowi Tetapkan Pilkada 9 Desember Hari Libur Nasional
Massa membawa atribut menyambut Rizieq Shihab. Foto/Antara/Muhammad Iqbal

NASIONAL

Panitia Acara Rizieq Diperiksa 12 Jam, Dicecer 37 Pertanyaan