Home / NASIONAL

Jumat, 9 Oktober 2020 - 15:55 WIB

Total 398 Ton Sampah Sisa Aksi Unjuk Rasa Diangkut Pemprov DKI

Sampah sisa aksi unjuk rasa di DKI Jakarta. Ist

Sampah sisa aksi unjuk rasa di DKI Jakarta. Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih mengatakan, sebanyak 74 unit armada dan 1.100 personel dikerahkan untuk melakukan pengangkutan sampah di lokasi-lokasi terjadinya aksi unjuk rasa. Total 398 ton sampah berhasil diangkut.

Rinciannya, 12 unit penyapu jalan otomatis (road sweeper), 12 unit pikap, 20 unit truk sampah anorganik, dan 30 unit truk sampah tiper.

“Kami juga siapkan 1.000 karung dan 500 sapu. Sampai saat ini terkumpul sampah seberat 398 ton, ada puing, pecahan kaca, dan sampah lainnya sisa dari aksi massa kemarin,” ungkap Andono dalam keterangannya, Jumat (9/10).

Menurutnya, petugas dan armada masih terus melakukan pembersihan jalan serta fasilitas umum dari sampah dan puing sampai siang ini.

“Sekarang kami lakukan gerebek puing di lintasan Transjakarta dari MH Thamrin sampai dengan Gajah Mada. Kita terus bergerak dan menyisir sampai tuntas,” tandas Andono.

(heq/dki)

Share :

Baca Juga

Transjakarta. ist

NASIONAL

Transjakarta Hentikan Layanan, KRL Tetap Normal
Deretan gedung bertingkat tersamar polusi udara di kawasan Monas, Jakarta, Senin (29/7/2019). Foto/MI

NASIONAL

Atasi Polusi, Pemprov DKI Usung Jakarta Clean Air Partnership
Presiden RI Joko Widodo. Foto/Antara

NASIONAL

Jokowi Kecewa Soal PPKM Jawa-Bali: Tak Efektif
Ilustrasi tol. Foto/MI/Ramdani

NASIONAL

23 CCTV Gangguan Teknis Saat Bentrok FPI-Polisi
Artis Gisella Anastasia atau Gisel. Foto/Ist

NASIONAL

Polisi: Hasil Forensik Wajah di Video Terindikasi Mirip Gisel
Presiden Joko Widodo. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

NASIONAL

Istana Klaim Kekeliruan UU Ciptaker soal Teknis Penulisan
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Foto/Ist

NASIONAL

Satgas Covid-19 Sebut Vaksin Didistribusikan Awal 2022
Ilustrasi pelecehan seksual. Foto/Istimewa

NASIONAL

Kasus Pelecahan Bos di Jakut Manfaatkan Keluguan Karyawati