Home / TOPAD

Selasa, 1 Desember 2020 - 09:35 WIB

Uang Tidak Mengenal Saudara

Ketua Umum PUSATNUSA Parluhutan S (Topad). Foto/Beritanusa

Ketua Umum PUSATNUSA Parluhutan S (Topad). Foto/Beritanusa

KISAH berikut dikutip dari postingan grup Budha Dharma, perihal nilai moral di zaman now dan bisa menjadi renungan di masa pandemi Covid-19.

Kisah yang sama bisa terjadi di NKRI ini, yang menjadi salah satu contoh dampak lunturnya kearifan lokal dan dapat kita telaah sendiri dari segi agama yang kita anut masing-masing. Singkatnya dari postingan tersebut, dikisahkan Mr Lin Sao Gen meninggalkan dua orang putra dan dua orang putri, serta warisan 10 juta US dolar, jumlah yang sangat fantastis. Setelah di pemakaman, istrinya Mrs Lin, membagikan warisan sama rata kepada empat anaknya, dengan berpikir kelak anak-anak akan merawatnya.

Tapi setelah anak-anaknya mendapatkan uang warisan, ia ditempatkan di panti jompo, tidak diurus dan tidak dijenguk oleh keempat anaknya. Beberapa tahun kemudian, Mrs Lin bunuh diri karena depresi.

Dalam waktu yang sama, ada seorang janda yaitu Mrs Liu, berusia sama dengan Mrs Lin. Suaminya juga meninggalkan dua putra dan dua putri serta uang 10 juta dolar US untuk warisannya.

Mrs Liu menempatkan uangnya dalam tabungan dan deposito, hanya dengan bunga dari deposito itu dia bisa menjalani kehidupan dengan sangat baik dari warisan suaminya.

Dia memilih hidup di sebuah Panti Jompo yang cukup mewah. Dia mengatakan kepada anak-anak dan cucu-cucunya:

“Setiap kali kalian datang mengunjungi saya, kalian akan mendapat US 100. Menemaniku ke restoran saya bayar. Siapa di sampingku saat saya meninggal, mendapat setengah dari warisan saya.”

Mrs Liu tinggal di Panti Jompo mewah dengan biaya sendiri. Anak laki-laki dan anak perempuan serta cucu-cucunya hampir setiap liburan mengunjunginya. Dia menjalani kehidupannya dengan sangat bahagia.

Lebih lanjut, disebutkan dalam postingan tersebut bahwa mereka pasti akan sering menemani kita, jika kita menerapkan metode yang tepat. Kita tidak hanya diperlakukan dengan bermartabat, tetapi juga dapat menikmati kasih sayang keluarga.

Karena jaman sekarang di dunia ini agama bisa tumbuh subur, tetapi pelajaran moral ethic terhadap orang tua tidak mencapai ke hati sanubari anak-anak sekarang.

Yang menarik bagian akhir dari postingan tersebut, “Anda harus ingat satu pepatah tua yang masih valid sampai sekarang, “Uang Tidak Mengenal Saudara”.

Zaman now, pepatah tua ini tidak hanya menyentuh lingkungan keluarga, namun sudah menjadi virus moral mematikan seperti virus Covid-19. Tidak cukup riset dan anggaran besar, rencana 360 juta dosis vaksin (ratusan trilliun Rupiah), vaksin moral juga sangat dibutuhkan. Bentuk perhatian dari Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (PUSATNUSA), yang masih menjadi bagian kecil dari bangsa ini. Memahami masalah kompleks bangsa ini, resesi ekonomi, pandemi covid-19, masalah moral dan lainnya, mencoba mengembangkan suatu sistem terintegrasi yang memadukan pengembangan ekonomi, kearifan lokal, pandemi Covid-19, era digital, moral dan kesatuan NKRI.

Versi 2020 sudah diluncurkan sejak 17 Agustus 2020, dan saat ini sedang direvisi untuk lebih menyesuaikan ke kondisi terkini dan dalam waktu dekat akan di-launching versi 2021. Versi 2020 dapat dikunjungi di situs PUSATNUSA di www.pusatnusa.com. Dengan sangat hormat mengundang seluruh masyarakat Indonesia untuk menjadi bagian dari sistem ini, saran dan masukan ditunggu untuk lebih mematangkan sistem ini. “Dari Rakyat, Oleh Rakyat dan Untuk Rakyat.”

Share :

Baca Juga

Oleh: Parluhutan S.SE.Ak, M.Ak, CA, CMA (Topad), pendiri Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa/www.pusatnusa.com).

TOPAD

Momentum “Polri Terbarukan”, Sahabat Rakyat, Mandiri dan Profesional

TOPAD

Belajar Online Hemat 450 Triliun
Parluhutan S.SE.Ak, M.Ak, CA, CMA (Topad), pendiri Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa/www.pusatnusa.com)

TOPAD

Benarkah Bencana Alam Tahun Ini Karena Tuhan Allah Murka?
Dok/Beritanusa.id

TOPAD

Wisata Tampahan, Mau Kita Bawa Kemana?
Oleh: Parluhutan S.SE.Ak, M.Ak, CA, CMA (Topad), pendiri Perkumpulan Pengusaha Rakyat Nusantara (Pusatnusa/www.pusatnusa.com).

TOPAD

Sekecil Apapun Cahaya Pasti Terlihat dalam Kegelapan

TOPAD

Jangan Jatuhkan Kebesaran Bangso Batak Hanya Karena Masalah Kecil
Foto: Pusatnusa

TOPAD

Hentikan Pencitraan

TOPAD

Ubah Strategi Maps Minerba Negara Dapat Raup US$ 1 Triliun