Home / NASIONAL

Senin, 3 Agustus 2020 - 15:31 WIB

Vaksin Covid-19 dari China Harus Aman dan Transparan

Ilustrasi vaksin COVID-19 atau virus corona. REUTERS/Dado Ruvic

Ilustrasi vaksin COVID-19 atau virus corona. REUTERS/Dado Ruvic

JAKARTA, BERITANUSA.id – Vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh perusahaan farmasi Sinovac asal China akan diujikan mulai Agustus pada 1.620 relawan. Bedasarkan laporan Kepala Bagian Komunikasi Perusahaan Bio Farma, Iwan Setiawan sebanyak 2400 unit vaksin tersebut telah tiba di Indonesia.

Bio Farma akan melakukan uji klinis fase III, sedangkan fase I dan II sudah dilakukan di China. Untuk itu, Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani meminta pemerintah memastikan dulu bahwa vaksin tersebut aman untuk diujicobakan.

“Jika benar sudah uji coba fase I dan II, datanya harus transparan, jangan ada yang ditutup-tutupi. Kita tahu BPOM China pernah mengumumkan adanya sejumlah vaksin di bawah standar yang diproduksi dan diedarkan ke masyarakat,” kata Netty dalam rilisnya, Senin (3/8).

“Ini kan berbahaya, apalagi jika digunakan pada anak-anak. Kita harus mengantisipasi hal tersebut agar jangan terjadi di Indonesia,” lanjutnya.

Politisi Fraksi PKS ini menambahkan, harus benar-benar dipastikan bahwa proses produksi dan pengedaran vaksin sudah sesuai standar WHO dan jangan sampai ada yang dilewatkan. Sebab vaksin yang cacat produksi atau di bawah standar pasti tidak aman dan membawa resiko tinggi pada penggunanya.

Berdasarkan standar WHO, lanjut Netty, vaksin harus melalui uji coba ketat sebelum diedarkan ke masyarakat. Pengujian di laboratorium pada hewan percobaan meliputi uji keamanan, immunogenic, dan efikasi. Sedangkan uji klinis pada manusia dilakukan sebanyak tiga fase.

Selain itu pemerintah harus bisa menjelaskan kepada masyarakat mengapa vaksin Covid-19 buatan perusahaan Sinovac yang dipilih untuk diujikan di Indonesia.

“Dari sejumlah produsen dan negara pembuat vaksin Covid-19, kenapa dari China yang diujikan? Ini harus dijelaskan oleh pemerintah kepada publik dengan komunikasi yang baik. Jangan sampai tersebar berita berita yang menyatakan keraguan masyarakat atas tidak amannya vaksin tersebut. Jika memang aman dan prosesnya sesuai standar WHO, publikasikan datanya secara transparan. Jangan biarkan publik curiga dan menduga-duga ada sesuatu dalam pengujian vaksin tersebut,” tandas Netty. (rls/dpr)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi vaksin Covid-19. Ist

NASIONAL

Pengembangan Vaksin Corona Buatan Indonesia Capai 40 Persen
Arus kendaraan di ruas tol Jakarta-Cikampek. Foto/MI

NASIONAL

Rest Area Km 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup
Mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono mengusulkan agar TNI bisa menggandeng remaja-remaja peretas atau hacker di Indonesia sebagai daya tawar menghadapi gangguan dan hambatan keamanan di sektor siber yang berasal dari luar Indonesia. Foto/Instagram

NASIONAL

Hendropriyono Usul TNI Rekrut Remaja RI Pembobol Situs NASA
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD. Foto/Ist

NASIONAL

Tim Kajian UU ITE Diberi Tenggat hingga 22 Mei
Hujan di wilayah DKI Jakarta. Foto/Ist

NASIONAL

BMKG Peringatkan Hujan dan Petir di Jakarta Jelang Siang

NASIONAL

Presiden: Pertahanan Bukan Sekadar Urusan Alutsista
Penerima bansos. Foto/Antara

NASIONAL

KPK-PPATK Telusuri Aliran Dana Korupsi Bansos Covid
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus memberikan keterangan. Foto/Polda Metro Jaya

NASIONAL

Polisi Bongkar Penyeludupan Sabu dalam Kemasan Teh Hijau