Home / NASIONAL

Selasa, 1 September 2020 - 17:32 WIB

Update Kasus Corona 1 September: 177.571 Positif, 128.057 Sembuh

Ilustrasi virus corona. Ist

Ilustrasi virus corona. Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kasus positif virus corona (covid-19) di Indonesia secara kumulatif berjumlah 177.571 kasus per hari ini, Selasa (1/9), setelah bertambah 2.775 kasus.

Berdasarkan data resmi dari situs Satgas Penanganan Covid-19, dari jumlah tersebut sebanyak 128.057 orang di antaranya telah dinyatakan sembuh, dan 7.505 orang telah meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona.

Jumlah orang yang sembuh bertambah 2.098 orang dari hari sebelumnya. Sementara pasien yang meninggal dunia usai terinfeksi covid-19 bertambah 88 orang.

Sementara pada hari kemarin, Senin (31/8), kasus positif Covid-19 secara kumulatif berjumlah 174.796 orang setelah bertambah 2.743 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 125.959 di antaranya telah dinyatakan sembuh, dan 7.417 orang telah meninggal dunia.

Pemerintah masih terus mengimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. Terutama ketika beraktivitas di area publik. Tentu guna menekan laju penularan virus corona.

Protokol kesehatan yang dimaksud antara lain rajin mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan memakai masker. Hal-hal tersebut bisa meminimalisir penularan virus corona.

Demi kepatuhan terhadap protokol kesehatan, pemerintah ingin memberikan sanksi kepada masyarakat yang melanggar. Sanksi diatur dalam Inpres No. 6 tahun 2020.

Presiden Jokowi mengatur beragam sanksi bagi masyarakat yang melanggar penerapan protokol kesehatan. Diantaranya teguran lisan atau tertulis, kerja sosial, denda administratif, penghentian atau penutupan sementara penyelenggaraan usaha.

Jokowi menegaskan bahwa sanksi tersebut berlaku bagi perorangan, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum.

Tempat dan fasilitas umum yang dimaksud tersebut adalah perkantoran, usaha, dan industri, sekolah, tempat ibadah, stasiun, terminal, pelabuhan, bandar udara, transportasi umum, kendaraan pribadi, toko, pasar modern dan tradisional, apotek dan toko obat, warung makan, rumah makan, cafe, dan restoran, pedagang kaki lima, perhotelan, tempat wisata, dan fasilitas layanan kesehatan.

Dalam inpres yang sama, TNI dan Polri juga dilibatkan dalam penegakkan protokol kesehatan di masyarakat. TNI dan Polri akan memberikan dukungan personel kepada pemerintah daerah. (cnn/idn)

Sumber: CNN Indonesia

Share :

Baca Juga

Komjen Listyo Sigit Prabowo. Foto/Antara

NASIONAL

Idham Azis Yakin ‘Tangan Dingin’ Listyo Sigit Bawa Polri Lebih Baik
Prajurit TNI menurunkan baliho bergambar Ketua FPI Rizieq Shihab di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Foto/MI

NASIONAL

Pangdam Jaya Ultimatum Tangkap Pemasang Kembali Baliho Rizieq
Komisaris Jenderal Agus Andrianto bakal dilantik sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) yang baru di Rupatama Mabes Polri pada hari ini, Rabu (24/2). Foto/Istimewa

NASIONAL

Komjen Agus Andrianto Dilantik Jadi Kabareskrim Hari Ini
Perkantoran di DKI Jakarta. Foto/MI

NASIONAL

Anies Batasi Kapasitas Perkantoran 50 Persen

NASIONAL

Jokowi Ingatkan TNI-Polri Soal Dampak Pandemi pada Situasi Geopolitik
Ilustrasi--Pekerja mengumpulkan puing bangunan yang rusak berat gempa bumi di Palu, Sulawesi Tengah. Foto/Antara

NASIONAL

81 Korban Tewas Akibat Gempa Sulbar
Ilustrasi virus corona atau Covid-19. Foto/Ist

NASIONAL

Update Kasus Corona 22 September: 252.923 Positif, 184.298 Sembuh
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Foto/Ist

NASIONAL

Enam Poin Instruksi Mendagri agar Kepala Daerah Tegakkan Prokes