Home / NUSANTARA

Kamis, 26 November 2020 - 20:09 WIB

TNI-Polri Turunkan 4.500 Personel Jaga Pilkada Banten

Demi mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang diikuti oleh empat Kabupaten/Kota yang berada di Banten, TNI – Polri menurunkan tim gabungan sebanyak 4500 personel.  Foto/Ist

Demi mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang diikuti oleh empat Kabupaten/Kota yang berada di Banten, TNI – Polri menurunkan tim gabungan sebanyak 4500 personel. Foto/Ist

BANTEN, BERITANUSA.id – Demi mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang diikuti oleh empat Kabupaten/Kota yang berada di Banten, TNI-Polri menurunkan tim gabungan sebanyak 4500 personel.

Kapolda Banten, Irjen Pol. Drs. Fiandar mengatakan, Polda Banten menyiapkan sebanyak 3500 personel untuk mengamankan Pilkada serentak di Banten tahun 2020. Hal itu disampaikan Kapolda usai Apel kesiapsiagaan pengamanan Pilkada Serentak 2020 di Alun-alun Barat Kota Serang, Rabu (25/11).

Kapolda mengungkapkan, Pilkada tahun ini, berbeda dengan sebelumnya, karena bertepatan di masa pandemi Covid-19. Sehingga, ia mengimbau seluruh pihak tetap menerapkan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan.

BACA JUGA:  Sosialisasi Doktrin TNI AU Swa Bhuwana Paksa di Lanud Adi Soemarmo

“Untuk itu saya mengajak kepada tokoh agama, tokoh masyarakat dan para calon kepala daerah agar bersama-sama kita menjaga kamtibmas, agar tahapan pilkada serentak ini bisa berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Kapolda.

Sementara itu, Pangdam III Siliwangi mengatakan, sesuai dengan Undang-undang mensuksseskan Pilkada serentak di Banten, pihaknya memberikan bantuan 1000 personil. Pihaknya akan mengambil tindakan tegas membubarkan kerumunan massa yang berpotensi menjadi transmisi penularan virus Covid-19.

BACA JUGA:  4 Kabupaten di Papua Gelar Pemungutan Suara Ulang

Pangdam III Siliwangi juga menegaskan bila massa sudah diperingatkan tapi tidak diindahkan, maka TNI akan turun tangan membantu Polisi dan Satpol PP membubarkan massa.

“Kalau kita semua bisa menjaga protokol kesehatan tentu akan mengurangi perkembangan Covid-19 di Banten. Kalau misalkan sudah diingatkan tidak mau mengikuti ya nanti polisi Satpol PP akan mengambil tindakan dan diback-up oleh TNI kita bubarkan karena itu sudah melanggar protokol kesehatan,” tegasnya.

(pol/ban)

Share :

Baca Juga

Wali kota Palangkaraya Fairid Naparin resmikan program CSR PLN Tahun 2020 yang bertempat di panti asuhan ayah bunda jalan mahir mahar kota Palangkaraya, Kamis (22/10). Foto/Ist

NUSANTARA

Wali Kota Palangkaraya Resmikan Program CSR PLN 2020
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Tengah musnahkan 23 ribu jamu tradisional palsu dengan cara dibakar di Krematorium Kedungmundu, Semarang, Senin (30/11). Foto/Ist

NASIONAL

Polda Jateng Musnahkan 23 Ribu Jamu Palsu
Perayaan HUT ke-19 Kabupaten Kepulauan Seribu disambut antusias warga. Foto/Ist

NUSANTARA

Apresiasi dan Harapan Warga di HUT ke-19 Kepulauan Seribu
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono. Foto/Ist

NUSANTARA

HUT ke-69 Humas Polri, Ini Pesan Kadiv Humas
Foto/TNI

NUSANTARA

Panglima TNI Sematkan Bintang Kehormatan RI kepada Kepala Staf Angkatan
Foto: Ist

NUSANTARA

Polresta Samarinda Terapkan Marka Physical Distancing di Traffic Light bagi Pengendara Motor
Kapolda Riau menerima penghargaan Indonesia Awards 2020. Foto/Ist

NUSANTARA

Kapolda Riau Terima Penghargaan Indonesia Awards 2020
Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani. Foto/Ist

NUSANTARA

Terpapar Covid-19, Walikota Banjarbaru Meninggal Dunia