Home / NASIONAL

Selasa, 26 Januari 2021 - 10:44 WIB

Tito Usul Vaksinasi Covid Pakai Data Pemilu 2019

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Foto/Ist

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengusulkan agar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memakai data pemilih Pemilu 2019 sebagai basis data vaksinasi Covid-19.

Tito mengapresiasi langkah Menkes Budi Gunadi Sadikin yang ingin menggunakan data Pilkada 2020 untuk basis data vaksinasi. Namun, ia mengingatkan tidak semua daerah ikut Pilkada 2020.

“Yang tidak ada Pilkada, bisa di-cross checking data dukcapil dari provinsi, kabupaten/kota, data Pemilu 2019, karena mereka juga melakukan coklit manual,” kata Tito dalam keterangan tertulis, Senin (25/1).

Tito menyampaikan data pemilih yang dimiliki KPU punya validitas yang baik. Sebab data itu berasal dari basis data kependudukan yang dimiliki Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri.

Data itu juga telah melalui sejumlah pengecekan ulang. Sebab KPU selalu menggelar pencocokan dan penelitian (coklit) beberapa waktu jelang pemilihan.

“Diverifikasi oleh KPU door to door, verifikasi faktual coklit. Sehingga, datanya valid,” ucap Tito.

Sebelumnya, Menkes Budi mengungkap data yang dimiliki Kemenkes kacau. Hal itu ia ketahui baru-baru ini saat vaksinasi massal dimulai.

Belajar dari pengalaman itu, Budi ogah memakai data yang dimiliki kementeriannya. Ia lebih memilih data milik KPU yang baru dimutakhirkan saat Pilkada 2020.

“Aku pakai datanya KPU. Kita ambil KPU manual, kemarin baru pemilihan itu Jabar, kayaknya itu yang paling current, based-nya untuk rakyat di atas 17 tahun,” kata Budi pada diskusi virtual yang ditayangkan kanal PRMN SuCi di Youtube, Rabu (20/1).

Merespons kritik sang menteri, Kemenkes langsung berbenah. Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Budi Hidayat menyebut pihaknya sedang memperbaiki data yang mereka miliki.

“Saat ini data dari top down dan bottom up sedang berproses diperbaiki dan sudah lebih baik,” ucap Budi Hidayat dalam keterangannya.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Mendikbud Nadiem Makarim. Foto/Ist

NASIONAL

Pemburu Harta Karun Harus Izin Nadiem Makarim
Vaksin virus Corona. Foto/Ist

NASIONAL

Vaksin Merah Putih Mulai Diuji Coba ke Hewan
Sekretaris Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Raden Pardede. Foto/Ist

NASIONAL

Pemerintah Akan Perpanjang Kredit Tanpa Bunga untuk UMKM Sampai 2021
Kepulangan Imam Besar FPI Rizieq Shihab disambut massa pendukungnya. Foto/AFP

NASIONAL

Rizieq Diduga Kabur dari RS Ummi Bogor Berujung Perkara
Bus Transjakarta. Ist

NASIONAL

Transjakarta Modifikasi Rute di Kawasan Bank Indonesia
uru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Wiku Adisasmito. Foto: Setkab

NASIONAL

Satgas Klaim Penanganan Covid-19 di Indonesia Lebih Baik
Antrian calon penumpang untuk pemeriksaan dokumen di Terminal 2, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (15/5/2020). Foto/MI

NASIONAL

Tutup Pintu WNA, WNI Tetap Boleh Masuk
Petugas kesehatan mempersiapkan vaksin COVID-19 saat simulasi pelayanan vaksinasi di Puskesmas Kemaraya, Kendari, Sulawesi Tenggara. Foto/Antara

NASIONAL

Tangsel Mulai Vaksinasi Corona 14 Januari