Home / EKONOMI

Kamis, 11 Februari 2021 - 11:04 WIB

Transaksi Dompet Digital Bakal Melonjak Saat Imlek

Ilustrasi--angpao. Foto/Istimewa

Ilustrasi--angpao. Foto/Istimewa

JAKARTA, BERITANUSA.id – Neurosensum, perusahaan jasa konsultasi melansir 93 persen dari total responden yang mengikuti riset akan melakukan transaksi lewat dompet digital (e-wallet) pada perayaan Tahun Baru China atau Imlek.

Studi didasarkan pada riset digital yang dilakukan kepada 1.000 responden berusia produktif 19-45 tahun di delapan kota. Beberapa kota tersebut, seperti Jabodetabek dan kota-kota besar di Pulau Jawa.

Managing Director Neurosensum Indonesia Mahesh Agarwal mengatakan transaksi digital terlihat melonjak sejak pandemi covid-19, khususnya April 2020 lalu. Masyarakat menggunakan transaksi online untuk belanja kebutuhan sehari-hari dan jasa ojek online (ojol).

Ia menyebut 93 persen dari total respondennya mengaku akan berbelanja di platform e-commerce jika ada promo khusus saat Hari Raya Imlek. Itu berarti, mereka akan kembali menggunakan e-wallet pada Imlek besok.

Meski begitu, 52 persen responden berusaha menekan pengeluaran mereka saat perayaan Hari Raya Imlek. Kemudian, 32 persen responden merencanakan alokasi yang sama dengan tahun lalu.

“Oleh karena itu, promo di e-commerce favorit tetap menjadi incaran ampuh bulan ini,” ucap Agarwal dalam keterangan tertulis, Rabu (10/2).

Dari segi barang yang dibelanjakan, produk fesyen masih menjadi barang yang paling banyak diincar oleh masyarakat. Lalu, produk kecantikan dan sepatu.

“Yang tak kalah menarik terdapat beberapa pos pengeluaran yang besaran anggarannya masih sama dengan tahun lalu, seperti donasi, belanja keluarga, dan makan-makan bersama keluarga,” jelas Agarwal.

Sementara, 50 persen masyarakat yang merayakan Imlek akan memberikan angpao lewat e-wallet. Ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin fasih dengan transaksi digital saat ini.

“38 persen responden mengatakan bahwa mereka akan menggunakan uang tunai sebagai bentuk tanda pemberian angpaa. Lalu, 50 persen menggunakan e-wallet sebagai sarana pemberian angpau,” kata Agarwal.

Ia menambahkan mayoritas atau 61 persen responden akan merayakan Hari Raya Imlek tahun ini dengan makan bersama keluarga.

Kemudian, 58 persen responden mengunjungi saudara dan 49 persen berencana mengunjungi wisata bernuansa perayaan Imlek.

(cnn/eko)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi perdagangan. Foto/Ist

EKONOMI

BI Catat Neraca Perdagangan Indonesia Surplus
Menteri Sosial Juliari Batubara. Ist

EKONOMI

Anggaran Kemensos Tahun Depan Rp92,817 T untuk Pemulihan Ekonomi
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto/Pikiran Rakyat

EKONOMI

Indonesia Diberi Pendanaan 103,8 Juta Dolar AS
Seorang warga menunjukan Kartu Keluarga Sejahtera, yang digunakan untuk menarik dana bantuan sosial PKH di Banyumas. Foto/Antara

EKONOMI

Lewat PKH, Anak Sekolah hingga Lansia Bisa Dapat BLT
Ilustrasi token listrik. Foto/Ist

EKONOMI

Covid-19 Sebabkan Penurunan Penjualan Listrik
WIsata Labuan Bajo. Foto/Ist

EKONOMI

Pemerintah Rancang Konsep Pariwisata Terpadu di Labuan Bajo
Logo Kementerian BUMN. Foto: Istimewa

EKONOMI

Pemerintah Bakal Bentuk Holding BUMN Jasa Sertifikasi
BNI Syariah. Foto/Ist

EKONOMI

Tiga Bank Syariah Milik BUMN Siap Merger