Home / NASIONAL

Senin, 1 Februari 2021 - 15:27 WIB

TNI Terjunkan 91.817 Personel Kawal Vaksinasi Covid

Kapolri Jenderal Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Foto/Istimewa

Kapolri Jenderal Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Foto/Istimewa

JAKARTA, BERITANUSA.id – TNI menerjunkan 91.817 personel dan menyiapkan 109 Rumah Sakit TNI di 34 Provinsi di seluruh Indonesia untuk mendukung Program Vaksinasi Nasional Covid-19.

Hal itu disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat menjadi pembicara kunci pada Webinar bertajuk “Vaksin Covid-19 untuk Indonesia Bangkit”, Sabtu (30/1).

Panglima TNI memaparkn TNI membuktikan komitmennya dalam berpartisipasi aktif mendukung Program Vaksinasi Nasional.

“Dalam mendukung vaksinasi nasional tersebut TNI telah menyiapkan personel, material dan Alutsista untuk mengawal dan mengamankan distribusi Vaksin Covid-19 ke daerah-daerah,” ujarny.

Dalam kesempatan tersebut , Panglima TNI menyampaikan, keterlibatan TNI dalam membantu penanganan pandemi Covid-19, dimulai dari penjemputan dan karantina 238 orang WNI dari Wuhan pada akhir Januari 2020.

Selanjutnya pembentukan Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) TNI di Natuna, di Pulau Sebaru Kecil, Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, dan Rumah Sakit Lapangan Indrapura.

“TNI selalu berada di garis depan dalam setiap upaya menjaga negara dan bangsa dari setiap ancaman, termasuk ancaman wabah penyakit seperti pandemi Covid-19 saat ini,” tuturnya.

“Prajurit TNI dan tenaga kesehatan TNI selalu menjadi frontliner dalam penanganan pandemi adalah aset penting yang harus dijaga dan diapresiasi,” tandasnya.

Panglima TNI kembali menuturkan untuk mendukung perkuatan tenaga kesehatan yang berjuang di garis depan, saat ini TNI telah merekrut tenaga kesehatan melalui jalur khusus dari Perwira Prajurit Karier Khusus Tenaga Kesehatan TNI.

“Untuk memperkuat tenaga kesehatan, TNI baru saja melantik 164 orang Perwira Prajurit Karier Khusus Tenaga Kesehatan TNI yang akan langsung diterjunkan sesuai keahliannya masing-masing. Dengan perkuatan ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian target Pemerintah dalam Program Vaksinasi Nasional,” jelasnya lagi.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa selain menerjunkan tenaga kesehatan TNI untuk mendukung program vaksinasi nasional, TNI juga mengerahkan personel di satuan-satuan kewilayahan untuk melaksanakan sosialisasi dan memberikan penyuluhan untuk mengedukasi masyarakat.

“Hal ini penting karena salah satu faktor yang menjadi tantangan dalam Program Vaksinasi ini adalah beredarnya berita-berita bohong atau hoax,” imbuhnya.

“Masifnya informasi menyesatkan terkait vaksinasi menjadi penghambat dalam pemenuhan target 181 juta orang yang akan mendapatkan vaksinasi gratis sampai tahun 2022,” tambah Panglima TNI.

Menurut Panglima TNI, untuk memenangkan perang informasi dan narasi ini perlu adanya upaya sinergis dan kolaboratif seluruh stakeholders terkait karena setiap anggota masyarakat adalah tokoh-tokoh sentral dalam penerapan disiplin protokol kesehatan.

Masih adanya sebagian masyarakat yang enggan ataupun tidak disiplin berarti dibutuhkan pendekatan yang lebih baik. Pemahaman yang salah terkait vaksin dan upaya vaksinasi juga harus dijernihkan.

“Di sinilah peran penting berbagai elemen yang ada di dalam masyarakat, termasuk tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh wanita, dan sebagainya. Sinergitas antara TNI-Polri Pemda dan tokoh masyarakat dan tokoh agama menjadi sangat penting dalam menyukseskan program vaksinasi nasional Covid-19,” tuturnya.

Panglima TNI menegaskan bahwa penerapan disiplin protokol kesehatan menjadi kunci dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan harus menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari sampai pandemi ini dapat diatasi dan berakhir.

“Kita harus tetap disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan dan mencegah terjadinya euforia akibat ketersediaan vaksin bagi masyarakat,” sambungnya.

“Vaksin merupakan salah satu opsi untuk menekan pandemi, namun pelaksanaannya membutuhkan waktu yang cukup lama, sehingga penerapan protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan,” tegas Panglima TNI.

(tni)

Share :

Baca Juga

uru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Wiku Adisasmito. Foto: Setkab

NASIONAL

Satgas Covid-19 Minta Warga Patuhi Prokes Saat Pilkada
Ilustrasi aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta. Foto/Ist

NASIONAL

Hari Ini, Buruh dan Mahasiswa Unjuk Rasa di Depan Istana Tolak Omnibus Law
Prajurit TNI menurunkan baliho bergambar Ketua FPI Rizieq Shihab di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Foto/MI

NASIONAL

Polri Tegaskan Pencopotan Baliho Rizieq karena Langgar Perda
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Foto/MI

NASIONAL

BREAKING NEWS: Pemerintah Bubarkan FPI
Basarnas berhasil mengangkat serpihan pesawat serta potongan tubuh korban dari laut. Foto/Media Indonesia/Ramdani

NASIONAL

RS Polri Terima 16 Kantong Jenazah Korban SJ182
Ahmad Riza Patria, Wakil Gubernur DKI Jakarta memberikan sambutan di ruangan Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (18/11/2020). Foto/Kompascom

NASIONAL

Pemprov DKI Janji Bansos Tunai Tepat Waktu
Ilustrasi--Waterpark Snowbay. Foto/Antara

NASIONAL

Buntut Kerumunan Waterboom Cikarang, Kapolres Dicopot
Foto udara Sejumlah kendaraan melintas di tol Jakarta-Cikampek I dan II, Jatimulya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (28/10). Foto/Antara

NASIONAL

Pegawai Swasta Diimbau Tak Keluar Kota Saat Libur Imlek