Home / NASIONAL

Jumat, 15 Januari 2021 - 17:34 WIB

Usut Ekspor Benur, KPK Sita Tas dan Baju Mewah Edhy Prabowo

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (tengah) mengenakan baju tahanan seusai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Rabu 25 November 2020. Foto/ANTARA/ Indrianto Eko Suwarso

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (tengah) mengenakan baju tahanan seusai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Rabu 25 November 2020. Foto/ANTARA/ Indrianto Eko Suwarso

JAKARTA, BERITANUSA.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyitaan terhadap tas dan baju mewah milik mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Barang tersebut diduga dibeli dari hasil penerimaan suap perizinan ekspor benih lobster.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri menyebut proses penyitaan itu dilakukan pada Kamis (14/1), berbarengan Edhy Prabowo Edhy diperiksa penyidik. Edhy diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka penerima suap.

“Tersangka EP diperiksa sebagai tersangka, dilakukan penyitaan kepada yang bersangkutan terkait barang bukti,” ujar Ali saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Jumat (15/1).

BACA JUGA:  Instruksi Mendagri: Langgar Prokes Kepala Daerah Bisa Dicopot

“Di antaranya (yang disita) berbagai tas dan baju dengan merk ternama yang pembeliannya dilakukan saat berada di Amerika, sumber uang pembeliannya diduga dari jatah pengumpulan fee para eksportir benur,” sambungnya.

Selain Edhy Prabowo, pada hari yang sama penyidik juga memeriksa Kepala Dinas Perikanan dan Keluatan Kabupaten Kaur, Edwar Heppy. Pemeriksaan terhadap Edwar merupakan penjadwalan ulang karena tidak hadir pada 13 Januari 2021.

BACA JUGA:  Dua Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara Ditahan KPK

“Edwar Heppy (PNS) diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SJT dkk. Dikonfirmasi mengenai pengetahuannya terkait proses perizinan usaha tambak di Wilayah Kabupaten Kaur, Bengkulu,” tuturnya.

Sebagai informasi, dalam perkara ini KPK menjerat Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan suap ekspor benih lobster. Selain Edhy, ada enam orang lain yang ditetapkan sebagai tersangka.

(kpk)

Share :

Baca Juga

Vaksin sionvac dinilai Badan Pengawas Obat dan Makan (BPOM) terbuat dari bahan yang aman untuk manusia. Foto/Antara

NASIONAL

BPOM Pastikan Vaksin Sinovac Aman
Ilustrasi guru honorer. Foto/Antara

NASIONAL

Rekrutmen Guru untuk PNS Sudah Tak Ada Lagi di 2021
Ilustrasi--Keramaian di Pasar Musi Depok saat PSBB pada 18/5/2020. Foto/Antara

NASIONAL

Setengah Juta Warga DKI Langgar Prokes Covid
Guru mengajar. (Foto: Ist)

NASIONAL

Sejarah Penetapan Hari Guru Nasional 25 November
Ilustrasi warga saat menerima bantuan uang tunai. Foto/Antara

NASIONAL

Lurah Didesak Usut Oknum RT Potong Bansos Warga DKI
Gunung Merapi. Foto/Ist

NASIONAL

Jalur Evakuasi Warga dari Erupsi Merapi Rusak Parah

NASIONAL

Cakung Tak Banjir, DPRD DKI Apresiasi Kinerja Wali Kota dan Dinas SDA
Nurmansjah Lubis. Ist

NASIONAL

Tak Jadi Wagub DKI, Nurmansjah Lubis Jabat Komisaris Jakpro