Home / NASIONAL

Selasa, 6 Oktober 2020 - 12:25 WIB

Tiga Pekan PSBB DKI, Angka Kasus Positif Harian Masih di Atas 1.000

Penerapan PSBB DKI Jakarta. Foto/Gesuri

Penerapan PSBB DKI Jakarta. Foto/Gesuri

JAKARTA, BERITANUSA.id – Selama tiga pekan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat DKI Jakarta, angka kasus positif Covid-19 masih bertambah. Kasus positif harian tercatat masih di atas 1.000 kasus.

“Pelandaian grafik kasus aktif bukanlah tujuan akhir. Kita masih harus terus bekerja bersama untuk memutus mata rantai penularan,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam keterangan resminya, Kamis (24/9) lalu.

Sebelumnya, Pemprov DKI memberlakukan PSBB sejak 14 September. Pada pekan kedua penerapan, Anies mengklaim kasus positif aktif Covid-19 menunjukkan kurva yang melandai.

Namun, dikutip dari data corona.jakarta.go.id, penambahan kasus positif di Jakarta setiap harinya masih berjumlah di atas angka 1.000 kasus per hari. Tercatat per 1 Oktober terdapat 75.521 kasus positif dan pada 2 Oktober terdapat 76.619 jumlah kasus Covid-19 atau dengan total penambahan 1.098 kasus.

Pada 3 Oktober terdapat 77.784 kasus atau penambahan sebanyak 1.165 kasus. Kemudian pada 4 Oktober ada 79.214 kasus atau penambahan sebanyak 1.430 kasus.

Terakhir pada tanggal 5 Oktober 80.036 kasus atau sama dengan penambahan 822 kasus. Anies sempat mengklaim penambahan kasus ini disebabkan oleh tracing yang gencar dilakukan oleh DKI.

Dikutip dari laman yang sama, jumlah orang yang dites dalam sepekan terakhir di Jakarta ialah sebanyak 66.003 orang.

Selain itu, angka kematian di Jakarta juga terus merangkak. Pada 1 Oktober jumlah kematian 1.737 kasus, 2 Oktober sebanyak 1.740 kasus, 3 Oktober sebanyak 1.743 kasus, 4 Oktober 1.761 kasus dan 5 Oktober sebanyak 1.772 kasus kematian.

Hal ini masih diakui Anies masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Yang juga perlu menjadi perhatian khusus adalah angka kematian yang masih terus meningkat, meski menunjukkan tanda awal pelandaian yang mana tingkat kematian saat ini sebesar 2,5 persen,” terang Anies.

Anies memutuskan untuk tetap memperpanjang PSBB jilid II hingga dua pekan ke depan mulai Senin (28/9) sampai 11 Oktober. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta

Dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 959 Tahun 2020 mengamanatkn PSBB dapat diperpanjangan selama 14 hari berikutnya jika kasus belum menurun secara signifikan. Pemerintah DKI juga mengklaim keputusan ini sudah atas seizin pemerintah pusat.

(heq/cnn/idn)

Share :

Baca Juga

Kantor KPK. Foto/Tirto

NASIONAL

KPK Klaim Selamatkan Uang Negara Rp592 T Selama 2020
Petugas kesehatan mempersiapkan vaksin COVID-19 saat simulasi pelayanan vaksinasi di Puskesmas Kemaraya, Kendari, Sulawesi Tenggara. Foto/Antara

NASIONAL

Menkes Segera Terbitkan Aturan Vaksin Gotong Royong
Sertifikasi Halal MUI. Foto/Ist

NASIONAL

MUI: Vaksin Sinovac Suci dan Halal
WAKIL Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon. Foto/MI

NASIONAL

Ibunda Fadli Zon Tutup Usia
Pelantikan PUSATNUSA.

NASIONAL

Bertepatan HUT ke-75 RI, PUSATNUSA Lantik Pengurus Daerah
Ilustrasi Omnibus Law. Foto/Ist

NASIONAL

Omnibus Law Ciptaker Bukan Solusi Krisis
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah.

EKONOMI

Kebijakan Fiskal Ekspansi-Konsolidatif RAPBN 2021 Untuk Bangkitkan Ekonomi
Bandara saat PSBB DKI. Foto/Ist

NASIONAL

5 Ketentuan Pokok Penumpang Pesawat di Masa PSBB DKI