Home / NASIONAL

Jumat, 15 Januari 2021 - 17:14 WIB

Update Corona 15 Januari: Tambah 12.818, Positif 882.418

Warga menjalani swab test di GSI Laboratorium, Cilandak, Jakarta. Foto/Antara

Warga menjalani swab test di GSI Laboratorium, Cilandak, Jakarta. Foto/Antara

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia bertambah sebanyak 12.818 orang, Jumat (15/1). Dengan demikian jumlah akumulatif konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia sejak Maret 2020 menjadi 882.418 orang.

Dari jumlah akumulatif itu sebanyak 718.696 orang sembuh (bertambah 7.491) dan 25.484 orang lainnya meninggal dunia (bertambah 238).

Tambahan harian untuk kasus positif ini merupakan rekor baru. Rekor sebelumnya terjadi pada 14 Januari sebanyak 11.557 orang.

Dari data yang diterima SatgasCovid-19, jumlah spesimen yang diperiksa dalam 24 jam terakhir adalah 72.957 spesimen. Sementara jumlah suspek yang tercatat hari ini adalah 66.573 orang.

Sehari sebelumnya, jumlah akumulatif Covid-19 di Indonesia adalah 869.600 kasus dengan penambahan 11.557. Dari jumlah tersebut yang sembuh 711.205 orang dan 25.246 meninggal.

Pemerintah sendiri telah berupaya menekan penyebaran virus corona dengan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai 11 Januari sampai 25 Januari 2021 di sejumlah wilayah di Jawa-Bali.

Sejumlah pembatasan dilakukan mulai dari jam operasional tempat umum hingga Work From Home 75 persen.

Selain itu, proses vaksinasi Covid-19 juga telah dimulai dengan yang disuntik pertama adalah Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada 13 Januari 2021.

Jokowi disuntik dengan vaksin asal China, Sinovac yang telah mendapatkan izin penggunaan darurat (EUA) dari Badan Pemeriksa Obat-obatan dan Makanan (BPOM) RI. BPOM menyebut bahwa vaksin Sinovac memiliki efikasi sebesar 65,3 persen.

Vaksinasi dilanjutkan kepada tenaga kesehatan di sejumlah daerah mulai 14 Januari 2021.

Kemenkes diketahui telah menetapkan empat timeline vaksinasi covid-19 kepada 181,5 juta penduduk di tanah air yang ditargetkan rampung dalam 15 bulan atau pada Maret 2022.

Usai tenaga kesehatan, ada dua sub-kategori yang ditetapkan pemerintah untuk melaksanakan program vaksinasi. 17,4 juta untuk petugas publik, dan 21,5 juta untuk lansia.

Target selanjutnya adalah masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi dengan jumlah 63,9 juta.

Kemudian target keempat adalah masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya dengan pendekatan klaster sesuai dengan ketersediaan vaksin, dengan target 77,4 juta orang.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus. Foto/Antara

NASIONAL

Polisi Tindak Tegas Pelanggar Prokes di Malam Tahun Baru
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis. Foto/Polri

NASIONAL

Kapolri Terbitkan Instruksi untuk Amankan Vaksinasi Covid
Rapat paripurna DPR RI. Foto/Ist

NASIONAL

DPR Resmi Sahkan 33 RUU dalam Prolegnas 2021
Para guru mempersiapkan pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar yang disesuaikan dengan protokol penanganan pandemi covid-19. Foto/Antara

NASIONAL

Kemendikbud Buka Seleksi Guru Mengajar di Luar Negeri
Ilustrasi siswa belajar di kelas dengan menerapkan protokol kesehatan yang anjurkan Kementerian Kesehatan Malaysia di Bandar Baru Bangi, Selangor, Malaysia pada 15 Juli 2020. Foto/Anadolu Agency

NASIONAL

Penerapan Kurikulum Baru di Tahun Ajaran 2021/2022
Ilustrasi daya beli masyarakat. Foto/Ist

NASIONAL

Pemerintah Terus Berupaya Jaga Daya Beli Masyarakat
Menko PMK Muhadjir Effendy. Foto/MI

NASIONAL

Kesadaran Warga, Alasan PPKM Lebih Longgar dari PSBB
Indonesia menjadi Dewan Keamanan PBB. Ist

GLOBAL

Catatan Positif Presidensi RI di DK PBB