Home / NASIONAL

Senin, 3 Agustus 2020 - 20:32 WIB

Update Kasus Corona 3 Agustus: 113.134 Positif, 70.237 Sembuh

Ilustrasi virus corona.

Ilustrasi virus corona.

JAKARTA, BERITANUSA.id – Jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia secara kumulatif per Senin (3/8) mencapai 113.134 orang. Data tersebut diakses dari situs covid19.go.id per pukul 15.20 WIB.

Dari jumlah kasus positif tersebut, sebanyak 70.237 dinyatakan sembuh dan 5.302 orang lainnya meninggal dunia.

Terjadi pertambahan 1.679 orang positif virus corona dari data kemarin. Sementara itu untuk yang sembuh saat ini 62,1 persen dari total positif, dan meninggal 4,7 persen dari total positif secara nasional.

Per hari ini, Satgas Covid-19 juga mendata jumlah spesimen yang telah diperiksa sejak kemarin adalah 14.728 Sementara itu, jumlah suspek Covid-19 di Indonesia saat ini sebanyak 77.752 orang.

Angka kumulatif Corona di Indonesia hari ini bertambah dari laporan sehari sebelumnya. Per Minggu (2/8) kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 111.455 orang. Dari jumlah kasus positif tersebut, sebanyak 68.975 dinyatakan sembuh dan 5.236 orang lainnya meninggal dunia.

Merujuk data kemarin, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyebut angka kematian akibat virus corona (Covid-19) di Indonesia 0,8 persen lebih tinggi daripada angka kematian global.

“Kita tahu sampai kemarin dan angka kematian di Indonesia lebih tinggi 0,8 persen daripada kematian global,” ujar Jokowi saat memberikan pengarahan dalam rapat terbatas tentang Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang disiarkan lewat saluran Youtube Sekretariat Presiden, Senin (3/8).

“Ini yang saya kira menjadi PR besar kita bersama,” tambahnya.

Di satu sisi, Jokowi mengatakan tingkat kesembuhan pasien Covid-19 meningkat. Dari data terakhir, tingkat pasien sembuh mencapai 61,9 persen.

“Saya kira juga bagus, terus meningkat angkanya,” katanya

Jokowi juga mengungkapkan kekhawatiran masyarakat yang semakin tinggi seiring persebaran kasus Covid-19. Ia tak tahu pasti apa penyebabnya. Sejauh ini menduga kekhawatiran itu terjadi lantaran jumlah kasus yang terus bertambah atau masih banyak lapisan masyarakat yang tak patuh terhadap protokol kesehatan.

Oleh karena itu, Jokowi meminta jajarannya mengampanyekan penggunaan masker dalam waktu dua pekan ke depan. Langkah itu diambil lantaran masih banyak masyarakat yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan. Nantinya kampanye penggunaan masker akan dilanjut dengan sosialisasi jaga jarak agar masyarakat benar-benar mengingat bahaya penularan Covid-19.

Sumber: CNN

Share :

Baca Juga

Presiden Joko Widodo. Foto/Antara

NASIONAL

Perpres Terbit, Penolak Vaksin Terancam Sanksi
Ilustrasi gempa bumi. Foto/Ist

NASIONAL

Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Sumatera Barat
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu. Foto/BPMI Setpres

NASIONAL

Jokowi: Duka Cita Atas Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182
Ilustrasi pilkada 2020. Foto: Istimewa

NASIONAL

Perlunya Pembentukan Lembaga Peradilan Pemilu
Ilustrasi vaksin. Foto/Pixabay

NASIONAL

Kemenkes Belum Putuskan Vaksin Merah Putih Mandiri atau Gratis
Penertiban tempat makan saat PSBB DKI. Foto/Antara

NASIONAL

PPKM Jawa-Bali Bakal Diperpanjang Tekan Laju Covid
Menteri Sosial (Mensos), Juliari P Batubara saat menyerahkan diri ke KPK. Foto/Tangkapan layar

NASIONAL

Pengusaha Didakwa Suap Juliari Rp32 Miliar Kasus Bansos
Penyintas virus corona. Foto/Antara

NASIONAL

DPR Minta Pemerintah Antisipasi Lonjakan Covid Libur Imlek