Home / NASIONAL

Kamis, 18 Februari 2021 - 17:05 WIB

Tolak Vaksin di DKI Terancam Tak Dapat Bansos dan Denda Rp5 Juta

Ahmad Riza Patria, Wakil Gubernur DKI Jakarta memberikan sambutan di ruangan Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (18/11/2020). Foto/Kompascom

Ahmad Riza Patria, Wakil Gubernur DKI Jakarta memberikan sambutan di ruangan Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (18/11/2020). Foto/Kompascom

JAKARTA, BERITANUSA.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan masyarakat yang menolak vaksinasi Covid-19 di Jakarta bisa dikenai dua sanksi. Sanksi itu berdasarkan Perda DKI Jakarta dan Peraturan Presiden.

“Bagi yang menolak sesuai ketentuan peraturan dari perda diberikan sanksi sebesar Rp5juta. Yang kedua Pak Presiden menambahkan bagi yang menolak tidak akan diberikan bansos. Jadi kalau menolak, dapat dua, sudah tidak dikasih bansos, didenda,” kata Riza di Kantor BPBD DKI Jakarta, Kamis (18/2).

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan sebelum penerapan sanksi itu, masyarakat yang menolak akan dicek terlebih dahulu.

“Kalau memang enggak memenuhi syarat kan enggak bisa didenda, yang memenuhi syarat, terdaftar, kemudian menolak ya mungkin pertama kita mengedukasi, musyawarah dulu diskusi mudah-mudahan tidak langsung dipidana,” ujar dia.

Presiden Jokowi telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 14 tahun 2021 Tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Covid-19.

Dalam Perpres itu dijelaskan setiap orang yang telah terdata dan tidak mengikuti program vaksinasi, akan dikenakan sanksi.

Ada tiga sanksi administratif yang diatur. Pertama yakni penundaan atau penghentian pemberian jaminan sosial atau bantuan sosial. Kedua, penundaan atau penghentian layanan administrasi pemerintahan. Ketiga yakni denda.

Sementara berdasarkan Perda Penanggulangan Covid-19 yang sebelumnya disahkan dalam Rapat Paripurna DPRD DKI 19 Oktober 2020 lalu. Sanksi bagi penolak vaksin sendiri diatur dalam Pasal 30.

“Setiap orang yang dengan sengaja menolak untuk dilakukan pengobatan dan/atau vaksinasi Covid-19, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp5.000.000.” dikutip dari Perda itu.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi--Tersangka diborgol.

NASIONAL

Kontrak Kerja Diputus, Motif Penusuk Plt Kadis Parekraf
Ilustrasi vaksin Covid-19. Ist

NASIONAL

Pengembangan Vaksin Corona Buatan Indonesia Capai 40 Persen
Pemerintah akan memberikan biaya ganti rugi atau kompensasi bagi penerima vaksin corona atau covid-19 yang mengalami efek samping atau kejadian ikutan pasca-vaksinasi, cacat ataupun meninggal dunia. Foto/Antara

NASIONAL

9.700 Pedagang Pasar Tanah Abang Terdata Program Vaksinasi
Presiden Joko Widodo. Foto: Istimewa

NASIONAL

Presiden Jokowi Beri Dua Arahan Baru terkait Covid-19
Foto: Istimewa

NASIONAL

Mensesneg: Komite Penanganan Covid-19 dan PEN Ibarat Gas dan Rem
Kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) terpasang di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta. Foto/Antara

NASIONAL

Tarif Denda e-TLE Mulai Rp250 Ribu-500 Ribu
Tenaga kesehatan tengah menyimpan data pasien Covid-19. Foto/Antara

NASIONAL

Update Corona 22 Januari: Tambah 13.632, Positif 965.283
Hujan di wilayah DKI Jakarta. Foto/Ist

NASIONAL

BMKG Peringatkan Hujan dan Petir di Jakarta Jelang Siang