Home / NASIONAL

Jumat, 28 Agustus 2020 - 17:23 WIB

Update Kasus Corona 28 Agustus: 165.887 Positif, 120.900 Sembuh

Ilustrasi Covid-19. Foto/Ist

Ilustrasi Covid-19. Foto/Ist

JAKARTA, BERITANUSA.id – Kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia hari ini, Jumat (28/8) secara kumulatif berjumlah 165.887 orang. Jumlah ini bertambah 3.003 orang dari hari kemarin.

Dari data yang dibagikan Satgas Penanganan Covid-19, tercatat 120.900 orang dinyatakan sembuh dan 7.169 orang meninggal dunia.

Sehari sebelumnya, Kamis (27/8), terdapat 162.884 kasus positif. Sebanyak 118.575 orang dinyatakan sembuh dan 7.604 orang lainnya meninggal dunia.

Pemerintah Indonesia sendiri saat ini tengah mengupayakan vaksin corona. Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan saat ini pemerintah sedang fokus bekerja sama dengan tiga perusahaan vaksin asal Cina, yakni Sinovac, Sinopharm, dan CanSino.

Dari tiga itu, vaksin Sinovac yang sedang diuji klinis di Indonesia. Sebanyak 1.620 relawan ditargetkan menjadi relawan uji vaksin yang dilakukan di Kota Bandung, di mana Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Kepala BNPB Doni Monardo tercatat terdaftar sebagai relawan.

Sementara dua calon vaksin lainnya masih menunggu proses pengembangan dan kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan perusahaan terkait asal China.

Di samping itu, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga pernah mengatakan pemerintah akan melibatkan PT Kalbe Farma dengan Genexine Consortium Korea Selatan untuk mendapat vaksin. Uji klinis tahap pertama sudah dilangsungkan keduanya di Korea Selatan pada Juni 2020.

Kemudian, rencana selanjutnya Bio Farma dengan Koalisi untuk Inovasi Persiapan Epidemi (Coalition for Epidemic Preparedness Innovation/CEPI), sebuah kerja sama antar pemerintah dan swasta di tingkat global yang berbasis di Norwegia.

Selain itu, Rusia pun mengungkapkan minatnya mendorong kerja sama penyediaan vaksin corona untuk Indonesia. Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Georgievna Vorobieva mengungkapkan kesiapan negaranya untuk bekerja sama dengan Indonesia, termasuk untuk uji klinis.

Ia juga mengklaim, harga vaksin yang dinamai Sputnik V itu akan jauh lebih murah ketimbang harga vaksin dari negara lainnya. Pihaknya juga sudah mengajukan proposal kerja sama dengan pemerintah Indonesia.

Namun Wiku memastikan belum ada pembicaraan mengenai vaksin Sputnik V tersebut.

“Belum ada pembicaraan tentang vaksin dari Rusia,” kata Wiku melalui pesan teks saat dimintai tanggapan terkait rencana Rusia tersebut, Kamis (27/8).

Tak hanya dari luar negeri, di dalam negeri pun, Pemerintah juga sedang mengembangkan vaksin lokal bertajuk Merah Putih yang merupakan hasil kerja sama PT Bio Farma dan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman. (cnn/idn)

Share :

Baca Juga

Penemuan puing yang diduga serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Foto/Antara

NASIONAL

KNKT Ungkap Hasil Investigasi Jatuhnya Sriwijaya SJ 182
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Foto/Antara

NASIONAL

Wagub DKI Ahmad Riza Patria Terpapar Covid
Warga mengibarkan bendera GAM. Foto/Ist

NASIONAL

Eks GAM Kibarkan Bendera Bulan Bintang saat Milad
Kasus positif virus corona di Indonesia. Foto/MI/Andri Widyanto

NASIONAL

Update Corona 23 Desember: Tambah 7.514, Positif 685.639
Komisi Yudisial. Foto/MI

NASIONAL

Mukti Fajar Resmi Jadi Ketua Komisi Yudisial
Ambulansdi RSPI Sulianti Saroso. Foto/Antara

NASIONAL

Kasus Covid-19 Masih Meningkat Sepanjang PPKM
Foto: Istimewa

NASIONAL

Realisasi Kebijakan Anggaran Penanganan Covid-19 Harus Tepat
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan sebanyak 1.200 orang disuntik per hari dalam vaksinasi massal, di Masjid Istiqlal, DKI Jakarta. Foto/Setneg

NASIONAL

Warga Diminta Tak Unggah Sertifikat Vaksinasi ke Medsos