Home / UMKM

Selasa, 16 Februari 2021 - 17:38 WIB

Transaksi Via Pasar Digital UMKM Capai Rp11,4 T

Pedagang mengemas sandal hasil industri kecil rumah tangga yang dipasarkan melalui daring di Denpasar, Bali, kemarin.  Foto/Antara

Pedagang mengemas sandal hasil industri kecil rumah tangga yang dipasarkan melalui daring di Denpasar, Bali, kemarin. Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kementerian BUMN mencatat transaksi Pasar Digital UMKM atau PaDi UMKM mencapai Rp11,4 triliun per akhir Januari 2021 lalu. PaDi UMKM merupakan platform digital yang mempertemukan UMKM dengan BUMN guna mengoptimalkan, mempercepat dan mendorong belanja BUMN pada UMKM.

Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury mengatakan transaksi tersebut berasal dari sembilan BUMN yang terlibat dalam ekosistem PaDi UMKM, serta sejak platform tersebut diluncurkan pada Agustus 2020 lalu.

“Total transaksi yang dilakukan melalui PaDi UMKM sampai dengan akhir Januari 2021 lalu mencapai Rp11,4 triliun, ini tentunya merupakan satu awalan yang baik namun tentunya masih bagian kecil dari potensi yang kami bisa lakukan melalui PaDi UMKM,” ujarnya dalam pembukaan Pasar Digital UMKM Indonesia Virtual Expo 2021, Senin (15/2).

Ia menuturkan Kementerian BUMN menargetkan partisipasi perusahaan pelat merah dalam platform tersebut meningkat ke depannya. Saat ini, sembilan BUMN yang terlibat meliputi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), dan PT BRI (Persero) Tbk.

Selanjutnya, PT Pegadaian (Persero), PT PNM (Persero), PT PP (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

“Salah satu upaya untuk meningkatkan jumlah BUMN dan jumlah pengadaan BUMN melalui PaDi UMKM ini adalah pelaksanaan Virtual Expo 2021 ini,” ucapnya.

Ia menuturkan program PaDi UMKM selaras dengan tujuan Presiden Joko Widodo mencorong percepatan pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi covid-19. Pasalnya, sektor UMKM memiliki kontribusi besar kepada Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, sehingga dengan menggerakkan UMKM diharapkan berdampak positif pada percepatan pemulihan ekonomi nasional.

“Kemitraan antara BUMN dengan UMKM menjadi semakin penting dan punya peran strategis untuk bisa kami tingkatkan dalam satu ekosistem ekonomi yang saling mendukung, menguntungkan, dan berkelanjutan,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN sekaligus Ketua Pelaksana PaDi UMKM Virtual Expo 2021 Loto Srinaita Ginting menuturkan acara tersebut akan berlangsung dari 15-22 Februari 2021. Acara tersebut mempertemukan calon pembeli dari grup BUMN dengan UMKM.

“Melalui kegiatan PaDi UMKM Virtual Expo 2021, tercatat lebih dari 2.000 buyer (pembeli) group BUMN siap mengunjungi 244 lapak UMKM dalam kegiatan virtual expo. Semoga melalui virtual expo buyer group BUMN semakin mengenal produk UMKM dan dapat meningkatkan belanja pada UMKM binaan,” ucapnya.

(cnn/eko)

Share :

Baca Juga

Bukan hanya batok kelapa yang dikembangkan dalam home industri, tetapi isi batok mulai diproduksi untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat Orang Asli Papua (OAP) di Merauke. Foto/Teropongnews

NUSANTARA

Home Industri Berbahan Batok Kelapa OAP Makin Berkembang
Perajin menyelesaikan pembuatan kain batik di Desa Karangmalang, Gebog, Kudus, Jawa Tengah, Selasa (25/8). Foto/Antara

EKONOMI

Lewat UU Ciptaker, UMKM Bisa Pinjam Modal Tanpa Jaminan
Foto/Beritanusa.id/Radhea Heqamudisa

UMKM

10 Mitra Binaan Pusatnusa Terima BLT UMKM
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Foto/Kemenkop UKM

UMKM

Menkop Bakal Buat Brand Bersama untuk Produk UMKM
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Kementerian Keuangan

NASIONAL

Cair 17 Agustus, Ini Syarat UMKM Dapat Bantuan Rp2,4 Juta
Ilustrasi uang Rupiah. Foto/Ist

UMKM

Cara Cek Nama Penerima BLT UMKM Rp2,4 Juta se-Indonesia
Ilustrasi bantuan pemerintah. Foto/Ist

NASIONAL

Batas Akhir Pendaftaran BLT UMKM Rp2,4 Juta Hari Ini
Pedagang melayani pembeli dalam pasar murah di Denpasar, Bali, Selasa (8/9). Foto/Antara

UMKM

Kesempatan! UMKM RI Diajak Buka Lapak di Arab Saudi