Home / NASIONAL

Senin, 22 Februari 2021 - 20:04 WIB

Vaksin Nusantara Masih Lama Digunakan di RI

Ilustrasi vaksin corona. Foto/AFP

Ilustrasi vaksin corona. Foto/AFP

JAKARTA, BERITANUSA.id – Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan vaksin nusantara masih lama digunakan di Indonesia. Nadia mengatakan vaksin nusantara juga belum masuk dalam daftar vaksin Covid-19 yang bisa digunakan di Indonesia.

“Masih lama (penggunaannya), harus melewati tahapan uji klinis dulu,” kata Nadia dalam keterangannya, Senin (22/2).

Dikarenakan masih dalam tahap evaluasi uji klinis fase I, Nadia mengatakan pihaknya belum bisa memastikan kapan vaksin Covid-19 tersebut bisa digunakan di Indonesia.

Selain itu, vaksin nusantara juga masih harus mendapatkan rekomendasi para ahli dan Komisi Penasehat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI) untuk memastikan keamanan vaksin Covid-19 tersebut.

“Masih dalam ranah penelitian ya karena nanti menyelesaikan uji klinis fase 1,2,3. Setelah itu nanti rekomendasi para ahli dan ITAGI untuk menjadi masukan terkait jenis vaksin yang digunakan,” ujarnya.

Vaksin Nusantara yang diprakarsai mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto masih dalam tahap penelitian dan pengembangan. Uji klinis fase I telah rampung, namun saat ini data tersebut masih dievaluasi oleh BPOM.

Pengembangan dan uji klinis vaksin itu merupakan kerja sama antara PT Rama Emerald Multi Sukses (Rama Pharma) bersama AIVITA Biomedical asal Amerika Serikat, Universitas Diponegoro (Undip), dan RSUP dr. Kariadi Semarang.

Sementara vaksin merah putih, yang digagas pemerintah pusat, sekarang ini masih dalam tahap pertama yakni riset dan pengembangan yang akan menghasilkan bibit vaksin.

Enam institusi turut terlibat dalam pengembangan Vaksin Merah Putih dengan platform berbeda-beda. Mereka yakni Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Airlangga, dan Universitas Gadjah Mada.

Dalam program vaksinasi, pemerintah telah menetapkan tujuh merek vaksin yang digunakan di Indonesia. Tujuh vaksin itu yakni vaksin produksi Bio Farma, Astra Zeneca, Sinopharm, Moderna, Novavax Inc, Pfizer Inc and BioNtech, dan Sinovac Biotech.

(cnn/nas)

Share :

Baca Juga

NASIONAL

PSBB, Pergerakan Penumpang Pesawat Diperkirakan Tak Terdampak Signifikan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto/Antara

NASIONAL

Calon Kapolri Jamin Penegakan Hukum Berlaku Adil
Ilustrasi--Kolesterol jahat. Foto/Istimewa

NASIONAL

5 Cara Mudah Turunkan Kolesterol
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) membuka proses seleksi untuk Program Guru Penggerak untuk gelombang kedua. Foto/Antara

NASIONAL

Pemerintah Buka Seleksi Program Guru Penggerak Gelombang Kedua
Material kayu dan lumpur akibat banjir bandang di Gunung Mas, Puncak, Bogor. Foto/istimewa/WA Group Relawan Bogor

NASIONAL

Intensitas Hujan Picu Banjir Bandang Puncak Bogor
Pariwisata nasional. Foto/Kemenperekraf

NASIONAL

Isu Lingkungan Belum Diterapkan dalam Promosi Pariwisata
Warga DKI Jakarta menggunakan masker. Foto Ilustrasi/Suara

NASIONAL

Indonesia Terbanyak Kasus Positif dan Kematian Karena Covid di ASEAN
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta menggelar rapat Paripurna penetapan Raperda tentang APBD Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2021 menjadi Perda, Senin (7/12). Foto/DPRD DKI

NASIONAL

DPRD dan Pemprov DKI Setujui APBD 2021 Rp84,19 T